RSS

Post Tagged Contoh Hipotesis Penelitian Kenakalan Remaja

Penelitian Kuantitatif

12 Jun 2011 - hipotesis. Penelitian pendidikan pada umumnya didasari observasi, pencatan, dan analisis yang dilakukan secara obyektif dan sistematik, yang dimaksudkan untuk menemukan prinsip-prinsip umum dan teori-teori yang mengarah pada prediksi prilaku dan kejadian-kejadin dimasa yang akan datang.  Tujuan utamanya adalah memahami, memprediksi dan kalau memungkinkan mengendalikan. Sesuai dengan jenis metodologi yang digunakan, ada tiga paradigma yang diikuti dalam penelitian pendidikan.  Ketiga paradi ... penelitian pendidikan, termasuk penelitian dalam teknologi pendidikan lebih banyak bersifat kuantitatif.  Di samping itu penelitian pendidikan lebih bersifat pemecahan masalah daripada pengujian hipotesis. Penelitian pendidikan pada umumnya didasari observasi, pencatan, dan analisis yang dilakukan secara obyektif dan sistematik, yang dimaksudkan untuk menemukan prinsip-prinsip umum dan teori-teori yang mengarah pada prediksi prilaku dan kejadian-kejadin dimasa yang akan datang.  Tujuan utama ...
Penelitian dalam bidang pendidikan adalah upaya secara disiplin dalam mengajukan pertanyaan atau memecahkan masalah melalaui pengumpulan dan analisis data primer dengan maksud mendeskripsikan, menjelaskan, menggeneralisasikan dan membuat prediksi (Koetting, 1996, hlm.1137).  Seperti kita ketahui , penelitian pendidikan, termasuk penelitian dalam teknologi pendidikan lebih banyak bersifat kuantitatif.  Di samping itu penelitian pendidikan lebih bersifat pemecahan masalah daripada pengujian hipotesis. Penelitian pendidikan pada umumnya didasari observasi, pencatan, dan analisis yang dilakukan secara obyektif dan sistematik, yang dimaksudkan untuk menemukan prinsip-prinsip umum dan teori-teori yang mengarah pada prediksi prilaku dan kejadian-kejadin dimasa yang akan datang.  Tujuan utamanya adalah memahami, memprediksi dan kalau memungkinkan mengendalikan. Sesuai dengan jenis metodologi yang digunakan, ada tiga paradigma yang diikuti dalam penelitian pendidikan.  Ketiga paradigma tersebut adalah paradigma  positivistik, paradigma interpretif dan paradigma kritikal.  Ketiga paradigma ini memiliki perbedaan yang fundamental. Menurut Koetting  (1996), perbedaan tersebut bersifat filosofis yang berkaitan dengan masalah metafisika, dualisme antara subyek-obyek, generalisasi,  dan axiologi. Persoalan-persoalan  yang sering dipertanyakan adalah:  Apakah ada realitas obyektif yang berada di luar diri kita?  Apakah peneliti dapat mengamati sesuatu secara obyektif tanpa terpengaruh oleh bias yang ada pada dirinya sendiri?  Bisakah kita membuat kesimpulan  yang umum dari dari sekumpulan data khusus? Apakah kausalitas  dapat diterima secara nalar? Apakah ...
Read More

