RSS

..: Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Surabaya :..

Penerapan Model Pembelajaran Problem Solving Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar

ABSTRAK


Selviana, Rika. 2007. Penerapan Model Pembelajaran Problem Solving Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Mata Diklat Kewirausahaan di SMK Ardjuna 01 Malang. Skripsi, Program Studi Pendidikan Tata Niaga Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Muhammad Hari. M.Si., (II) Drs. Djoko Dwi Kusumajanto. M.Si.


Dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor-faktor tersebut antara lain adalah jenis pendekatan yang digunakan dalam pembelajaran. Pendekatan yang cenderung menempatkan peserta didik sebagai penerima informasi (pasif) dan guru sebagai pemberi informasi dapat meminimalkan aktivitas peserta didik dalam pembelajaran. Berdasarkan observasi awal di SMK Ardjuna 01 Malang, pendekatan metode pembelajaran yang digunakan masih cenderung pada metode ceramah dan pemberian tugas. Metode pembelajaran tersebut kurang dapat meningkatkan prestasi belajar peserta didik terutama pada mata diklat Kewirausahaan.
Penelitian dengan penerapan model pembelajaran problem solving ini dilakukan dalam upaya meningkatkan kualitas hasil belajar peserta didik. Karena dalam model pembelajaran ini lebih menekankan kemampuan peserta didik dalam menghadapi masalah dan menentukan penyelesaian masalah. Peserta didik di pacu untuk kreatif, aktif dan tanggap terhadap masalah-masalah yang berkaitan dengan mata diklat Kewirausahaan. Sedangkan guru memotivasi, memberikan arahan, dan menjadi fasilitator.
Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) penerapan model pembelajaran problem solving di SMK Ardjuna 01 Malang; (2) peningkatan prestasi belajar mata diklat Kewirausahaan di SMK Ardjuna 01 Malang; (3) hambatan-hambatan yang muncul selama diterapkannya model pembelajaran problem solving di SMK Ardjuna 01 Malang; (4) tanggapan/ respon siswa terhadap model pembelajaran problem solving di SMK Ardjuna 01 Malang
Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Penelitian dilakukan dalam konteks kelas yang bertujuan untuk melaksanakan perbaikan-perbaikan dalam hal penyempurnaan kegiatan belajar-mengajar guru di kelas. Sehingga dapat meningkatkan keterampilan proses dan hasil belajar peserta didik,
Pendekatan yang penulis gunakan adalah pendekatan kualitatif yang dirancang dalam dua siklus kegiatan. Masing-masing siklus terdiri dari empat tahap yaitu: perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, pengamatan/ observasi dan refleksi. Kegiatan pada siklus I berupa pemberian tes awal kepada siswa (pre-test), yang bertujuan untuk mengetahui pengetahuan awal siswa, adanya pengelompokan kelas menjadi 6 kelompok, mengadakan diskusi pemecahan masalah, presentasi dan tanya jawab, serta memberikan tes evaluasi di akhir siklus (pos-test).
Subyek/ sumber data dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas 2 Administrasi Perkantoran yang berjumlah 28 peserta didik pada mata diklat Kewirausahaan, sedangkan tekhnik analisis data dalam penelitian ini yaitu, untuk aspek kognitif (peningkatan prestasi belajar) dan aspek afektif dianalisis dengan membandingkan rata-rata skor tes sebelum diberi tindakan dengan rata-rata skor tes setelah diberi tindakan (baik pada siklus I maupun siklus II).
Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa prestasi belajar peserta didik ditinjau dari segi aspek kognitif dan aspek afektif pada pembelajaran model problem solving mengalami peningkatan, yaitu (1) peningkatan prestasi belajar aspek kognitif peserta didik kelas 2 Administrasi Perkantoran dibuktikan melalui peningkatan rata-rata pos test siklus I dan siklus II. Nilai rata-rata pos test siklus I yang diperoleh peserta didik adalah 70,2 dengan 18 peserta didik mendapat nilai di atas rata-rata dan 12 peserta didik mendapat nilai di bawah rata-rata. Sedangkan siklus II nilai rata-rata pos test peserta didik adalah 81,8 dengan 21 peserta didik mendapat nilai di atas rata-rata dan 9 peserta didik mendapat nilai di bawah rata-rata; (2) peningkatan prestasi belajar peserta didik dari aspek afektif dapat dianalisa dari jumlah siswa yang tuntas belajar pada siklus 1 sebanyak 15 siswa (54%) dan jumlah siswa yang belum tuntas belajar 13 siswa (46%). Sedangkan Pada siklus 2 jumlah siswa yang dikategorikan tuntas belajar sebanyak 25 siswa (89,3%) dan jumlah siswa yang belum tuntas belajar 3 siswa (10,7%). Sehingga dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar ditinjau dari aspek afektif dari siklus I dan siklus II mengalami peningkatan 35,3%
Saran dalam kegiatan penelitian ini adalah sebagai berikut, (1) kepada guru mata diklat Kewirausahaan SMK Ardjuna 01 Malang, disarankan untuk mencoba menerapkan pembelajaran model problem solving, dikarenakan siswa memberikan respon positif terhadap penerapan pembelajaran problem solving; (2) untuk peserta didik agar mengeluarkan pendapat serta membiasakan diri untuk percaya diri, sehingga pada waktu proses pembelajaran dan kegiatan presentasi kelompok, peserta didik dapat aktif dalam mengungkapkan pendapat; (3) peserta didik juga diharapkan lebih mempersiapkan kelengkapan pembelajaran, seperti buku pelajaran dan LKS, sehingga dapat memudahkan guru dalam memulai pelajaran, dan waktu yang digunakan dapat berjalan secara efektif dan efisien; (4) peserta didik diharapkan untuk lebih meningkatkan kerjasama dalam diskusi kelompok dan presentasi pemecahan masalah; (5) peserta didik juga diharapkan lebih meningkatkan lagi prestasi belajar mereka, meskipun dalam penelitian prestasi belajar peserta didik telah mengalami ketuntasan belajar melebihi dari standart yang telah ditentukan oleh sekolah 7.00 untuk mata diklat Kewirausahaan.

