RSS

..: Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Surabaya :..

Kriteria Pemilihan Media Pembelajaran

Ada kesan bagi pebelajar bahwa pembelajaran selalu membosankan. Hal ini dapat terjadi antara lain karena proses pembelajaran yang sulit dipahami bagi pebelajar. Berikut akan dikemukakan upaya-upaya untuk mengurangi hal tersebut melalui beberapa kriteria yang baik untuk pemilihan media pembelajaran antara lain :
Menurut Dick dan Cary (1985), disamping kesesuaian dengan tujuan perilaku belajarnya, setidaknya masih ada faktor lain yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan media, yaitu : (1) ketersediaan sumber setempat. Artinya bila media yang bersangkutan tidak terdapat pada sumber-sumber yang ada, maka harus dibeli atau dibuat sendiri; (2) apakah untuk membeli atau memproduksi sendiri tersebut ada dana, tenaga dan fasilitasnya; (3) faktor yang menyangkut keluwesan, kepraktisan dan ketahanan media yang bersangkutan untuk waktu yang lama, dan (4) efektifitas biayanya dalam jangka waktu yang panjang.
Untuk memilih media pembelajaran secara efektif, Kozma (1978:51), mengatakan bahwa pesan yang komunikatif harus diperhatikan. Dan Romiszowski (1981:342), mengemukakan bahwa faktor-faktor yang perlu disikapi dalam pemilihan media pembelajaran adalah : (a) komunikatif; (b) harganya yang murah; (c) nilai kepraktisannya; dan (d) kondisi pemakainya. Lebih lanjut Romiszowski (1988:57-58), menyebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi dalam memilih media pembelajaran, yaitu: (1) metode pembelajaran yang akan digunakan; (2) tujuan pembelajaran; (3) karakteristik pebelajar; (4) aspek kepraktisannya (biaya dan waktu); dan (5) faktor pemakainya. Pemilihan media pembelajaran lazimnya didasarkan pada 3 kriteria, yaitu (a) kelaikan praktis, (b) kelaikan teknis, dan (c) kelaikan biaya.
Kelaikan praktis berhubungan dengan: (a) keakraban pembelajar dengan jenis media, (b) ketersediaan media setempat, (c) ketersediaan waktu untuk mempersiapkan, dan (d) ketersediaan sarana dan fasilitas pendukung.
Kelaikan Teknis berkaitan dengan terpenuhinya persyaratan bahwa media yang dipilih mampu untuk merangsang dan mendukung proses belajar pebelajar. Terdapat dua macam mutu yang perlu dipertimbangkan, yaitu:
  1. Kualitas pesan yang dinilai menurut: (1) relevansi dengan tujuan atau sasaran belajar, (2) kejelasan struktur pembelajarannya, (3) kemudahan untuk dipahami, dan (4) sistematika yang logis.
  2. Kualitas visual, yaitu mengikuti prinsip-prinsip visualisasi seperti keindahan (menarik, membangkitkan motivasi), kesederhanaan (sederhana, jelas, terbaca), penonjolan (penekanan pada hal yang penting), kebulatan (kesatuan konseptual), keseimbangan (seimbang dan harmonis).
Kelaikan biaya berkaitan dengan langkah-langkah pemilihan media yang sesuai dengan keadaan setempat, yaitu: (a) biaya yang murah baik saat pembelian maupun dalam pengoperasian dan pemeliharaan, (b) kesesuaian dengan metode pembelajaran yang dipakai, (c) kesesuaian dengan karakteristik pebelajar, (d) pertimbangan praktis, kemudahan, keamanan, kesesuaian dengan fasilitas yang ada, keawetan, kemudahan pemeliharaan, dan (e) ketersediaan media berikut suku cadangan di pasaran.
Dengan mendasarkan beberapa kriteria yang telah dikemukakan oleh para ahli tersebut diatas, sebagai contoh: dalam pemanfaatan media pembelajaran surat kabar sebagai salah satu sumber belajar, maka dapat ditetapkan kriteria dan pemilihannya sebagai berikut; (1) harus aktual, (2) menarik isinya, (3) sesuai dengan tingkat dan kebutuhan siswa, (4) komunikatif, (5) ketersediaan sumber setempat, (6) kepraktisannya, (7) ketahanannya, (8) efektifitas biaya, (9) metode pembelajaran yang digunakan, (10) karakteristik pebelajar, dan (11) kemampuan pembelajaran menerapkannya.

Posted 27 Jul 2011 06:49 PM by admin in Media Pendidikan


Download Attachment :
2 Landasan Keilmuan Kearifan Lokal.pdf
Bab 1 New.pdf
Peta Konsep.pdf
Bab 1.pdf
Bab Iii.pdf

Recent Post

  • Hakikat Dan Perkembangan
    Hakikat Dan Perkembangan Motorik Anak Usia Dini - Motorik adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan gerakan-gerakan tubuh. Secara ...
  • Bagaimana Anak Usia
    Bagaimana Anak Usia Dini Belajar - Belajar dapat didefinisikan sebagai perubahan tingkah laku yang terjadi akibat ...
  • Jenis-jenis Asesmen Autentik
    Jenis-jenis Asesmen Autentik - Dalam rangka melaksanakan asesmen autentik yang baik, guru harus memahami ...
  • Asesmen Autentik dan
    Asesmen Autentik dan Belajar Autentik - Asesmen Autentik menicayakan proses belajar yang Autentik pula. Menurut Ormiston ...
  • Asesmen Autentik dan
    Asesmen Autentik dan Tuntutan Kurikulum 2013 - Asesmen autentik memiliki relevansi kuat terhadap pendekatan ilmiah dalam pembelajaran ...
  • Definsi dan Makna
    Definsi dan Makna Asesmen Autentik - Asesmen autentik adalah pengukuran yang bermakna secara signifikan atas hasil ...
  • Landasan Kurikulum 2013
    Landasan Kurikulum 2013 - Kurikulum 2013 dikembangkan berdasarkan ketentuan yuridis yang mewajibkan adanya pengembangan ...
  • Perkembangan Kognitif dan
    Perkembangan Kognitif dan Kemampuan Calistung (Baca-Tulis-Hitung) - NAEYC (National Association for the Education of Young Children) memberikan ...
  • Tahap Perkembangan Kognitif
    Tahap Perkembangan Kognitif anak usia dini (lahir-8 tahun) menurut Piaget - Tahap Sensorimotor (lahir-18 bulan) Pada tahap ini, bayi hanya bergantung ...
  • Tahapan kognitif Anak
    Tahapan kognitif Anak - Kognisi adalah proses dan produk yang terjadi dalam otak sehingga ...
  • Model Pembelajaran Reggio
    Model Pembelajaran Reggio Emilia - Model pembelajaran Reggio Emilia merupakan contoh model ...
  • Model Pembelajaran Montessori
    Model Pembelajaran Montessori - Model pembelajaran Montessori mengacu pada pembelajaran yang dikembangkan Maria Montessori, ...
  • Model pembelajaran Bermain
    Model pembelajaran Bermain Kreatif - Model pembelajaran bermain kreatif mulai dikembangkan pada tahun 1985 di ...
  • Model Pembelajaran High/scope
    Model Pembelajaran High/scope - Pendekatan high scope pada awalnya dikembangkan untuk anak anak luar ...
  • Hakikat Permainan Teka
    Hakikat Permainan Teka Teki - Pada hakikatnya permainan adalah suatu kegiatan yang dilaksanakan oleh individu ...




Checkpagerank.net