RSS

..: Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Surabaya :..

Draf Tata Tertib Kehidupan Sosial dan Akademik di Kampus Universitas Negeri Surabaya (UNESA)

Tata tertib dimaksudkan sebagai sarana untuk mewujudkan implementasi tata krama dan perilaku berkarakter di kampus dan masyarakat bagi mahasiswa unesa

BAB I
KETENTUAN UMUM


Yang dimaksud dengan tata tertib / peraturan kampus dalam aturan ini adalah semua ketentuan dan atau aturan yang mengatur kehidupan kampus sebagai rambu-rambu bagi mahasiswa dan civitas akademik dalam bersikap dan bertingkah laku, berucap, bertindak dan melaksanakan kegiatan sehari-hari di kampus dalam rangka menciptakan iklim dan kultur kampus sebagai masyarakat akademis yang dapat menunjang terciptanya kegiatan pembelajaran yang efektif dan mendukung penanaman perilaku berkarater.
  1. Mahasiswa adalah insan yang sedang menempuh pendidikan di Universitas dan memenuhi syarat serta terdaftar secara syah pada Universitas Negeri Surabaya dan secara syah diperbolehkan mengikuti seluruh kegiatan kampus
  2. Tata tertib kampus ini dibuat berdasarkan nilai-nilai yang dianut masyarakat akademik dan masyarakat sekitar yang meliputi nilai ketaqwaan dan alkhlak mulia, sopan santun dalam pergaulan, kedisiplinan, ketertiban, kebersihan, kerapian, keamanan dan kenyamanan serta nilai-nilai yang mendukung kegiatan belajar-mengajar yang efektif.
  3. Setiap masiswa Unesa wajib melaksanakan ketentuan yang tercantum dalam tata tata tertib ini secara konsekwen dan penuh kesadaran dan tanggungjawab.
  4. Setiap pelanggaran terhadap tata tata tertib ini akan dikenakan sanksi sesuai dengan kadar pelanggaran dan ketentuan serta hukum yang berlaku.

Pasal 1
PENGENALAN KEHIDUPAN KAMPUS MAHASISWA BARU (PKKMB)

  1. Semua Mahasiswa Wajib mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus yang diselenggarakan oleh Universitas dibawah koodinasi Pembantu Rektor III.
  2. Materi PKKMB meliputi semua kegiatan yang telah ditetapkan dalam peraturan Dikti serta Tata Krama yang diberikan oleh fasilitator dari masing-masing fakultas.
  3. Setiap mahasiswa wajib lulus dalam PKKMB dengan dibuktikan sertifikat lulus
  4. Kegiatan PKKMB dan orientasi implementasinya bagi mahasiswa baru dipantau selama 1 semester.
  5. Jika mahasiswa baru menunjukkan aktifitas dan tata krama/etika sesuai perilaku karakter yang ditetapkan Unesa baru dapat diberikan sertifikatnya PKKMB.
  6. Sertifikat diberikan jika mahasiswa mampu menunjukkan perolehan minimal 1 sertifikat dapat dari:

  • Aktifitas kegiatan ekstra kurikuler
  • Sertifikat kegiatan akademik (seminar dll)
  • Sertifikat non akademik (piagam dsb)
    1. Sertifikat PKKMB dan sertifkat lainnya menjadi persyaratan bagi mahasiswa selanjutnya untuk:

      • Mendapatkan beasiswa apapun yang diberikan melalui Univesitas
      • Menjadi pengurus Organisasi Kemahasiswaan
      • Syarat lain yang diatur di jurusan masing-masing
    2. Bagi Mhasiswa yang berhalangan mengikuti PKKMB lebih dari 25%, pelaknaan wajib mengikuti PKKMB tahun berikutnya.

Pasal 2
PAKAIAN ALMAMATER

  1. Pakaian Almamater adalah pakaian resmi bagi mahasiswa dan civitas akademik yang ditetapkan oleh universitas.
  2. Setiap mahasiswa wajib memiliki pakaian almamater yang telah ditetapkan
  3. Pakaian almamater dipakai:

    • Mengikuti Upacara
    • Kegiatan seminar
    • Kegiatan menerima tamu
    • Berkunjung ke instansi lain
    • Rapat-rapat resmi di kampus dengan pimpinan dan atau dengan organisasi kemahasiswaan
    • Kegiatan lapangan baik di kampus maupun di luar kampus
    • Ujian skripsi.
    • Yudisium
    • Dsb.

Pasal 3
PAKAIAN DAN SOPAN SANTUN

  1. Setiap mahasiswa dilarang menggunakan kaos oblong, sandal jepit atau yang sejenisnya dalam kegiatan di kampus, baik dalam kuliah, urusan dengan jurusan/fakultas, unit/lembaga, atau dalam lingkungan yang dipadang berurusan dengan kegiatan akademik di kampus.
  2. Tidak dibenarkan memakai kalung atau anting-anting bagi mahasiswa laki-laki.

