RSS

..: Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Surabaya :..

Macam-Macam Logika

Berdasarkan kamus filsafat
Berdasarkan kamus filsafat logika dapat dibedakan atas dua macam. Kedua logika tersebut adalah :
Logika Transendetal
Kant merupakan satu bentuk khusus teori pengetahuan. Karena bagi Hegel isi pikiran dan objeknya merupakan hal yang sama, dari sebab itu baginya logika harus juga merupakan ontologi. Perlu dicatat pula bahwa banyak yang membedakan antara logika klasik dan logika modern ( logika simbolik ). Tetapi dalam buku ini logika dibedakan pula atas logika deduktif dan logika induktif.
  1. Logika Deduktif
    Usaha sistematis :

    • Untuk merumuskan aturan-aturan penarikan kesimpulan yang konsisten dan lengkap.
    • Untuk menerapkannya pada argument-argument yang disajikan secara formal.
    • Untuk menentukan apakah kesimpulan-kesimpulannya dapat ditarik secara sah pada suatu penalaran deduktif selalu merupakan akibat yang bersifat niscaya dari pernyataan-pernyataan yang lebih dahulu diajukan. Pembahasan mengenai logika deduktif itu sangat luas dan meliputi salah satu di antara persoalan-persoalan yang menarik.

    Jadi, logika deduktif membicarakan penarikan kesimpulan dari pernyataan-pernyataan umum yang telah diajukan sebelumnya. Kesimpulan yang sah pada suatu penalaran deduktif merupakan akibat yang bersifat keharusan dari pernyataan tersebut.
  2. Logika Induktif
    Merupakan usaha :

    • Untuk merumuskan aturan-aturan yang memungkinkan pernyataan-pernyataan dapat ditentukan sebagai kuat atau probable secara empiris.
    • Umtuk merumuskan prosedur-prosedur sistematis untuk mengemukakan penarika kesimpulan atau argument non-deduktif.
    • Untuk menentukan derajat konfirmasi atau probabilitas bagi kesimpulan yang didasarkan atas derajat kofirmasi atau probabilitas yang mungkin untuk ditentukan bagi premis-premis.
    • Untuk menarik kesimpulan bukan dari pernyataan-pernyataan umum, melainkan dari hal-hal khusus. Kesimpulan hanya bersifat probabilitas berdasarkan pernyataan yang telah diajukan.

