RSS

..: Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Surabaya :..

Hubungan Metode Pembelajaran Dengan Guru

Jika ditinjau dari kawasan metodologis, posisi serta peran seorang guru dalam pembelajaran adalah sebagai fasilisator, organisator, dan model bagi siswa.
Dalam situasi apa pun, pilihan metode pembelajaran banyak tergantung pada apakah guru yang bersangkutan cakap melaksanakannya. Pelaksanaan metode tertentu yang membawa sukses di tangan guru tertentu belum tentu banyak membawa hasil jika metode tertentu itu dipergunakan oleh guru lain.
Kecakapan metodologis seorang guru tergantung penguasaan pengetahuan yang mendasarinya, kematangan latihan unjuk kerja (performance) yang relevan, kesediaan mengembangkannya berdasarkan tuntutan situasi konkret yang dihadapinya, dan kecakapan guru yang bersangkutan dalam menggunakan sarana-sarana penunjangnya. Dalam mengembangkan kecakapan metodologis tersebut, kerjasama guru-guru sebidang studi dan adanya jasa administrator supervisor yang berkeahlian sangat diperlukan oleh para guru.
Guru yang ingin mengahlikan diri dibidang metodologis tidak cukup hanya mengandalkan latihan unjuk kerja yang terarah dan sungguh-sungguh, tetapi memerlukan dukungan kompetensi-kompetensi keguruan lainnya (ingat 10 kompetensi profesional dan kompetensi personal-personal yang harus dikuasai oleh guru).
Misalnya:

  • Guru akan cenderung berhasil dalam melaksanakan metode ceramah, jika guru tersebut penguasaan bahasa lisannya baik, sedikit banyak bersifat teatral, dan juga cakap menggunakan alat-alat bantu yang diperlukan dalam pembelajarannya.
  • Guru yang akan melaksanakan pembelajarannya dengan metode eksperimental di laboratorium, selain harus cakap serta berwibawa dalam mengorganisasi siswanya (yang akan bekerja secara perorangan atau dalam kelompok kecil), guru tersebut mesti cakap dalam mengoperasikan peralatan praktikum eksperimental serta usaha-usaha perawatan, termasuk cara-cara menghindarkan kerugian atau bahaya yang mungkin timbul selama praktikum bersama siswanya.

Pada bagian akhir dari pembahasan ini perlu ditegaskan bahwa unsur sistem pembelajaran yang utama adalah siswa dan guru, jika kerjasama antara siswa dengan guru tersebut berjalan kompak, terarah dan intensif (berkesungguhan), maka banyak kendala atau kelemahan metodologis yang ditemuinya dalam pembelajaran relatif akan mudah dipecahkan, sehingga hasil belajar siswa dapat ditingkatkan ( optimal untuk setiap siswa).
Sukses metodologis juga banyak dipengaruhi oleh kelengkapan fasilitas yang tersedia di setiap sekolah; perlu disebut bahwa usaha yang serius serta berkesinambungan dalam pengadaan atau peningkatan kelengkapan sarana pembelajaran di banyak sekolah belum terlaksanakan seperti yang kita harapkan, dalam hal ini memerlukan kesediaan guru bekerja keras di bawah pembinaan pimpinan sekolah yang berkeahlian.

Posted 27 Jul 2011 06:50 PM by admin in Metode Pembelajaran


Download Attachment :
26.pdf
27.pdf
311.pdf
34.pdf
47.pdf

Recent Post

  • Hakikat Dan Perkembangan
    Hakikat Dan Perkembangan Motorik Anak Usia Dini - Motorik adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan gerakan-gerakan tubuh. Secara ...
  • Bagaimana Anak Usia
    Bagaimana Anak Usia Dini Belajar - Belajar dapat didefinisikan sebagai perubahan tingkah laku yang terjadi akibat ...
  • Jenis-jenis Asesmen Autentik
    Jenis-jenis Asesmen Autentik - Dalam rangka melaksanakan asesmen autentik yang baik, guru harus memahami ...
  • Asesmen Autentik dan
    Asesmen Autentik dan Belajar Autentik - Asesmen Autentik menicayakan proses belajar yang Autentik pula. Menurut Ormiston ...
  • Asesmen Autentik dan
    Asesmen Autentik dan Tuntutan Kurikulum 2013 - Asesmen autentik memiliki relevansi kuat terhadap pendekatan ilmiah dalam pembelajaran ...
  • Definsi dan Makna
    Definsi dan Makna Asesmen Autentik - Asesmen autentik adalah pengukuran yang bermakna secara signifikan atas hasil ...
  • Landasan Kurikulum 2013
    Landasan Kurikulum 2013 - Kurikulum 2013 dikembangkan berdasarkan ketentuan yuridis yang mewajibkan adanya pengembangan ...
  • Perkembangan Kognitif dan
    Perkembangan Kognitif dan Kemampuan Calistung (Baca-Tulis-Hitung) - NAEYC (National Association for the Education of Young Children) memberikan ...
  • Tahap Perkembangan Kognitif
    Tahap Perkembangan Kognitif anak usia dini (lahir-8 tahun) menurut Piaget - Tahap Sensorimotor (lahir-18 bulan) Pada tahap ini, bayi hanya bergantung ...
  • Tahapan kognitif Anak
    Tahapan kognitif Anak - Kognisi adalah proses dan produk yang terjadi dalam otak sehingga ...
  • Model Pembelajaran Reggio
    Model Pembelajaran Reggio Emilia - Model pembelajaran Reggio Emilia merupakan contoh model ...
  • Model Pembelajaran Montessori
    Model Pembelajaran Montessori - Model pembelajaran Montessori mengacu pada pembelajaran yang dikembangkan Maria Montessori, ...
  • Model pembelajaran Bermain
    Model pembelajaran Bermain Kreatif - Model pembelajaran bermain kreatif mulai dikembangkan pada tahun 1985 di ...
  • Model Pembelajaran High/scope
    Model Pembelajaran High/scope - Pendekatan high scope pada awalnya dikembangkan untuk anak anak luar ...
  • Hakikat Permainan Teka
    Hakikat Permainan Teka Teki - Pada hakikatnya permainan adalah suatu kegiatan yang dilaksanakan oleh individu ...




Checkpagerank.net