RSS

..: Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Surabaya :..

Objek Filsafat

Pada umumnya ilmu memiliki dua objek, yaitu objek material (material object) dan objek formal (formal object). Objek material yaitu objek/lapangan yang dilihat secara keseluruhannya (manusia, hewan, alam, dan sebagainya). Sedangkan objek formal yaitu objek/lapangan jika dipandang dari suatu aspek/sudut tertentu saja atau hakekat terdalam.

Obyek Material Filsafat


Isi filsafat ditentukan oleh obyek apa yang dipikirkan. Obyek mengenai penyelidikan terhadap segala yang ada dan mungkin ada disebut obyek material filsafat. Menurut (Dardiri, 1986:13), ” Ada ” dapat dibagi dalam tiga kategori, yaitu :
  1. Tipikal/sungguh ada dalam kenyataan (misal : meja yang tampak nyata, sekarang ada di sini)
  2. Ada dalam kemungkinan (misal : ayam dari telur, bunga dari bibitnya
  3. Dalam pikiran / konsep (misal : angka)
Sebenarnya  obyek material filsafat mempunyai banyak kesamaan dengan obyek material sains, namun obyek material filsafat lebih luas karena obyek ini menyelidiki hal-hal yang bersifat abstrak dan ini tidak dapat diteliti oleh obyek material sains yang bersifat empiris. Obyek material filsafat mencakup tiga masalah pokok yaitu, Tuhan, alam semesta dan manusia. ” Keluasan ” ini hanya dibatasi oleh cakrawala pemikiran terhadap permasalahan yang tampak.

Obyek Formal Filsafat


Adalah penyelidikan yang mendalam mengenai hakikat terdalam / substansi / esensi / intisari. Arti mendalam di sini ialah ingin tahu tentang obyek yang tidak empiris. Penelitian filsafat terletak pada daerah tidak dapat diriset, tetapi dapat dipikirkan secara logis. Jadi, sains menyelidiki dengan riset, filsafat meneliti dengan memikirkannya.
Dari kedua obyek di atas, filsafat dapat diartikan sebagai hasil pemikiran manusia untuk memahami dan mendalami secara radikal dan integral serta sistematis hakikat yang ada, serta sikap manusia sebagai konsekuensi dari pemahaman ini. Filsafat mengkaji segala sesuatu yang ada (Tim Dosen Filsafat Ilmu UNESA, 2005: 3-4). Sedangkan tujuan berfilsafat adalah menemukan kebenaran yang sebenarnya yang disusun secara sistematis mulai dari mengumpulkan pengetahuan, mengajukan kritik, menilai pengetahuan tersebut, menemukan hakikat kebenarannya, menerbitkan dan mengaturnya.
Obyek-obyek ini juga berkaitan dengan fakta-fakta yang ada. Dan cara untuk membicarkan fakta-fakta tersebut yaitu :
  1. Mengajukan kritik terhadap makna suatu fakta
  2. Menarik kesimpulan umum dari fakta tersebut

Posted 02 Jun 2011 05:28 PM by admin in Aksiologi Sebagai Bagian Integral Filsafat Ilmu


Download Attachment :
2 Landasan Keilmuan Kearifan Lokal.pdf
Bab 1 New.pdf
Peta Konsep.pdf
Bab 1.pdf
Bab Iii.pdf

Recent Post

  • Hakikat Dan Perkembangan
    Hakikat Dan Perkembangan Motorik Anak Usia Dini - Motorik adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan gerakan-gerakan tubuh. Secara ...
  • Bagaimana Anak Usia
    Bagaimana Anak Usia Dini Belajar - Belajar dapat didefinisikan sebagai perubahan tingkah laku yang terjadi akibat ...
  • Jenis-jenis Asesmen Autentik
    Jenis-jenis Asesmen Autentik - Dalam rangka melaksanakan asesmen autentik yang baik, guru harus memahami ...
  • Asesmen Autentik dan
    Asesmen Autentik dan Belajar Autentik - Asesmen Autentik menicayakan proses belajar yang Autentik pula. Menurut Ormiston ...
  • Asesmen Autentik dan
    Asesmen Autentik dan Tuntutan Kurikulum 2013 - Asesmen autentik memiliki relevansi kuat terhadap pendekatan ilmiah dalam pembelajaran ...
  • Definsi dan Makna
    Definsi dan Makna Asesmen Autentik - Asesmen autentik adalah pengukuran yang bermakna secara signifikan atas hasil ...
  • Landasan Kurikulum 2013
    Landasan Kurikulum 2013 - Kurikulum 2013 dikembangkan berdasarkan ketentuan yuridis yang mewajibkan adanya pengembangan ...
  • Perkembangan Kognitif dan
    Perkembangan Kognitif dan Kemampuan Calistung (Baca-Tulis-Hitung) - NAEYC (National Association for the Education of Young Children) memberikan ...
  • Tahap Perkembangan Kognitif
    Tahap Perkembangan Kognitif anak usia dini (lahir-8 tahun) menurut Piaget - Tahap Sensorimotor (lahir-18 bulan) Pada tahap ini, bayi hanya bergantung ...
  • Tahapan kognitif Anak
    Tahapan kognitif Anak - Kognisi adalah proses dan produk yang terjadi dalam otak sehingga ...
  • Model Pembelajaran Reggio
    Model Pembelajaran Reggio Emilia - Model pembelajaran Reggio Emilia merupakan contoh model ...
  • Model Pembelajaran Montessori
    Model Pembelajaran Montessori - Model pembelajaran Montessori mengacu pada pembelajaran yang dikembangkan Maria Montessori, ...
  • Model pembelajaran Bermain
    Model pembelajaran Bermain Kreatif - Model pembelajaran bermain kreatif mulai dikembangkan pada tahun 1985 di ...
  • Model Pembelajaran High/scope
    Model Pembelajaran High/scope - Pendekatan high scope pada awalnya dikembangkan untuk anak anak luar ...
  • Hakikat Permainan Teka
    Hakikat Permainan Teka Teki - Pada hakikatnya permainan adalah suatu kegiatan yang dilaksanakan oleh individu ...




Checkpagerank.net