Pasal 4
KEGIATAN PERKULIAHAN

  1. Mahasiswa wajib hadir di kampus sebelum memulai perkuliahan
  2. Mahasiswa yang terlambat datang lebih dari 15 menit dapat dikenakan sanksi sesuai dengan keputusan yang diberikan oleh dosen mata kuliah.
  3. Setiap mahasiswa yang membawa hand phone (HP) tidak diperkenankan mengaktifkannya selama perkuliahan berlangsung.
  4. Setiap perkuliahan wajib mengisi daftar hadir dan jurnal perkuliahan

Pasal 5
KEBERSIHAN, KEDISIPLINAN DAN KETERTIBAN

  1. Kebersihan ruangan menjadi tangung jawab segenap mahasiswa yang akan memakai ruang kuliah.
  2. Setiap kelas memiliki tugas menyiapkan dan memelihara perlengkapan kelas yang teridiri dari :

    • Penghapus papan tulis, spidol/ kapur tulis
    • Taplak meja
    • Membersihkan sampah diruang kelas serta merapikan bangku-bangku dan meja sebelum jam kuliah dimulai maupun setelah berakhir.
    • Mempersiapkan sarana dan prasarana pembelajaran, misalnya: mengambil media (LCD-OHP), membersihkan papan tulis.
    • Mengembalikan kursi yang diambil dari ruang lain.
  3. Setiap mahasiswa membiasakan menjaga kebersihan ruang kelas, kamar kecil/toilet, halaman sekolah, kebun/taman sekolah dan lingkungan sekolah, dengan tidak mengotori atau merusaknya.
  4. Tidak membuat coret-coret di meja/kursi, tidak berbuat gaduh (ramai) di kelas, serta tidak merusak benda-benda yang ada di ruang kuliah maupun diluar ruang.
  5. Setiap mahasiswa membiasakan membuang sampah pada tempat yang telah ditentukan.
  6. Setiap mahasiswa membiasakan penghematan menggunakan listrik, air, dan ATK seperlunya.
  7. Setiap mahasiswa menjaga suasana ketenangan belajar baik di kelas, perpustakaan, laboratorium, maupun di tempat lain di lingkungan kampus.
  8. Setiap mahasiswa mentaati jadwal kegiatan kampus, seperti penggunaan dan pinjaman buku perpustakaan, penggunaan laboratorium dan sumber belajar lainnya.
  9. Setiap mahasiswa menyelesaikan tugas yang diberikan dosen sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dan menyerahkan tepat waktu.
  10. Selama berada dalam lingkungan kampus setiap mahasiswa wajib menggunakan bahasa Indonesia secara baik dan sopan.
  11. Setiap mahasiswa wajib melaksanakan 8 K (Kemananan, kebersihan, ketertiban, keindahan, kekeluargaan, kerindangan, kesehatan, dan kenyamanan) di lingkungan kampus.
  12. Setiap mahasiswa wajib menghindari pengaruh yang dapat merusak nama baik diri sendiri, orang tua dan citra kampus.
  13. Setiap mahasiswa wajib melapor kepada unit ditempatnya (jurusan, fakultas, lembaga, satpam) atas sesuatu hal yang ditemukan atau yang ditemui jika terjadi atau mungkin akan terjadi hal-hal yang dapat merusak keserasian dan keamanan lingkungan kampus.
  14. Pimpinan kelas (PK) harus memberitahu (menghubungi) dosen yang akan mengajar pada jam yang bersangkutan dan atau melaporkan kepada kajur/kaprodi jika terjadi kelas kosong, jika memungkinkan untuk diisi jam mata kuliah lain atau diberi tugas oleh dosen yang bersangkutan.

Pasal 6
KEHADIRAN

  1. Setiap mahasiswa wajib hadir minimal 75% dari seluruh hari belajar efektif dalam setiap semester.
  2. Perkuliahan berjalan minimal 90% dari total pertemuan tiap semester, jika jumlah pertemuan kurang dari 90% dosen wajib mengganti hari lain dengan kesepakatan maasiswa.
  3. Jika terjadi kekosongan kuliah karena tugas dosen, atau kegiatan lain maka harus diganti hari lain sesuai kesepakatan dosen dan mahasiswa
  4. Setiap mahasiswa yang karena sesuatu sebab tidak dapat mengikuti kuliah atau kegiatan-kegiatan lain yang ada hubungannya dengan kuliah harus dapat menunjukkan surat keterangan mengenai sebab-sebab tidak hadirnya.
  5. Surat keterangan disampaikan pada waktu mahasiswa tidak dapat hadir atau menyusul jika kondisi tidak memungkinkan dan menyampaikan pada saat masuk kuliah.
  6. Mahasiswa yang tidak hadir 3 (tiga) hari berturut-turut karena sakit harus menyertakan / menunjukkan surat keterangan sakit dari dokter atau yang berwenang.
  7. Dosen dapat memberi sanksi kepada mahasiwa yang melanggar tata tertib sesuai dengan jenis pelanggaran dan bobot pelanggaran.