    Kaum pendukung logika induktif tradisional, misalnya, Mill melihat tugas logika induktif dalam analisis proses mencapai pengetahuan teoritis general dari yang tunggal, yang empiris. Dalam sejarah logika, juga ada konsepsi lain tentang logika induktif, dengan membatasi tugas-tugasnya pada analisis kriteria logis untuk memverifikasi pernyataan ilmiah di dalam kerangka kerja metode hipotesis-deduktif. Konsepsi ini dirumuskan dalam abad ke-19 oleh W. Whewell, seorang ahli logika. Dan konsepsi ini muncul karena tak memadainya metode-metode induktif untuk mencapai proposisi teoretis. Metode induktif menuntut identifikasi isi-pikiran yang baru dan formasi abstraksi-abstraksi ilmiah yang baru. Kekurangan konsepsi ini terletak pada penolakkannya terhadap suatu studi logis yang dibenarkan terhadap proses-proses untuk memperoleh pengetahuan pada umumnya, yaitu analisisnya sebagai proses yang niscaya secara sosial, yang tidak tergantung dari kesadaran individual. Dan konsepsi ini ditentukan oleh isi objektif proses kognitif.
    Logika induktif modern memperluas bidang penerapannya. Ia menguji bukan hanya kesimpulan – kaesimpulannya dari yang general, melainkan semua hubungan – hubungan logis pada umumnya. Dan ini dikerjakan manakala nilai kebenaran dari pengetahuan yang ingin kita verifikasikan tidak dapat dimapankan secara handal berdasarkan pengetahuan yang nilai kebenarannya kita ketahui. Ini juga dikerjakan  manakala kita hanya dapat menentukan apakah  kesimpulan ini dikorfimasikan oleh pengetahuan yang disebutkan terakhir diatas. Dan jika demikian, lalu dipertanyakan, sejauh mana. Oleh karena itu, salah satu konsep pokok logika induktif adalah derajat konfirmasi. Derajat konfirmasiini lazimnya ditafsir sebagai probilitas dari suatu hipotesis dengan pengetahuan empiris yang tersedia. Karenanya, logika induktif menggunakan metode – metode dari teori probilitas dan diubah menjadi logika probabilitas.
Berdasar buku filsafat ilmu pengetahuan karangan C. Verhaak dan R. Haryono Imam,
Logika dapat dibedakan atas dua macam yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Yaitu:
  1. Logika Kodratiah
    Akal budi dapat bekerja menurut hukum-hukum logika dengan cara yang spontan. Tetapi dalam hal-hal yang sulit baik akal budinya maupun seluruh diri m,anusia dapat dan nyatanya dipengaruhi oleh keinginan-keinginan dan kecenderungan-kecenderungan yang subjektif. Selain itu baik manusia sendiri maupun perkembangan pengetahuannya sangat terbatas.
    Hal ini menyebabkan bahwa kesesatan tidak dapat dihindarkan, namun dalam diri manusia sendiri juga terasa adanya kebutuhan untuk menghindarkan kesesatan itu. Untuk menghindarkan kesesatan itu diperlukan suatu ilmu khusus yang merumuskan azas-azas yang harus ditepati dalam setiap pemikiran.
  2. Logika Ilmiah
    Logika ini membantu logika kodratiah. Logika ilmiah memperhalus, mempertajam pikiran serta akal budi. Berkat pertolongan logika ini dapatlah akal budi bekerja dengan lebih tepat, lebih mudah dan lebih aman.
Logika dapat dibedakan menjadi 2 macam namun keduanya tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Logika itu ialah logika kodratiah dan logika ilmiah.
Logika Kodratiah
Akal budi dapat bekerja menurut hukum-hukum dengan cara yang spontan. Tetapi dalam hal-hal yang sulit akal budinya maupun seluruh diri manusia dapat dan nyatanya dipengaruhi oleh keinginan-keinginan dan kecenderungan yang subjektif. Selain itu baik manusia sendiri maupun perkembangan pengetahuannya sangat terbatas.
Hal-hal ini menyebabkan bahwa kesesatan tidak dapat dihindarkan namun dalam diri manusia sendiri juga adanya kebutuhan untuk menghindarkan kesesatan itu diperlukan suatu ilmu khusus yang merumuskan azas-azas yang harus ditepati dalam setiap pemikiran.
Logika Ilmiah
Logika ini membantu logika kodratiah. Logika ilmiah memperhalus mempertajam pikiran serta akal budi. Berkat pertolongan logika ini dapatlah akal budi bekerja dengan lebih tepat lebih teliti, lebih mudah dan lebih aman. Dengan demikian kesesatan juga dapat dihindarkan atau paling tidak dikurangi
Logika adalah cabang filsafat tentang berfikir, dilihat dari sudut waktunya, logika dapat dibagi menjadi :
  1. logika tradisional
    adalah logika yang dikembangkan oleh aristoteles yang selanjutnya telah diperlengkap oleh ahli-ahli logika abad tengah dan masa berikutnya. Sampai dengan abad XIX logika tradisional merupakan satu-satunya pengetahuan tentang penelaran yang betul untuk studi dan pendidikan
  2. Logika Modern
    Logika modern telah tumbuh begitu pesat dan demikian beragam sehingga mendesak logika tradisional kesamping dan menjadi bagian kecil yang kurang berarti. Logika modern yang semula hanya mencakup logika perlambang (Symbolic Logic), kini meliputi antara lain logika kewajiban (deontic logic), Logika ganda-nilai (Multi-Valued Logic), Logika intuisonistik (Intuionist Logic) dan berbagai sistem logika terbaku (non Standart logical system).
    Logika modern (terutama logika perlambang) dengan berbagai pengertian yang cermat, lambang yang abstrak, dan aturan yang diformalkan untuk penalaran yang betul tidak saja dapat menangani perbincangan-perbincangan yang rumit dalam suatu bidang ilmu, melainkan ternyata mempunyai pula penerapan misalnya dalam penyusunan program komputer dan pengaturan arus listrik yang tiada sangkutannya dengan argumen.
    Sebetulnya masih banyak lagi penggolongan atau macam-macam logika. Dilihat dari alirannya dibedakan antara lain menjadi logika elektik, logika Intuisionik, logika kuantum mekanik dan sebagainya.

