RSS

..: Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Surabaya :..

Penyelenggaraan Program S1 PGSD-A

Komponen Penyelenggaraan1) Mahasiswa dan kemahasiswaan

Dalam melaksanakan Program Pendidikan Guru S-1 PGSD berasrama ini, Universitas Negeri Surabaya (UNESA) ditunjuk sebagai salah satu penyelenggara dari 13 LPTK yang ditunjuk. Hasil kesepakatan Rektor UNESA, Ditjen Dikti, dan Ditjen PMPTK, UNESA memperoleh daerah binaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan 5 kabupaten/kota yakni Kota Kupang, kabupaten Kupang, Timur Tengah Selatan, Sumba Barat, Ngada, dan Ende. Oleh karena itu, mahasiswa S1 PGSD-A berasal dari NTT dengan 5 kabupaten/kota.
Pembinaan kemahasiswaan untuk mahasiswa S1 PGSD-A, disamping dilakukan di kampus sebagai konteks pembelajaran, juga dilakukan di asrama. Mengingat asrama merupakan tempat pembentukan karakter calon guru – tidak hanya sekedar tempat kost – maka dibuatkan beberapa program kegiatan sebagai berikut.
  1. Pengembangan kepribadian mahasiswa. Yang termasuk kegiatan pengembangan kepribadian adalah kegiatan kerokhanian dan kegiatan pengembangan kedisiplinan kehidupan di asrama. Kegiatan kerokhanian khususnya kristen dan katolik dilaksanakan setiap minggu sekali tiap hari Jumat dan Sabtu. Selain itu hari hari Minggu mahasiswa perlu ke gereja untuk melaksanakan ibadah. Selain itu merayakan kegiatan keagamaan misalnya hari Natal. Untuk menjaga kedisiplinan mahasiswa telah dibuat tata tertib baik tata tertib kehidupan di asrama maupun di kampus.
  2. Kehidupan Bermasyarakat. Untuk menyiapkan mahasiswa nantinya bisa terjun di masyarakat dengan baik, maka di asrama dilatih bagaimana cara memanajemen kehidupan di asrama. Kehidupan tersebut diwujudkan dalam bentuk pembentukan pengurus asrama, baik asrama putra maupun putri. Pengurus asrama mahasiswa tersebut meliputi ketua, sekretaris, bendahara dan seksi-seksi. Seksi-seksi tersebut meliputi seksi perijinan dan kesehatan. Dengan kegiatan tersebut diharapkan mahasiswa sudah bisa berlatih bagaimana tata cara kehidupan di masyarakat yang sebenarnya, misalnya bagaimana perilaku seorang pemimpin dan anggota masyarakat.
  3. Pengembangan keterampilan. Kegiatan yang sedang dilakukan pada semester 2 ini adalah kepramukaan dan kursus bahasa Inggris. Kegiatan kepramukaan dilaksanakan setiap hari Jumat siang pukul 13.00 bekerjasama dengan GUDEP 412-413 UNESA Surabaya. Kegiatan kursus bahasa Inggris dilaksanakan bekerja sama dengan mahasiswa jurusan Bahasa Inggris tingkat akhir. Pimilihan tutor bahasa Inggris diambilkan dari mahasiswa yang prestasinya bagus, misalnya IPK baik dan juara dalam beberapa even. Pelaksanaan kursus bahasa Inggris ini mahasiswa dibentuk 8 kelompok, tiap kelompok 10 mahasiswa dengan 1 Tutor. Kegiatan ini akan dilaksanakan sampai mahasiswa betul-betul aktif berbahasa Inggris. Untuk menunjang keterampilan berbahasa Inggris maka diadakan English Day setiap hari Sabtu.
  4. Sabtu Bersih. Kegiatan Sabtu bersih ini dilaksanakan tiap 2 minggu sekali. Kegiatan utamanya adalah membersihkan lingkungan asrama, kamar mandi dan kamar tidur.
  5. Olahraga. Kegiatan olahraga ini meliputi SKJ dan bola voli. Kegiatan SKJ dilaksanakan tiap hari Jumat pagi pukul 07.00 – 08.00 WIB. Kegiatan bola voli tiap hari selasa sore dan jumat setelah SKJ.
Mulai semester gasal tahun 2007, di samping menerima mahasiswa dari NTT, Prodi S1 PGSD juga menerima mhasiswa S1 dari program PMDK, SPMB (reguler), dan nonreguler. Namun yang dilakukan dengan menggunakan program berasrama adalah mahasiswa berbeasiswa dari NTT.
2) Dosen dan Tenaga Pendukung