Posted 04 Aug 2011 07:42 PM by admin in Abstrak Penelitian


Download Attachment :
26.pdf
27.pdf
311.pdf
34.pdf
47.pdf

Recent Post

  • Hakikat Dan Perkembangan
    Hakikat Dan Perkembangan Motorik Anak Usia Dini - Motorik adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan gerakan-gerakan tubuh. Secara ...
  • Bagaimana Anak Usia
    Bagaimana Anak Usia Dini Belajar - Belajar dapat didefinisikan sebagai perubahan tingkah laku yang terjadi akibat ...
  • Jenis-jenis Asesmen Autentik
    Jenis-jenis Asesmen Autentik - Dalam rangka melaksanakan asesmen autentik yang baik, guru harus memahami ...
  • Asesmen Autentik dan
    Asesmen Autentik dan Belajar Autentik - Asesmen Autentik menicayakan proses belajar yang Autentik pula. Menurut Ormiston ...
  • Asesmen Autentik dan
    Asesmen Autentik dan Tuntutan Kurikulum 2013 - Asesmen autentik memiliki relevansi kuat terhadap pendekatan ilmiah dalam pembelajaran ...
  • Definsi dan Makna
    Definsi dan Makna Asesmen Autentik - Asesmen autentik adalah pengukuran yang bermakna secara signifikan atas hasil ...
  • Landasan Kurikulum 2013
    Landasan Kurikulum 2013 - Kurikulum 2013 dikembangkan berdasarkan ketentuan yuridis yang mewajibkan adanya pengembangan ...
  • Perkembangan Kognitif dan
    Perkembangan Kognitif dan Kemampuan Calistung (Baca-Tulis-Hitung) - NAEYC (National Association for the Education of Young Children) memberikan ...
  • Tahap Perkembangan Kognitif
    Tahap Perkembangan Kognitif anak usia dini (lahir-8 tahun) menurut Piaget - Tahap Sensorimotor (lahir-18 bulan) Pada tahap ini, bayi hanya bergantung ...
  • Tahapan kognitif Anak
    Tahapan kognitif Anak - Kognisi adalah proses dan produk yang terjadi dalam otak sehingga ...
  • Model Pembelajaran Reggio
    Model Pembelajaran Reggio Emilia - Model pembelajaran Reggio Emilia merupakan contoh model ...
  • Model Pembelajaran Montessori
    Model Pembelajaran Montessori - Model pembelajaran Montessori mengacu pada pembelajaran yang dikembangkan Maria Montessori, ...
  • Model pembelajaran Bermain
    Model pembelajaran Bermain Kreatif - Model pembelajaran bermain kreatif mulai dikembangkan pada tahun 1985 di ...
  • Model Pembelajaran High/scope
    Model Pembelajaran High/scope - Pendekatan high scope pada awalnya dikembangkan untuk anak anak luar ...
  • Hakikat Permainan Teka
    Hakikat Permainan Teka Teki - Pada hakikatnya permainan adalah suatu kegiatan yang dilaksanakan oleh individu ...




Checkpagerank.net