    Posted 21 Jun 2011 04:36 PM by admin in Proses Dan Syarat-Syarat Ilmiah


    Download Attachment :
    Sni 03 1729 2000 Baja.pdf
    Status Of Private Sec School.xls
    Bab 10 Elektronika Daya.pdf
    Canberralive How To Login1.ppt
    Atl Docs 1509113.xls

    Recent Post

    • Prinsip pendidikan dan
      Prinsip pendidikan dan pengajaran peserta didik autis - AsesmenAsesmen adalah proses yang sitematis dalam mengumpulkan data berfungsi untuk ...
    • Contoh Asesmen Perkembangan
      Contoh Asesmen Perkembangan Peserta Didik Autis - Aspek Sosial Apakah anak dapat diajak dalam kegiatan menempel ...
    • Hakikat Dan Perkembangan
      Hakikat Dan Perkembangan Motorik Anak Usia Dini - Motorik adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan gerakan-gerakan tubuh. Secara ...
    • Bagaimana Anak Usia
      Bagaimana Anak Usia Dini Belajar - Belajar dapat didefinisikan sebagai perubahan tingkah laku yang terjadi akibat ...
    • Jenis-jenis Asesmen Autentik
      Jenis-jenis Asesmen Autentik - Dalam rangka melaksanakan asesmen autentik yang baik, guru harus memahami ...
    • Asesmen Autentik dan
      Asesmen Autentik dan Belajar Autentik - Asesmen Autentik menicayakan proses belajar yang Autentik pula. Menurut Ormiston ...
    • Asesmen Autentik dan
      Asesmen Autentik dan Tuntutan Kurikulum 2013 - Asesmen autentik memiliki relevansi kuat terhadap pendekatan ilmiah dalam pembelajaran ...
    • Definsi dan Makna
      Definsi dan Makna Asesmen Autentik - Asesmen autentik adalah pengukuran yang bermakna secara signifikan atas hasil ...
    • Landasan Kurikulum 2013
      Landasan Kurikulum 2013 - Kurikulum 2013 dikembangkan berdasarkan ketentuan yuridis yang mewajibkan adanya pengembangan ...
    • Perkembangan Kognitif dan
      Perkembangan Kognitif dan Kemampuan Calistung (Baca-Tulis-Hitung) - NAEYC (National Association for the Education of Young Children) memberikan ...
    • Tahap Perkembangan Kognitif
      Tahap Perkembangan Kognitif anak usia dini (lahir-8 tahun) menurut Piaget - Tahap Sensorimotor (lahir-18 bulan) Pada tahap ini, bayi hanya bergantung ...
    • Tahapan kognitif Anak
      Tahapan kognitif Anak - Kognisi adalah proses dan produk yang terjadi dalam otak sehingga ...
    • Model Pembelajaran Reggio
      Model Pembelajaran Reggio Emilia - Model pembelajaran Reggio Emilia merupakan contoh model ...
    • Model Pembelajaran Montessori
      Model Pembelajaran Montessori - Model pembelajaran Montessori mengacu pada pembelajaran yang dikembangkan Maria Montessori, ...
    • Model pembelajaran Bermain
      Model pembelajaran Bermain Kreatif - Model pembelajaran bermain kreatif mulai dikembangkan pada tahun 1985 di ...




    Checkpagerank.net