Penelitian Formatif

12 Jun 2011 - hipotesiskan untuk memperbaiki teori induknya. Penelitian formatif telah dipergunakan untuk memperbaiki sejumlah teori dan model desain pembelajaran, seperti:  teori elaborasi (English, 1992, Kim, 1994), teori untuk memfasilitasi pemahaman (Roma, 1990, Simmons, 1991), teori untuk melestarikan kesadaran akan persoalan etika (Clonts, 1993), teori untuk merancang pembelajaran untuk team (Amstrong,1993) dan teori untuk mendesain simulasi berbasis komputer (Shon, 1996).  Metodologi penelitian form ... penelitian formatif berkembang dari evaluasi formatif (Bloom, Hastings &Madaus, 1971).  Kalau dalam evaluasi formatif pertanyaan yang ingin dicari jawabannya adalah pertanyaan-pertanyaan seperti: “Apakah KTSP dilaksanakan di sekolah sebagai mana mestinya?”  “Aspek apa dalam kurikulum ini yang masih perlu diperbaiki?” dan “Bagaimana cara memperbaikinya?” maka dalam penelitian formatif pertanyaan utamanya adalah: “Metode-metode pembelajaran apa yang berjalan dengan baik di sekolah?” “Metode-m ...
Ide mengenai penelitian formatif berkembang dari evaluasi formatif (Bloom, Hastings &Madaus, 1971).  Kalau dalam evaluasi formatif pertanyaan yang ingin dicari jawabannya adalah pertanyaan-pertanyaan seperti: “Apakah KTSP dilaksanakan di sekolah sebagai mana mestinya?”  “Aspek apa dalam kurikulum ini yang masih perlu diperbaiki?” dan “Bagaimana cara memperbaikinya?” maka dalam penelitian formatif pertanyaan utamanya adalah: “Metode-metode pembelajaran apa yang berjalan dengan baik di sekolah?” “Metode-metode apa yang tidak berjalan dengan baik?” dan “Perbaikan-perbaikan apa yang perlu dilakukan dalam teori pembelajarannya?” Logika yang melandasi penelitian formatif dikemukakan oleh Reigeluth (dalam Reigeluth & Frick, 1999).  Bilamana seseorang menciptakan penerapan suatu teori atau model pembelajaran secara cermat dan teliti, maka kelemahan yang ditemukan dalam penerapan teori tersebut  mungkin juga mencerminkan kelemahan dari teori pembelajaran yang menjadi sumbernya.  Begitu juga setiap perbaikan yang dilakukan terhadap penerapan suatu teori pembelajaran juga mencerminkan cara memperbaiki teori pembelajaran yang menjadi sumbernya. Dalam metodologi penelitian formatif, suatu contoh (instance) penerapan  suatu teori diciptakan atau diidentifikasikan.  Rancangan contoh tersebut harus semirip/sedekat mungkin dengan pedoman (guidelines) teori tersebut. Penerapan contoh tersebut kemudian dinilai secara formatif dengan menggunakan teknik uji-coba perorangan, kelompok kecil dan lapangan seperti disarankan oleh Dick dan Carry (1990).  Datanya kemudian dianalisis untuk mencari cara untuk memperbaiki pengajaran tersebut.  Generalisasi dihipotesiskan ...
Read More

Pengaruh Televisi terhadap Perkembangan Anak

11 Aug 2011 - penelitian menyebutkan bahwa tingkat pornografi pada film kartun anak-anak itu cukup tinggi, dan diantara film-film kartun anak di Asia, film kartun produksi Jepang menempati posisi paling tinggi dalam penayangan unsur pornografi. Sebagai contoh, Film Seri Crayon Sinchan yang sekarang begitu di gemari di Indonesia, ternyata di Jepang sendiri film tersebut tidak diperuntukkan untuk konsumsi anak-anak melainkan untuk konsumsi orang dewasa yang ingin kembali ke masa kanak-kanak. Akibatnya saat ini ... kenakalan Sinchan dengan segala kekurang ajarannya. Atau menirukan tindakan Superman ketika menumpas kejahatan dengan memukuli anak lain yang dianggapnya sebagai musuh. Dan ini menjadi langkah pembenar setiap anak-anak berbuat sesuatu, yang bisa jadi melanggar norma umum yang ada di tengah masyarakat kita. Langkah Antisipasi Bagaimanapun juga kehadiran televisi merupakan sebuah kebutuhan, tidak sekadar sebagai sarana untuk memudahkan kita mengakses setiap informasi tapi juga berperan seba ...
Dengan segala potensi yang dimilikinya itu, televisi telah mendatangkan banyak perdebatan yang tidak kunjung berakhir. Bagi orang dewasa, mungkin apa yang ditampilkan oleh televisi itu bukanlah sebuah masalah besar, sebab mereka sudah mampu memilih, memilah dan memahami apa yang ditayangkan di layar televisi. Namun bagaimana dengan anak-anak? Dengan segala kepolosan yang dimilikinya, belum tentu mereka mampu menginterpretasikan apa yang mereka saksikan di layar televisi dengan tepat dan benar. Padahal Keith W. Mielke sebagaimana dikutip oleh Arini Hidayati dalam bukunya berjudul ‘Televisi dan Perkembangan Sosial Anak’ mengatakan bahwa: “Masalah paling mendasar bukanlah jumlah jam yang dilewatkan si anak untuk menonton televisi, melainkan program-program yang ia tonton dan bagaimana para orang tua serta guru memanfaatkan program-program ini untuk sedapat mungkin membantu kegiatan belajar mereka.”(1998:74). Dari kutipan tersebut diatas jelas bahwa yang harus diwaspadai oleh para guru dan orang tua adalah acara apa yang ditonton anak di televisi itu dan bukannya berapa lama anak menonton televisi. Padahal kecenderungan yang ada justru sebaliknya. Orang tua jarang benar-benar memperhatikan apa yang ditonton anak-anaknya dan lebih sering melarang anak-anak agar jangan menonton televisi terlalu lama karena bisa mengganggu jam belajar mereka. Disamping itu, apakah pernah pula terbersit dalam benak orang tua untuk ikut menonton tayangan-tayangan televisi ...
Read More


Download as : MsWord 2003 | PDF
1



Checkpagerank.net