RSS

..: Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Surabaya :..

Pengaruh Lingkungan keluarga, Fasilitas Belajar dan Prestasi Belajar Program Diklat Kewirausahaan Terhadap Minat Berwirausaha

ABSTRAK

Busthomi, Erwin Wahyu. 2007. Pengaruh Lingkungan keluarga, Fasilitas Belajar dan Prestasi Belajar Program Diklat Kewirausahaan Terhadap Minat Berwirausaha (Studi pada siswa kelas 2 dan 3 program penjualan SMK Negeri I Malang). Skripsi, Jurusan Manajemen Program Studi Pendidikan Tata Niaga Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Budi Eko Soetjipto, M.Ed, M.Si, (II) Titis Shinta Dewi SP, MM.
Derasnya arus informasi akan menuntut masyarakat menjadi lebih kritis pada satu sisi dan pada satu sisi yang lain kehidupan dan perekonomian yang lebih kompleks. Persaingan akan bertambah keras, dan terjadi mobilitas dan interaksi yang tinggi antar negara dan bangsa disertai dengan melimpahnya konsepsi dan produk fisik dari luar. Banyak pekerjaan yang ditangani dengan menggunakan piranti yang canggih, sehingga banyak pula pekerjaan yang berubah secara radikal yang tentunya membutuhkan tidak saja kecakapan berpikir tetapi juga ketrampilan berkarya dan berusaha. Keluarga mempunyai tanggung jawab penuh atas segala kebutuhan sehari-hari baik sandang, papan pangan maupun pendidikan. Untuk mutu pendidikan keluarga pada dasarnya sudah diserahkan sepenuhnya pada sekolah, sehingga tugas orang tua dalam hal kecerdasan atau intelektual anak akan menjadi ringan. Proses belajar memerlukan suatu fasilitas belajar yang memudahkan siswa dalam belajar sehingga dapat mencapai prestasi belajar yang optimal. Tentunya bagi siswa yang kurang mampu dan mempunyai minat yang tinggi dalam belajar haruslah kreatif dalam memanfaatkan keterbatasan yang dimilikinya dengan memanfaatkan fasilitas belajar yang ada di sekolah.
Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan kondisi lingkungan keluarga, fasilitas belajar, prestasi belajar program diklat kewirausahaan dan minat berwirausaha, serta untuk menganalisis pengaruh secara langsung yang signifikan lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha; pengaruh secara langsung yang signifikan fasilitas belajar terhadap minat berwirausaha; pengaruh secara langsung yang signifikan lingkungan keluarga terhadap prestasi belajar program diklat kewirausahaan; pengaruh secara langsung yang signifikan fasilitas belajar terhadap prestasi belajar program diklat kewirausahaan; pengaruh secara langsung yang signifikan prestasi belajar program diklat kewirausahaan terhadap minat berwirausaha; pengaruh secara tidak langsung yang signifikan antara lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha yang ditengahi oleh prestasi belajar program diklat kewirausahaan; pengaruh secara tidak langsung yang signifikan antara fasilitas belajar terhadap minat berwirausaha yang ditengahi oleh prestasi belajar program diklat kewirausahaan pada siswa kelas 2 dan 3 program penjualan SMK Negeri I Malang.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode quesioner yang kemudian hasilnya dianalisis melalui analisis jalur, dengan teknik regresi berganda. Untuk mendukung kelengkapan data penelitian ini maka digunakan metode dokumentasi. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas 2 dan 3 Program penjualan SMK Negeri I Malang. Teknik sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode Stratified Random sampling. Kemudian sampel ditentukan sebesar 60 responden.
Berdasarkan pengelolaan data dan analisis regresi linier berganda dapat diketahui hasil yang menyatakan: (1). Terdapat pengaruh lingkungan keluarga terhadap prestasi belajar program diklat kewirausahaan pada siswa program keahlian penjualan SMK Negeri 1 Malang secara langsung, dengan pengaruh sebesar -0,343; (2). Terdapat pengaruh fasilitas belajar terhadap prestasi belajar program diklat kewirausahaan pada siswa program keahlian penjualan SMK Negeri 1 Malang secara langsung, dengan pengaruh sebesar 0,254; (3). Terdapat pengaruh prestasi belajar program diklat kewirausahaan terhadap minat berwirausaha pada siswa program keahlian penjualan SMK Negeri 1 Malang secara langsung, dengan pengaruh sebesar 0,432; (4). Terdapat pengaruh lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha pada siswa program keahlian penjualan SMK Negeri 1 Malang secara langsung, dengan pengaruh sebesar 0,238; (5). Terdapat pengaruh fasilitas belajar terhadap minat berwirausaha pada siswa program keahlian penjualan SMK Negeri 1 Malang secara langsung, dengan pengaruh sebesar -0,027; (6). Tidak terdapat pengaruh lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha yang ditengahi oleh prestasi belajar program diklat kewirausahaan pada siswa program keahlian penjualan SMK Negeri 1 Malang secara tidak langsung, dengan pengaruh sebesar -0,148; (7). Terdapat pengaruh fasilitas belajar terhadap minat berwirausaha yang ditengahi oleh prestasi belajar program diklat kewirausahaan pada siswa program keahlian penjualan SMK Negeri 1 Malang secara tidak langsung, dengan pengaruh sebesar -0,108.Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat ditarik kesimpulan bahwa lingkungan keluarga tidak selamanya berpengaruh secara positif terhadap prestasi belajar, dan lingkungan keluarga tidak berpengaruh terhadap minat berwirausaha yang ditengahi oleh prestasi belajar program diklat kewirausahaan pada siswa program keahlian penjualan SMK Negeri 1 Malang secara tidak langsung. Saran dari peneliti untuk SMK Negeri I Malang untuk lebih melakukan pedekatan dengan orang tua siswa, dengan kerjasama seperti ini diharapkan adanya pengertian dari beberapa pihak terkait dengan kondisi siswa, sehingga tidak terjadi eksploitasi ilmu saja akan lebih mendalami psikologi anak meskipun di sekolah sudah ada BK (Bimbingan Konseling) yang dikatakan sebagai pengganti orang tua di rumah.

