RSS

..: Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Surabaya :..

Pengertian Umum Aksiologi Ilmu

Aksiologi adalah ilmu tentang nilai. "axiology" berasal dari bahasa Yunani kuno "axios" yang berarti berharga atau bernilai, "logos" berarti gagasan,pikiran atau teori nilai. Aksiologisme berarti sistem yang menilai baik buruknya perbuatan dari segi bernilai dan tidak bernilainya. Dalam praktek bernilainya perbuatan ditetapkan berdasarkan tujuan,maksud dan motif orang yang melakukanya. Kata kunci aksiologisme adalah nilai, harga yaitu apa saja,benda, barang, makhluk hidup, pribadi, gagasan, tujuan, cita-cita dan kekayaan yang melekat pada semua itu, yang mempunyai daya kekuatan untuk menarik dan memikat budi,minat dan keinginan manusia. Beberapa definisi terminologis aksiologis :
  1. cabang filsafat yang terkait dengan masalah nilai
  2. studi sifat dasar tipe dan kriteria nilai-nilai dan pertimbangan nilai
  3. teori umum nilai,studi sasaran-sasaran kepentingan
Kegunaan aksiologi ialah membangkitkan pengetahuan baru tentang dunia ini dan menciptakan kerangka referensi yang menyediakan cara baru melihat diri dan lingkungan. Nilai-nilai diturunkan dari maksud-maksud dan keinginan-keinginan. Maksud ialah hasrat bagi tercapainya tujuan tertentu sedang keinginan adalah hasrat-hasrat yang muncul dari muatan rasa senang dan rasa sakit.
Nilai intrinsik ialah nilai yang berasal dari maksud atau keinginan yang berujung pada maksud dan keinginan itu sendiri dan tidak murni muncul dari maksud dan keinginan lain. Nilai tertinggi ialah nilai yang diupayakan yang tidak dikompromikan dengan nilai-nilai yang lain.Macam-macam nilai :

  • Nilai manusia  : nilai yang cocok bagi manusia pada tingkat hidup fisik biologisnya
  • Nilai sosial       : nilai yang berporos pada manusia sebagai makhluk sosial
  • Nilai Budaya   : perwujudan nyata dari proses perjuangan dan perenungan manusia sebagai makhluk sosial yang berhadapan dengan tantangan zamanya
  • Nilai moral      : nilai yang membuat manuisia bernilai baik dan bermutu sebagai manusia
  • Nilai religius    : nilai yang menitik beratkan relasi antara manusia dan Ilahi
  • Nilai keagamaan : nilai yang ada antara manusia dan Ilahi sejauh dikonkritkan dalam agama tertentu
  • Nilai berguna : pada benda-benda material dan makhluk hidup non manusiawi dan dapat dimanfaatkan untuk mencapai tujuan
  • Nilai kenikmatan : berhubungan dengan panca indera
  • Nilai ekstrinsik :nilai yang dikejar orang kerena dirinya sendiri
  • Nilai Instrumental : nilai-nilai yang baik untuk mencapai nilai-nilai yang lain
Etika dan Sikap Ilmiah
Para Filsuf Yunani memiliki pengertian sendiri tentang etika yang berasal dari kata ethica. Tetapi kami hanya akan membahas sedikit tentang ajaran Sokrates dan Aristoteles mengenai etika. Menurut Sokrates, tujuan kehidupan manusia adalah mencapai eudamania atau kebahagiaan. Untuk mencapainya diperlukan arete atau keahlian. Menurutnya keutamaan adalah pengetahuan dan `yang baik` mempunyai nilai yang sama bagi semua manusia. Itulah sebabnya keutamaan selalu berdasar  pada pengertian yang sama. Mempunyai aręte berarti memiliki kesempurnaan sebagai manusia. Dengan demikian Sokrates menciptakan suatu etika yang berlaku bagi semua manusia. Sedang menurut Aristoteles keutamaan baginya ada dua untuk mencapai tujuan kehidupan yaitu kebahagiaan. Keutamaan itu adlah keutamaan moral dan keutamaan intelektual. Dalam keutamaan intelektual terdapat dua kebijaksanaan teoretis yang dimiliki oleh orang-orang yang telah menempuh pendidikan ilmiah dan kebijaksanaan praktis atau sikap jiwa yang memungkinkan manusia untuk mengatakan yang mana dari barang –barang konkret boleh dianggap baik untuk hidupnya. Menurut Aristoteles bahwa memandang kebenaran adalah aktivitas manusia yang tertinggi. Jadi hidup yang bahagia ialah hidup sebagai filsuf. Jadi menurut Sokrates dan Aristoteles etika adalah cara manusia dapat mencapai kebahagiaan.
Etika adalah ilmu yang membicarakan sifat-sifat yang menyebabkan orang dapat disebut susila atau bijak. Dapat juga dikatakan bahwa etika berkaitan  dengan dasar-dasar filosofis dalam hubungan dengan tingkah laku manusia. Membicarakan tingkah laku manusia itu penting karena dianggap suatu metode atau cara untuk mencapai kesejahteraan. Untuk mencapai kesejahteraan aktivitas harus mengandung dasar-dasar moral baik dalam membuahkan keputusan maupun nilai etika yang dijadikan norma.
Etika juga bermacam-macam, mencakup :

