RSS

..: Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Surabaya :..

Pengaruh Model Pembelajaran Snowballing terhadap Hasil Belajar Geografi

ABSTRAK


Wulandari, Putri Diana. 2009. Pengaruh Model Pembelajaran Snowballing terhadap Hasil Belajar Geografi Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Mlarak Ponorogo. Skripsi, Jurusan Geografi, FMIPA Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (I) Prof. Dr. Edy Purwanto, M.Pd, (II) Drs. Marhadi Slamet Kistiyanto, M.Si.


Pembelajaran yang bermakan adalah apabila siswa aktif dalam kegiatan belajar mengajar. Keterlibatan siswa secara aktif dapat menciptakan pembelajaran yang efektif dan saling bekerjasama dalam belajar sehingga tercipta suasana yang menyenangkan. Kegiatan pembelajaran tersebut akan mempengaruhi hasil belajar yang tidak hanya meningkatkan pemahaman, tetapi meningkatkan kemampuan berfikir siswa. Salah satu model pembelajaran yang sering digunakan untuk meningkatkan aktivitas siswa adalah diskusi kelompok, namun hanya beberapa siswa saja yang aktif dan interaksi tatap muka antar anggota kelompok masih kurang. Maka untuk itu perlu variasi model pembelajaran yang lain untuk menumbuhkan keaktifan belajar siswa, yaitu model pembelajaran snowballing. Penggunaan model pembelajaran tersebut mendorong aktivitas siswa yang terlibat secara fisik, intelektual, dan emosional sehingga dapat meningkatkan kemampuan siswa.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar geografi siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran snowballing dan siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran diskusi kelompok. Penelitian ini dilakukan dengan jenis penelitian eksperimen semu (quasy experiment) menggunakan subjek kelas VII B sebagai kelas eksperimen dan kelas VII D sebagai keals kontrol di SMP Negeri 1 Mlarak, Ponorogo tahun ajaran 2008/ 2009. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa pascates. Teknik analisis yang digunakan adalah uji-t dengan menggunakan bantuan komputer dengan program SPSS 13.00 for Windows.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata hasil belajar geografi kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Dari hasil analisis diketahui bahwa nilai rata-rata hasil belajar kelas ekpserimen sebesar 69,25 sedangkan kelas kontrol sebesar 63,25 dengan nilai p = 0,020. Dengan demikian, p = 0,020 < 0,05 maka hipotesis penelitian ini diterima, artinya ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar geografi siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran snowballing dan siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran diskusi kelompok. Bertitik tolak dari temuan penelitian ini, maka pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran snowballing perlu dilakukan oleh guru bidang studi geografi yakni dalam kegiatan pembelajaran untuk topik geografi sosial guru sering menggunakan model pembelajaran snowballing karena dapat meningkatkan kemampuan siswa berdiskusi untuk memecahkan masalah sosial yang dihadapi.

Posted 04 Aug 2011 08:50 PM by admin in Abstrak Penelitian


Download Attachment :
Pengertiaan Komputer Dan Internet3.doc
Cover_1.doc
Pertemuan I Kewarganegaraan.doc
Makalah Dunia Maya.pdf
Pembahasan Soal Snmptn 2010 Fisika Kode 548.pdf

Recent Post

  • Hakikat Dan Perkembangan
    Hakikat Dan Perkembangan Motorik Anak Usia Dini - Motorik adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan gerakan-gerakan tubuh. Secara ...
  • Bagaimana Anak Usia
    Bagaimana Anak Usia Dini Belajar - Belajar dapat didefinisikan sebagai perubahan tingkah laku yang terjadi akibat ...
  • Jenis-jenis Asesmen Autentik
    Jenis-jenis Asesmen Autentik - Dalam rangka melaksanakan asesmen autentik yang baik, guru harus memahami ...
  • Asesmen Autentik dan
    Asesmen Autentik dan Belajar Autentik - Asesmen Autentik menicayakan proses belajar yang Autentik pula. Menurut Ormiston ...
  • Asesmen Autentik dan
    Asesmen Autentik dan Tuntutan Kurikulum 2013 - Asesmen autentik memiliki relevansi kuat terhadap pendekatan ilmiah dalam pembelajaran ...
  • Definsi dan Makna
    Definsi dan Makna Asesmen Autentik - Asesmen autentik adalah pengukuran yang bermakna secara signifikan atas hasil ...
  • Landasan Kurikulum 2013
    Landasan Kurikulum 2013 - Kurikulum 2013 dikembangkan berdasarkan ketentuan yuridis yang mewajibkan adanya pengembangan ...
  • Perkembangan Kognitif dan
    Perkembangan Kognitif dan Kemampuan Calistung (Baca-Tulis-Hitung) - NAEYC (National Association for the Education of Young Children) memberikan ...
  • Tahap Perkembangan Kognitif
    Tahap Perkembangan Kognitif anak usia dini (lahir-8 tahun) menurut Piaget - Tahap Sensorimotor (lahir-18 bulan) Pada tahap ini, bayi hanya bergantung ...
  • Tahapan kognitif Anak
    Tahapan kognitif Anak - Kognisi adalah proses dan produk yang terjadi dalam otak sehingga ...
  • Model Pembelajaran Reggio
    Model Pembelajaran Reggio Emilia - Model pembelajaran Reggio Emilia merupakan contoh model ...
  • Model Pembelajaran Montessori
    Model Pembelajaran Montessori - Model pembelajaran Montessori mengacu pada pembelajaran yang dikembangkan Maria Montessori, ...
  • Model pembelajaran Bermain
    Model pembelajaran Bermain Kreatif - Model pembelajaran bermain kreatif mulai dikembangkan pada tahun 1985 di ...
  • Model Pembelajaran High/scope
    Model Pembelajaran High/scope - Pendekatan high scope pada awalnya dikembangkan untuk anak anak luar ...
  • Hakikat Permainan Teka
    Hakikat Permainan Teka Teki - Pada hakikatnya permainan adalah suatu kegiatan yang dilaksanakan oleh individu ...




Checkpagerank.net