Posted 04 Aug 2011 06:40 PM by admin in Abstrak Penelitian


Download Attachment :
Sni 03 1729 2000 Baja.pdf
Status Of Private Sec School.xls
Bab 10 Elektronika Daya.pdf
Canberralive How To Login1.ppt
Atl Docs 1509113.xls

Recent Post

  • Prinsip pendidikan dan
    Prinsip pendidikan dan pengajaran peserta didik autis - AsesmenAsesmen adalah proses yang sitematis dalam mengumpulkan data berfungsi untuk ...
  • Contoh Asesmen Perkembangan
    Contoh Asesmen Perkembangan Peserta Didik Autis - Aspek Sosial Apakah anak dapat diajak dalam kegiatan menempel ...
  • Hakikat Dan Perkembangan
    Hakikat Dan Perkembangan Motorik Anak Usia Dini - Motorik adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan gerakan-gerakan tubuh. Secara ...
  • Bagaimana Anak Usia
    Bagaimana Anak Usia Dini Belajar - Belajar dapat didefinisikan sebagai perubahan tingkah laku yang terjadi akibat ...
  • Jenis-jenis Asesmen Autentik
    Jenis-jenis Asesmen Autentik - Dalam rangka melaksanakan asesmen autentik yang baik, guru harus memahami ...
  • Asesmen Autentik dan
    Asesmen Autentik dan Belajar Autentik - Asesmen Autentik menicayakan proses belajar yang Autentik pula. Menurut Ormiston ...
  • Asesmen Autentik dan
    Asesmen Autentik dan Tuntutan Kurikulum 2013 - Asesmen autentik memiliki relevansi kuat terhadap pendekatan ilmiah dalam pembelajaran ...
  • Definsi dan Makna
    Definsi dan Makna Asesmen Autentik - Asesmen autentik adalah pengukuran yang bermakna secara signifikan atas hasil ...
  • Landasan Kurikulum 2013
    Landasan Kurikulum 2013 - Kurikulum 2013 dikembangkan berdasarkan ketentuan yuridis yang mewajibkan adanya pengembangan ...
  • Perkembangan Kognitif dan
    Perkembangan Kognitif dan Kemampuan Calistung (Baca-Tulis-Hitung) - NAEYC (National Association for the Education of Young Children) memberikan ...
  • Tahap Perkembangan Kognitif
    Tahap Perkembangan Kognitif anak usia dini (lahir-8 tahun) menurut Piaget - Tahap Sensorimotor (lahir-18 bulan) Pada tahap ini, bayi hanya bergantung ...
  • Tahapan kognitif Anak
    Tahapan kognitif Anak - Kognisi adalah proses dan produk yang terjadi dalam otak sehingga ...
  • Model Pembelajaran Reggio
    Model Pembelajaran Reggio Emilia - Model pembelajaran Reggio Emilia merupakan contoh model ...
  • Model Pembelajaran Montessori
    Model Pembelajaran Montessori - Model pembelajaran Montessori mengacu pada pembelajaran yang dikembangkan Maria Montessori, ...
  • Model pembelajaran Bermain
    Model pembelajaran Bermain Kreatif - Model pembelajaran bermain kreatif mulai dikembangkan pada tahun 1985 di ...




Checkpagerank.net