Sebagian besar staf akademik pada usia produktif, yaitu menunjukkan 85,19% umur dosen berada pada usia produktif. Hal itu menunjukkan bahwa sebagian besar dosen Prodi PGSD berada pada usia produktif dan berkesempatan besar untuk dapat berkembang lebih baik. Walaupun demikian, mulai tahun 2005 dan 2006 sudah dilakukan rekrutmen dosen baru. Hal ini dilakukan agar kaderisasi dosen dapat berjalan dengan baik.
Ditinjau dari profil pendidikan dosen terdapat 37,68% berkualifikasi S1, 57,97% berkualifikasi S2, dan 4,35% berkualifikasi S3. Berdasarkan UU No. 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, syarat pendidik pada program sarjana adalah magister. Prodi S1 PGSD menyiapkan calon guru kelas SD yang harus mengajarkan seluruh mata pelajaran, maka dosen PGSD pun juga mempunyai latar belakang beragam dan sesuai dengan tujuannya yakni menyiapkan calon guru kelas SD. Namun, kualifikasi dosen tetap PGSD yang mengambil bidang ke-SD-an hanya ada 8 orang (dosen tetap 29 orang) atau 29,63%. Spesifikasi kualifikasi dosen S2 ke-SD-an tersebut terdiri dari 3 orang berkeahlian pendidikan Bahasa Indonesia SD, 2 orang berkeahlian pendidikan matematika SD, 1 orang berkeahlian pendidikan IPS SD, dan 2 orang S1 pendidikan matematika SD. Sedikitnya dosen yang studi lanjut bidang ke-SD-an disebabkan pada awalnya tidak ada peraturan khusus atau kebijakan pimpinan yang mengharuskan dosen PGSD jika studi lanjut mengambil bidang ke-SD-an dan linier dengan bidang keahlian dosen sebelumnya.
Peningkatan kualitas tenaga pengajar/dosen diarahkan untuk menunjang pengembangan program PGSD. Mereka diharapkan menempuh studi lanjut (S2/S3) dengan mengambil bidang studi ke-SD-an. Prodi PGSD memiliki 5 orang tenaga administrasi. Tenaga administrasi di Prodi PGSD telah memiliki warid kerja sesuai dengan bidang keahliannya. Sedangkan tenaga penunjang akademik adalah tenaga yang bertugas menyiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan  aktivitas perkuliahan, misalnya pelayanan laboratorium, layanan perpustakaan, memperbaiki sarana perkuliahan dan sebagainya. Peningkatan kualitas tenaga administrasi, pustakawan, dan laboran dilaksanakan melalui berbagai kegiatan pelatihan maupun pemagangan.
3)  Kurikulum
Prodi S1 PGSD FIP UNESA dipersiapkan untuk menghasilkan calon guru SD sebagai guru kelas. Sebagai guru kelas maka mahasiswa harus memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan. Mengacu UU RI No.14 Tahun 2005 Bab IV, pasal 10 dan PP No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, maka kompetensi seorang pendidik/lulusan S1 PGSD adalah memiliki kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional.
Kurikulum Pendidikan Guru SD Berasrama UNESA dikembangkan dengan mengacu kepada Standar Kompetensi Guru Kelas SD/MI Lulusan S1 PGSD yang dikembangkan dari Sosok Utuh Kompetensi Profesional Guru oleh Tim Kerja Persiapan Penyelenggaraan Program Studi S1 PGSD. Sehingga diharapkan proses pembelajaran yang dilakukan selalu ditujukan untuk mencapai standar kompetensi lulusan yang telah ditetapkan. Kurikulum yang dikembangkan selanjutnya dapat dijadikan dan digunakan untuk merancang model Pendidikan Guru SD.
Kurikulum dikembangkan dengan mengikuti alur pikir pengembangan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) sebagaimana diamanatkan dalam Kepmendiknas RI nomor 232/U/2000 dan 045/U/2002, sehingga dapat dihasilkan kurikulum dengan bobot SKS yang proporsional untuk pembentukan setiap kompetensi, yang membangun sosok utuh kompetensi guru SD. Untuk menguasai kompetensi akademik, kurikulum disusun dengan bobot 152 SKS, mencakup pengalaman belajar dalam berbagai bidang kajian yang memungkinkan terbentuknya kompetensi: (1) mengenal secara mendalam peserta didik, (2) menguasai bidang studi, (3) menyelenggarakan pembelajaran mendidik, dan (4) mengembangkan kemampuan profesional secara berkelanjutan. Pengalaman belajar tersebut terkait dengan tugas guru sebagai guru kelas yang wajib mengajarkan lima mata pelajaran SD, yakni: Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, dan PKn.
