RSS

Category of Teori Belajar

Pengetahuan Deklaratif-Prosedural

27 Jul 2011 - Pengetahuan Deklaratif Pengetahuan deklaratif bersifat herarkis. Pengetahuan deklaratif yang paling dasar adalah perbendaharaan kata, dan yang paling umum adalah konsep. Fakta: menyampaikan informasi tentang orang, tempat,  suatu  kejadian  atau peristiwa yang spesifik. Urutan waktu: urutan terjadinya peristiwa. Urutan sebab akibat: peristiwa yang memberikan hasil. Episode: peristiwa spesifik yang mempunyai setting, pelaku, waktu, urutan kejadian, dan sebab akibat khusus. Generalisasi: Pemberlakuan secara umum dari hal-hal yang bersifat khusus. Prinsip: jenis generalisasi yang bersifat khusus yang menggambarkan hubungan antara beberapa konsep. Konsep: cara berpikir yang paling umum tentang pengetahuan. Pengetahuan Prosedural Algoritma: tipe paling khusus dari pengetahuan prosedural. Contoh : langkah-langkah penambahan dan pengurangan. Strategi: Merupakan aplikasi dari hukum dasar. Misalnya menganalisis kesalahan pengukuran. Makroprosesor: Merupakan tipe paling umum dari pengetahuan prosedural. Contoh: prosesor tugas umum, penyaringan informasi, prosesor jaringan ide, prosesor kata, pembangkit struktur makro, dan lain sebagainya. ...

Kemampuan Yang Akan Dicapai Dalam Pembelajaran

22 Jul 2011 - Pebelajar yang akan mengalami perubahan. Bila sebelum belajar kemampuan hanya 25 % misalnya, maka setelah belajar selama lima bulan akan menjadi 100 %. Hasil belajar meningkatkan kemampuan mental. Pada umumnya hasil belajar tersebut meliputi ranah-ranah kognitif, afektif, dan psiko-motoris. Kemampuan yang akan dicapai dalam pembelajaran adalah tujuan pembelajaran. Ada kesenjangan antara kemampuan pra-belajar dengan kemampuan yang akan dicapai. Kesenjangan tersebut dapat diatasi berkat belajar bahan ajar tertentu. Kondisi kemampuan pra-belajar dan kemampuan yang akan, dicapai atau tujuan pembelajaran tersebut dapat dilakukan dalam bagan sebagai berikut : Dari bagan tersebut diatas dapat diketahui bahwa : Pembelajar melakukan tugas pembelajaran; tugas pembelajaran tersebut dilakukan dengan pengorganisasian pebelajar, pengolahan pesan, dan evaluasi belajar. Pebelajar memiliki motivasi belajar dan beremansipasi sepanjang hayat. Pebelajar bersangkutan memiliki kemampuan pra-belajar, kemampuan tersebut berupa kemampuan-kemampuan kognitif, afektif, dan psiko-motoris. Berkat tindak pembelajaran ataupun motivasi instrinsiknya, pebelajar melakukan kegiatan belajar. Dalam kegiatan belajar tersebut pebelajar mengembangkan atau meningkatkan kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotornya menjadi labih baik. Berkat evaluasi belajar dari pembelajar, maka pebelajar digolongkan telah mencapai suatu hasil belajar, wujud hasil belajar tersebut adalah semakin bermutunya kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotor, hasil belajar tersebut dapat digolongkan sebagai : Dampak pembelajaran; dan Dampak pengiring. Pembelajaran ...
234567891011



Checkpagerank.net