Pasal 7
UPACARA BENDERA DAN PERINGATAN HARI-HARI BESAR


Setiap mahasiswa baru wajib mengikuti upacara bendera yang diselengarakan kampus (hari besar nasional, dies natalis universitas dsb) selama tahun pertama.
  1. Setiap mahasiswa wajib menjaga kedisiplinan dengan penuh hikmat dalam upacara
  2. Setiap mahasiswa yang mengikuti upacara wajib mengenakan pakaian seragam almamater.

Pasal 8
KEGIATAN EKSTRA KURIKULER

  1. Kegiatan ekstra kurikuler adalah kegiatan kampus yang dilaksanakan diluar jam pelajaran efektif.
  2. Kegiatan ekstra kurikuler ditangani oleh Unit Kegiatan Mahasiswa yang disesuaikan dengan kebutuhan dan bakat serta minat mahasiswa.
  3. Kegiatan ekstra kurikuler dapat dibedakan menjadi 2 (dua) yaitu bersifat wajib dan pilihan.
  4. Setiap mahasiswa baru wajib mengikuti minimal satu kegiatan ekstar kurikuler yang wajib ditempuh selama tahun pertama kuliah dan dibuktikan dengan perolehan sertifikat.
  5. Sertifikat ai UKM digunakan sebagai syarat untuk memperoleh sertifikat telah memenuhi ketentuan lulus PKKMB.
  6. Kegiatan ektra kurikuler pilihan adalah kegiatan yang dapat dipilih oleh setiap mahasiswa sesuai dengan hobi dan minatnya di luar ektra pilihan wajib.
  7. Dalam mengikuti kegiatan ekstra kurikuler setiap mahasiswa wajib mematuhi setiap peraturan/ketentuan yang berlaku yang ditetapkan setiap jenis kegiatan.

Pasal 9
LARANGAN – LARANGAN


Selama di kampus setiap mahasiswa dilarang melakukan hal-hal berikut:
  1. Makan di dalam kelas atau tempat lain yang tidak semestinya, antara lain: mushola, laboratorium dsb.
  2. Memiliki, membawa, mengedarkan, dan mengkonsumsi rokok, minuman keras/beralkohol, narkotika, obat psikotropika dan obat terlarang lainnya.
  3. Membuang sampah tidak pada tempatnya.
  4. Berkelahi baik perorangan maupun kelompok, di dalam atau di luar kampus.
  5. Mencoret dinding bangunan, pagar kampus, kursi, meja, perabot, dan peralatan kampus lainnya.
  6. Berbicara kotor, mengumpat, menggunjing, menghina, atau menyapa antar sesama mahasiswa atau warga kampus dengan kata sapaan atau panggilan yang tidak senonoh.
  7. Memakai perhiasan mencolok, berhias secara belebihan.
  8. Membawa berbagai senjata ke kampus atau alat-alat lainnya yang dapat mengancam keselamatan orang lain,kecuali atas perintah/petunjuk dari fihak kampus.
  9. Membawa, memiliki, mengedarkan, memperlihatkan, mempertontonkan buku, gambar, bacaan, sketsa, audio, video, pronografi, dan sejenisnya yang bersifat asusila yang dapat merusak moral.
  10. Membawa. memiliki kartu / alat judi dan bermain judi.
  11. Mengaktifkan hand phone dan sejenisnya selama jam kuliah berlangsung.
  12. Melakukan tindakan-tindakan yang melanggar hukum seperti mencuri, tindakan asusila, dan kejahatan lain baik di kampus maupun di luar kampus.
  13. Membentuk group atau geng-geng yang dapat mengarah kepada tindakan tercela baik di dalam kampus maupun di luar kampus.
  14. Melakukan tindakan yang mengganggu perkuliahan.
  15. Menjadi jagoan (centeng) sponsor / provokator dalam perkelahian antar mahasiswa.
  16. Melakukan demo yang bersifat anarkhis.