Selanjutnya, agar sejalan dengan perundang-undangan, kurikulum program S1 PGSD berasrama dikembangkan mengakomodasi pendidikan profesi  yang berbobot 18 SKS, berupa penerapan kompetensi akademik dalam konteks otentik di SD/MI, yang berupa perbaikan kemampuan mengajar, seminar pembelajaran, dan progranm pemagangan. Setelah melalui Pendidikan profesi ini mahasiswa mengikuti uji kompetensi sebagai guru SD. Hal ini dilakukan agar program S1 PGSD berasrama dapat langsung dapat menghasilkan guru dengan Sertifikat Pendidik SD/MI. Sehingga beban studi program S1 PGSD berasrama 152 SKS + 18 SKS = 170 SKS. Dalam implementasinya, program berlangsung selama 9 semester, delapan semester untuk memperoleh gelar sarjana pendidikan dan  satu semester (semester ke sembilan) pendidikan profesi.
4) Bahan Ajar
Sampai saat ini belum tersedia modul untuk S-1 PGSD. Selama ini, bahan ajar  yang digunakan untuk perkuliahan adalah buku-buku teks yang direkomendasikan oleh masing-masing dosen pengampu mata kuliah, baik direkomendasikan sebagai bahan ajar maupun sebagai bahan pengayaan. Oleh karena itu, untuk memenuhi kebutuhan bahan ajar program S1 PGSD, sedang dikembangkan 5 buku ajar melalui kegiatan hibah pengajaran yang didanai melalui program PHK PGSD S1-A.
5) sarana dan Prasarana
Kegiatan perkuliahan Prodi PGSD berada di dua kampus yakni kampus UNESA Lidahwetan dan Kampus UNESA Mustopo. Jarak kampus Lidahwetan dan Mustopo kurang lebih 10 km dan masih berada dalam wilayah kota Surabaya. Adapun kegiatan perkuliahan program S1 PGSD berada di Kampus Lidah Wetan. Kampus Lidahwetan menempati gedung tersendiri yakni Gedung O2 Fakultas Ilmu Pendidikan yang terdiri dari 3 lantai.
Ruang dosen dan administrasi berada di Lantai II Gedung O2. Ruang dosen dilengkapi dengan 29 meja dosen, 2 AC, 1 set sofa, 1 unit TV 20 inchi. Di samping itu, terdapat empat ruang (sekat) untuk ketua laboratorium (Matematika & IPA, Bahasa Indonesia & IPS, Keterampilan & Kesenian, dan Pembelajaran). Ruang administrasi dilengkap dengan 4 unit komputer (2 unit untuk operasional, 1 unit untuk database, 1 unit untuk profil PGSD), 2 buah printer, 4 meja kerja, 5 lemari, 1 AC, 1 buah mesin ketik, dan 1 buah TV 20 inchi.
Ruang kuliah yang dimiliki oleh Prodi PGSD di Kampus Lidah Wetan sebanyak 8 ruang kelas yakni 4 ruang berukuran 10 m x 12 m dan 4 ruang berukuran 8 m x 12 m. Tiap ruang terdapat 50 buah kursi kuliah, 1 meja dosen, 1 buah OHP dan layar, 1 buah lemari dan 3 buah kipas angin gantung serta 2 papan tulis (white board dan black board) ukuran 1,2 m x 2,4 m. Di antara 8 ruang kelas yang ada di Kampus Lidah Wetan, 5 ruang di antaranya telah memiliki AC. Sedangkan di Kampus Mustopo terdapat 6 ruang kelas dengan spesifikasi seperti yang ada di Kampus Lidah Wetan. Untuk pengembangan, dalam waktu dekat ruang-ruang kelas ini akan dilengkapi dengan LCD/INFOKUS yang permanen.
Prodi PGSD FIP UNESA mempunyai 7 ruang laboratorium yakni dua ruang Laboratorium Matematika/IPA,  satu ruang Laboratorium Bahasa Indonesia/IPS, dua ruang Laboratorium Kertakes,  satu Laboratorium Pembelajaran serta satu Laboratorium Komputer. Tiap laboratorium memiliki berbagai macam alat dan bahan. Laboratorium ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam perkuliahan. Karena laboratorium merupakan tempat pembelajaran untuk mengembangkan keterampilan proses, menerapkan dan mengembangkan ilmu, dan mengembangkan keterampilan sosial mahasiswa.
