RSS

..: Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Surabaya :..

Identifikasi Status Sosial Ekonomi dan Motivasi Belajar

ABSTRAK

Arief, Syaiful. 2008. Identifikasi Status Sosial Ekonomi dan Motivasi Belajar Kelas II Siswa SMK Negeri I Blitar dan SMK PGRI I Blitar dan Hubungannya dengan Prestasi Belajar Bidang Produktif. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. H. Dwi Agus Sudjimat, ST. M.Pd (II) Dra. Widiyanti, M.Pd

Dalam hal belajar, banyak sekali faktor yang menjadi motivasi bagi anak agar mereka memperoleh prestasi yang bagus. Salah satunya adalah status sosial ekonomi orang tua.
Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan (1) status sosial ekonomi siswa SMK Negeri I Blitar dan siswa SMK PGRI I Blitar, (2) motivasi belajar siswa SMK Negeri I Blitar dan siswa SMK PGRI I Blitar, (3) prestasi belajar bidang produktif siswa SMK Negeri I Blitar dan siswa SMK PGRI I Blitar, (4) mengetahui ada tidaknya hubungan antara status sosial ekonomi dengan prestasi belajar bidang produktif siswa, (5) mengetahui ada tidaknya hubungan antara motivasi belajar dengan prestasi belajar bidang produktif siswa, (6) mengetahui ada tidaknya hubungan yang signifikan antara status sosial ekonomi dan motivasi belajar dengan prestasi belajar bidang produktif siswa.Hasil analisis regresi ganda: Dalam kaidah pengambilan keputusan dinyatakan jika probabilitasnya (P) lebih kecil atau sama dengan 0,05 (? ? 0,05) maka hipotesis nihil (H0) ditolak dan jika probabilitasnya (P) lebih besar 0,05 (? > 0,05) maka H0 gagal ditolak. Diperoleh rhitung sebesar 0,750 dengan koefisien probabilitasnya (P) 0,000. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa rhitung sebesar 0,750, sedangkan rtabel sebesar 0,355 dengan demikian maka ada hubungan antara status sosial ekonomi orang tua dengan prestasi belajar bidang produktif siswa SMK Negeri I Blitar. Diperoleh rhitung sebesar 0,484 dengan koefisien probabilitasnya 0,003. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa rhitung sebesar 0,484, sedangkan rtabel sebesar 0,355 dengan demikian maka ada hubungan antara status sosial ekonomi orang tua dengan prestasi belajar bidang produktif siswa SMK PGRI I Blitar. Diperoleh rhitung sebesar 0,328 dengan koefisien probabilitasnya 0,005. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa rhitung sebesar 0,328, sedangkan rtabel sebesar 0,250 dengan demikian maka ada hubungan antara status sosial ekonomi orang tua dengan prestasi belajar bidang produktif siswa SMK Negeri I Blitar dan siswa SMK PGRI I Blitar secara bersama-sama. Diperoleh rhitung sebesar 0,449 dengan koefisien probabilitasnya 0,006. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa rhitung sebesar 0,449 sedangkan rtabel sebesar 0,355 dengan demikian maka ada hubungan antara motivasi belajar dengan prestasi belajar bidang produktif siswa SMK Negeri I Blitar. Diperoleh rhitung sebesar 0,650 dengan koefisien probabilitasnya 0,000. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa rhitung sebesar 0,650, sedangkan rtabel sebesar 0,355 dengan demikian maka ada hubungan antara motivasi belajar dengan prestasi belajar bidang produktif siswa SMK PGRI I Blitar. Diperoleh rhitung sebesar 0,844 dengan koefisien probabilitasnya 0,000. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa rhitung sebesar 0,844, sedangkan rtabel sebesar 0,250 dengan demikian maka ada hubungan antara motivasi belajar dengan prestasi belajar bidang produktif siswa SMK Negeri I Blitar dan siswa SMK PGRI I Blitar secara bersama-sama. Diperoleh rhitung sebesar 0,751 dengan koefisien probabilitasnya 0,000. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa rhitung sebesar 0,751, sedangkan rtabel sebesar 0,355 dengan demikian maka ada hubungan antara status sosial ekonomi dan motivasi belajar dengan prestasi belajar bidang produktif siswa SMK Negeri I Blitar. Diperoleh rhitung sebesar 0,670 dengan koefisien probabilitasnya 0,000. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa rhitung sebesar 0,670, sedangkan rtabel sebesar 0,355 dengan demikian maka ada hubungan antara status sosial ekonomi dan motivasi belajar dengan prestasi belajar bidang produktif siswa SMK PGRI I Blitar. Diperoleh rhitung sebesar 0,883 dengan koefisien probabilitasnya 0,000. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa rhitung sebesar 0,883, sedangkan rtabel sebesar 0,250 dengan demikian maka ada hubungan antara status sosial ekonomi dan motivasi belajar dengan prestasi belajar bidang produktif siswa SMK Negeri I Blitar dan siswa SMK PGRI I Blitar secara bersama-sama.