BAB II
S A N K S I


Mahasiswa yang melakukan pelanggaran terhadap ketentuan yang tercantum dalam tata tertib kehidupan sosial dan akademik kampus Unesa dikenakan sanksi sesuai hukum dan kebijakan dari unit/lembaga di kampus.
Terhadap pelanggaran dapat diberi sanksi berupa:
  1. Teguran
  2. Penugasan
  3. Dinyatakan tidak lulus mata kuiah karena pelangaran
  4. Skorsing
  5. Dikeluarkan dari Unesa

BAB III

PENUTUP

  1. Tata tertib kehidupan sosial akademik kampus ini mengikat seluruh mahasiswa.
  2. Tata tertib kehidupan sosial akademik kampus berlaku sejak tanggal ditetapkan sampai dengan dikeluarkannya Tata Tertib kehidupan sosial akademik kampus yang baru atau keluarnya peraturan lain yang mengilkat.
  3. Hal–hal yang belum tercantum dalam tata tertib kehidupan sosial akademik di kampus akan diatur dan diputuskan menyesuakan dengan kondisi waktu.
  4. Bertindak sebagai pengawas, monitoring, dan evaluasi terhadap jalannya tata tertib kampus adalah segenap pimpinan atau yang diberi tuas mulai dari prodi, jurusan, fakultas, kepala unit/biro, dan rektor.
  5. Dengan berlakunya tata tertib kehidupan sosial akademik di kampus ini maka peraturan dan tata tertib atau peraturan lain yang pernah dikeluarkan yang ternyata bertentangan dengan tata tertib ini dinyatakan tidak berlaku lagi, sedangkan peraturan lain yang masih relevan dapat tetap dijalankan.

Ditetapkan di : Surabaya
Pada tanggal :

Rektor


Posted 19 Oct 2011 02:36 AM by admin in


Download Attachment :
Jawa4.doc
Penggunaan Integral Tentu Pertemuan 3.pdf
Bahasa Indonesia 4.pdf
The Effectiveness Of Mobile Technology In A University E Learning Environment.pdf
Sap Matematika Bisnis8.doc

Recent Post

  • Hakikat Dan Perkembangan
    Hakikat Dan Perkembangan Motorik Anak Usia Dini - Motorik adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan gerakan-gerakan tubuh. Secara ...
  • Bagaimana Anak Usia
    Bagaimana Anak Usia Dini Belajar - Belajar dapat didefinisikan sebagai perubahan tingkah laku yang terjadi akibat ...
  • Jenis-jenis Asesmen Autentik
    Jenis-jenis Asesmen Autentik - Dalam rangka melaksanakan asesmen autentik yang baik, guru harus memahami ...
  • Asesmen Autentik dan
    Asesmen Autentik dan Belajar Autentik - Asesmen Autentik menicayakan proses belajar yang Autentik pula. Menurut Ormiston ...
  • Asesmen Autentik dan
    Asesmen Autentik dan Tuntutan Kurikulum 2013 - Asesmen autentik memiliki relevansi kuat terhadap pendekatan ilmiah dalam pembelajaran ...
  • Definsi dan Makna
    Definsi dan Makna Asesmen Autentik - Asesmen autentik adalah pengukuran yang bermakna secara signifikan atas hasil ...
  • Landasan Kurikulum 2013
    Landasan Kurikulum 2013 - Kurikulum 2013 dikembangkan berdasarkan ketentuan yuridis yang mewajibkan adanya pengembangan ...
  • Perkembangan Kognitif dan
    Perkembangan Kognitif dan Kemampuan Calistung (Baca-Tulis-Hitung) - NAEYC (National Association for the Education of Young Children) memberikan ...
  • Tahap Perkembangan Kognitif
    Tahap Perkembangan Kognitif anak usia dini (lahir-8 tahun) menurut Piaget - Tahap Sensorimotor (lahir-18 bulan) Pada tahap ini, bayi hanya bergantung ...
  • Tahapan kognitif Anak
    Tahapan kognitif Anak - Kognisi adalah proses dan produk yang terjadi dalam otak sehingga ...
  • Model Pembelajaran Reggio
    Model Pembelajaran Reggio Emilia - Model pembelajaran Reggio Emilia merupakan contoh model ...
  • Model Pembelajaran Montessori
    Model Pembelajaran Montessori - Model pembelajaran Montessori mengacu pada pembelajaran yang dikembangkan Maria Montessori, ...
  • Model pembelajaran Bermain
    Model pembelajaran Bermain Kreatif - Model pembelajaran bermain kreatif mulai dikembangkan pada tahun 1985 di ...
  • Model Pembelajaran High/scope
    Model Pembelajaran High/scope - Pendekatan high scope pada awalnya dikembangkan untuk anak anak luar ...
  • Hakikat Permainan Teka
    Hakikat Permainan Teka Teki - Pada hakikatnya permainan adalah suatu kegiatan yang dilaksanakan oleh individu ...




Checkpagerank.net