PGSD FIP UNESA mempunyai ruang sidang yang juga berfungsi sebagai ruang kerja dosen. Di ruang sidang terdapat 30 kursi dan 2 buah meja konferensi (1,2 m x 2,4 m), 6 unit komputer, 2 buah printer, 2 buah lemari, 2 white board, 1 buah OHP, layar, dan 1 buah dispenser. Perlu diketahui bahwa di PGSD terdapat kelompok kerja rumpun mata kuliah yakni IPS, IPA, Bahasa Indonesia, PKPS, Kependidikan, dan Umum. Ukuran ruang sidang 6 m x  10 m.
Pimpinan PGSD terdiri atas Ketua Prodi dan Sekretaris Prodi. Dalam ruang pimpinan terdapat 1 unit komputer dan printer, 1 AC, 1 TV 20 inchi, 1 buah DVD player, 1 buah tape, 1 buah white board, 2 buah lemari, 2 meja pimpinan, 1 buah kursi tamu, 1 buah dispenser, dan 1 buah lemari pameran. Ukuran ruang pimpinan 6 m x 6 m.
Sejak tahun 2000   PGSD FIP UNESA mempunyai jurnal ilmiah pendidikan dasar bernama “Wacana.” Jurnal ilmiah ini menampung hasil karya para dosen di lingkungan Universitas Negeri Surabaya dan dosen dari perguruan tinggi lainnya. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun, yaitu setiap bulan Mei dan November. Jurnal ilmiah ini telah memiliki ISSN yang diterbitkan oleh PDII LIPI. Fasilitas yang dimiliki oleh penerbitan “Wacana” adalah 1 unit komputer, 2 buah printer, 1 meja kerja, dan 1 buah lemari. Untuk pengembangan, jurnal Wacana nantinya akan diajukan menjadi jurnal yang terakreditasi.
Untuk menunjang perkuliahan, UNESA telah mempunyai perpustakaan yakni perpustakaan universitas, fakultas, dan pascasarjana. Perpustakaan PGSD selama ini masih bergabung dengan perpustakaan fakultas yang menempati ruang berukuran 9 m x 12 m yang berada di Gedung O4 lantai 1. Pada tahun akademik 2006/2007, PGSD membuat perpustakaan sendiri yang berada di Gedung O2 Lantai 2. Koleksi buku yang dimiliki oleh PGSD di antaranya adalah buku-buku pegangan mahasiswa, buku referensi, kamus, dan lain-lain dengan jumlah yang masih dalam pendataan dan katalogisasi. Fasilitas perpustakaan yang juga akan dikembangkan adalah perpustakaan on line. Perpustakaan on-line diharapkan dapat memberi nilai tambah bagi mahasiswa dalam mencari informasi melalui internet secara langsung. Perpustakaan on-line juga dapat digunakan oleh dosen untuk mengakses berbagai informasi yang berhubungan dengan pekerjaannya.
Sejak tahun 1998 PGSD sudah memiliki asrama mahasiswa. Asrama mahasiswa PGSD digunakan untuk menampung sebagian mahasiswa yang berasal dari luar daerah. Asrama ini memiliki daya tampung maksimal 120 mahasiswa dengan asumsi, bahwa setiap kamar dihuni oleh 3 orang mahasiswa. Asrama mahasiswa terdiri atas 2 gedung utama masing-masing 2 lantai. Sisi gedung sebelah barat dihuni oleh mahasiswa putra dan sisi gedung sebelah timur dihuni oleh mahasiswa putri. Setiap gedung utama memiliki 20 kamar tidur dan 5 ruang tamu, serta 8 kamar mandi. Asrama mahasiswa  memiliki ruang aula untuk segala jenis kegiatan rutin. Di samping aula terdapat rumah bapak asrama yang terdiri atas 4 kamar tidur dan dua kamar mandi, serta 1 musholla. Untuk pengembangannya, asrama juga nantinya akan dilengkapi internet dan perpustakaan. Dengan fasilitas yang ada diharapkan dapat dilakukan berbagai macam kegiatan yang mampu mengembangkan kompetensi, budaya, dan karakter calon guru SD/MI yang profesional. Saat ini asrama dihuni oleh 80 mahasiswa berasal dari Nusa Tenggara Timur dalam program S1 PGSD Berikatan Dinas dan Berasrama.
Ruang lain yang dimiliki oleh prodi PGSD ialah ruang dosen di Kampus Mustopo dengan luas 5 m x 10 m dengan fasilitas 2 perangkat komputer, 1 set sofa, 5 meja kerja, dan 1 TV 20 inchi. Aula dengan luas 10 m x 20 m sebagai tempat berlatih mahasiswa untuk berbagai aktivitas seni dan olah raga. Fasilitas olahraga yang dimiliki oleh Jurusan PGSD adalah lapangan bola voli, lapangan basket, dan lapangan softball.