Posted 05 Aug 2011 02:13 AM by admin in Abstrak Penelitian


Download Attachment :
Nuansa Fiqih Sosial.doc
Doktrin Zionisme Dan Idiologi Pancasila.doc
Bila Kiyai Menjadi Tuhan.doc
Kegiatan Belajar 1.doc
Teknologi_pendidikan8.ppt

Recent Post

  • Hakikat Dan Perkembangan
    Hakikat Dan Perkembangan Motorik Anak Usia Dini - Motorik adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan gerakan-gerakan tubuh. Secara ...
  • Bagaimana Anak Usia
    Bagaimana Anak Usia Dini Belajar - Belajar dapat didefinisikan sebagai perubahan tingkah laku yang terjadi akibat ...
  • Jenis-jenis Asesmen Autentik
    Jenis-jenis Asesmen Autentik - Dalam rangka melaksanakan asesmen autentik yang baik, guru harus memahami ...
  • Asesmen Autentik dan
    Asesmen Autentik dan Belajar Autentik - Asesmen Autentik menicayakan proses belajar yang Autentik pula. Menurut Ormiston ...
  • Asesmen Autentik dan
    Asesmen Autentik dan Tuntutan Kurikulum 2013 - Asesmen autentik memiliki relevansi kuat terhadap pendekatan ilmiah dalam pembelajaran ...
  • Definsi dan Makna
    Definsi dan Makna Asesmen Autentik - Asesmen autentik adalah pengukuran yang bermakna secara signifikan atas hasil ...
  • Landasan Kurikulum 2013
    Landasan Kurikulum 2013 - Kurikulum 2013 dikembangkan berdasarkan ketentuan yuridis yang mewajibkan adanya pengembangan ...
  • Perkembangan Kognitif dan
    Perkembangan Kognitif dan Kemampuan Calistung (Baca-Tulis-Hitung) - NAEYC (National Association for the Education of Young Children) memberikan ...
  • Tahap Perkembangan Kognitif
    Tahap Perkembangan Kognitif anak usia dini (lahir-8 tahun) menurut Piaget - Tahap Sensorimotor (lahir-18 bulan) Pada tahap ini, bayi hanya bergantung ...
  • Tahapan kognitif Anak
    Tahapan kognitif Anak - Kognisi adalah proses dan produk yang terjadi dalam otak sehingga ...
  • Model Pembelajaran Reggio
    Model Pembelajaran Reggio Emilia - Model pembelajaran Reggio Emilia merupakan contoh model ...
  • Model Pembelajaran Montessori
    Model Pembelajaran Montessori - Model pembelajaran Montessori mengacu pada pembelajaran yang dikembangkan Maria Montessori, ...
  • Model pembelajaran Bermain
    Model pembelajaran Bermain Kreatif - Model pembelajaran bermain kreatif mulai dikembangkan pada tahun 1985 di ...
  • Model Pembelajaran High/scope
    Model Pembelajaran High/scope - Pendekatan high scope pada awalnya dikembangkan untuk anak anak luar ...
  • Hakikat Permainan Teka
    Hakikat Permainan Teka Teki - Pada hakikatnya permainan adalah suatu kegiatan yang dilaksanakan oleh individu ...




Checkpagerank.net