  • Etika Prilaku         : ilmu yang membicarakan tingkah laku manusia dengan sesama dan  lingkunganya. Contoh : seseorang yang menghormati sesama dan lingkunganya
  • Etika politik          :  ilmu yang membicarakan tentang perilaku manusia dengan negaranya. Contoh : Kebijakan pemerintah menaikan harga BBM
  • Etika beragama     : ilmu yang membicarakan perilaku manusia dengan Tuhanya dan agamanya. Contoh : seseorang yang selalu membaca kitab suci agamanya serta mengamalkanya.
Sikap Ilmiah
Tujuan pokok suatu ilmu adalah menemukan kebenaran, yaitu kebenaran ilmiah yang dapat ditemukan secara ilmiah atau dengan menggunakan metode ilmiah. Dalam proses menemukan kebenaran ilmiah ini dapat berkembang nilai-nilai lain yang sering dinamakan pola umum. Pemikiran ilmiah yaitu kebenaran berfikir, kejujuran intelektual, sikap obyektif, berpandangan terbuka dan sebagainya. Mempunyai pemikiran ilmiah belum menjamin seseorang berkembang dalam menemukan kebenaran ilmiah tadi bila tidak didukung dengan sikap ilmiah. Sikap ilmiah bisa diartikan sebagai suatu kecendurangan pribadi seorang (ilmuwan) untuk berperilaku atau memberi tanggapan dalam hal-hal tertentu yang sesuai dengan pemikiran ilmiahnya atau tidak bertentangan dengan cita keilmuan pada umumnya. Sikap ilmiah ini mempunyai ciri-ciri pokok, yaitu :

  • Keinginan mengetahui dan memahami
  • Kecondongan bertanya mengenai semua hal
  • Kecondongan mencari data dan makna
  • Kecondongan menuntut suatu pengujian
  • Kecondongan memeriksa pangkal pikiran
  • Menyelidiki kesalahan atau kebenaran dan kesimpulan logis
  • Penghargaan terhadap logika

Posted 21 Jun 2011 04:53 PM by admin in Proses Dan Syarat-Syarat Ilmiah


Download Attachment :
Sni 03 1729 2000 Baja.pdf
Status Of Private Sec School.xls
Bab 10 Elektronika Daya.pdf
Canberralive How To Login1.ppt
Atl Docs 1509113.xls

Recent Post

  • Prinsip pendidikan dan
    Prinsip pendidikan dan pengajaran peserta didik autis - AsesmenAsesmen adalah proses yang sitematis dalam mengumpulkan data berfungsi untuk ...
  • Contoh Asesmen Perkembangan
    Contoh Asesmen Perkembangan Peserta Didik Autis - Aspek Sosial Apakah anak dapat diajak dalam kegiatan menempel ...
  • Hakikat Dan Perkembangan
    Hakikat Dan Perkembangan Motorik Anak Usia Dini - Motorik adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan gerakan-gerakan tubuh. Secara ...
  • Bagaimana Anak Usia
    Bagaimana Anak Usia Dini Belajar - Belajar dapat didefinisikan sebagai perubahan tingkah laku yang terjadi akibat ...
  • Jenis-jenis Asesmen Autentik
    Jenis-jenis Asesmen Autentik - Dalam rangka melaksanakan asesmen autentik yang baik, guru harus memahami ...
  • Asesmen Autentik dan
    Asesmen Autentik dan Belajar Autentik - Asesmen Autentik menicayakan proses belajar yang Autentik pula. Menurut Ormiston ...
  • Asesmen Autentik dan
    Asesmen Autentik dan Tuntutan Kurikulum 2013 - Asesmen autentik memiliki relevansi kuat terhadap pendekatan ilmiah dalam pembelajaran ...
  • Definsi dan Makna
    Definsi dan Makna Asesmen Autentik - Asesmen autentik adalah pengukuran yang bermakna secara signifikan atas hasil ...
  • Landasan Kurikulum 2013
    Landasan Kurikulum 2013 - Kurikulum 2013 dikembangkan berdasarkan ketentuan yuridis yang mewajibkan adanya pengembangan ...
  • Perkembangan Kognitif dan
    Perkembangan Kognitif dan Kemampuan Calistung (Baca-Tulis-Hitung) - NAEYC (National Association for the Education of Young Children) memberikan ...
  • Tahap Perkembangan Kognitif
    Tahap Perkembangan Kognitif anak usia dini (lahir-8 tahun) menurut Piaget - Tahap Sensorimotor (lahir-18 bulan) Pada tahap ini, bayi hanya bergantung ...
  • Tahapan kognitif Anak
    Tahapan kognitif Anak - Kognisi adalah proses dan produk yang terjadi dalam otak sehingga ...
  • Model Pembelajaran Reggio
    Model Pembelajaran Reggio Emilia - Model pembelajaran Reggio Emilia merupakan contoh model ...
  • Model Pembelajaran Montessori
    Model Pembelajaran Montessori - Model pembelajaran Montessori mengacu pada pembelajaran yang dikembangkan Maria Montessori, ...
  • Model pembelajaran Bermain
    Model pembelajaran Bermain Kreatif - Model pembelajaran bermain kreatif mulai dikembangkan pada tahun 1985 di ...




Checkpagerank.net