Posted 22 May 2011 05:58 PM by admin in PGSD


Download Attachment :
Sni 03 1729 2000 Baja.pdf
Status Of Private Sec School.xls
Bab 10 Elektronika Daya.pdf
Canberralive How To Login1.ppt
Atl Docs 1509113.xls

Recent Post

  • Hakikat Dan Perkembangan
    Hakikat Dan Perkembangan Motorik Anak Usia Dini - Motorik adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan gerakan-gerakan tubuh. Secara ...
  • Bagaimana Anak Usia
    Bagaimana Anak Usia Dini Belajar - Belajar dapat didefinisikan sebagai perubahan tingkah laku yang terjadi akibat ...
  • Jenis-jenis Asesmen Autentik
    Jenis-jenis Asesmen Autentik - Dalam rangka melaksanakan asesmen autentik yang baik, guru harus memahami ...
  • Asesmen Autentik dan
    Asesmen Autentik dan Belajar Autentik - Asesmen Autentik menicayakan proses belajar yang Autentik pula. Menurut Ormiston ...
  • Asesmen Autentik dan
    Asesmen Autentik dan Tuntutan Kurikulum 2013 - Asesmen autentik memiliki relevansi kuat terhadap pendekatan ilmiah dalam pembelajaran ...
  • Definsi dan Makna
    Definsi dan Makna Asesmen Autentik - Asesmen autentik adalah pengukuran yang bermakna secara signifikan atas hasil ...
  • Landasan Kurikulum 2013
    Landasan Kurikulum 2013 - Kurikulum 2013 dikembangkan berdasarkan ketentuan yuridis yang mewajibkan adanya pengembangan ...
  • Perkembangan Kognitif dan
    Perkembangan Kognitif dan Kemampuan Calistung (Baca-Tulis-Hitung) - NAEYC (National Association for the Education of Young Children) memberikan ...
  • Tahap Perkembangan Kognitif
    Tahap Perkembangan Kognitif anak usia dini (lahir-8 tahun) menurut Piaget - Tahap Sensorimotor (lahir-18 bulan) Pada tahap ini, bayi hanya bergantung ...
  • Tahapan kognitif Anak
    Tahapan kognitif Anak - Kognisi adalah proses dan produk yang terjadi dalam otak sehingga ...
  • Model Pembelajaran Reggio
    Model Pembelajaran Reggio Emilia - Model pembelajaran Reggio Emilia merupakan contoh model ...
  • Model Pembelajaran Montessori
    Model Pembelajaran Montessori - Model pembelajaran Montessori mengacu pada pembelajaran yang dikembangkan Maria Montessori, ...
  • Model pembelajaran Bermain
    Model pembelajaran Bermain Kreatif - Model pembelajaran bermain kreatif mulai dikembangkan pada tahun 1985 di ...
  • Model Pembelajaran High/scope
    Model Pembelajaran High/scope - Pendekatan high scope pada awalnya dikembangkan untuk anak anak luar ...
  • Hakikat Permainan Teka
    Hakikat Permainan Teka Teki - Pada hakikatnya permainan adalah suatu kegiatan yang dilaksanakan oleh individu ...




Checkpagerank.net