RSS

Post Tagged Contoh Kasus Teori Perbedaan Individu

Perkembangan Kognitif Anak Masa Sekolah Menengah

16 Jul 2011 - teori perkembangan kognitif Piaget, remaja mengalami tahap transisi dari penggunaan operasi kongkrit ke penerapan operasi for­mal dalam bernalar. Remaja mulai menyadari keterbatasan-keterbatasan pemikiran mereka. Mereka bergelut dengan konsep yang berada di luar pengalaman mereka sendiri.  Selanjutnya Ia mengemukakan bahwa perubahan otak pada pubertas kemungkinan diperlukan untuk ­kemajuan kognitif remaja. Bagaimanapun juga, mereka menegaskan bahwa pengalaman dengan masalah yang kompleks, tuntu ... Perbedaan antara dua tahap berfikir ini ditunjukkan pada Tabel di bawah. Piaget menemukan bahwa penggunaan operasi-operasi formal bergantung kepada keakraban dengan daerah subyek tertentu. Apabila anak akrab atau biasa dengan suatu subyek tertentu, mereka lebih besar kemungkinannya menggunakan operasi formal. Apabila mereka tidak biasa dengan suatu subyek, anak lebih lambat menghadapinya, cenderung menggunakan pola penalaran kongkrit, dan jarang menggunakan pengaturan-diri. Tabel Perbandingan ... individu, demikian juga jatuh-tempo perubahan-perubahan intelektual. Satu indikasi dari kesamaan ini adalah bahwa skor test inteligensi yang diperoleh selama beberapa tahun dari individu yang sama paling berfluktuasi selama periode dari usia 12 sampai 15 tahun. Dalam teori perkembangan kognitif Piaget, remaja mengalami tahap transisi dari penggunaan operasi kongkrit ke penerapan operasi for­mal dalam bernalar. Remaja mulai menyadari keterbatasan-keterbatasan pemikiran mereka. Mereka bergelut de ...
Pada saat seluruh tubuh berubah saat pubertas, otak dan fungsi-fungsinya juga berubah. Seperti halnya jatuh-tempo perubahan-perubahan pubertas bervariasi lebar antar individu, demikian juga jatuh-tempo perubahan-perubahan intelektual. Satu indikasi dari kesamaan ini adalah bahwa skor test inteligensi yang diperoleh selama beberapa tahun dari individu yang sama paling berfluktuasi selama periode dari usia 12 sampai 15 tahun. Dalam teori perkembangan kognitif Piaget, remaja mengalami tahap transisi dari penggunaan operasi kongkrit ke penerapan operasi for­mal dalam bernalar. Remaja mulai menyadari keterbatasan-keterbatasan pemikiran mereka. Mereka bergelut dengan konsep yang berada di luar pengalaman mereka sendiri.  Selanjutnya Ia mengemukakan bahwa perubahan otak pada pubertas kemungkinan diperlukan untuk ­kemajuan kognitif remaja. Bagaimanapun juga, mereka menegaskan bahwa pengalaman dengan masalah yang kompleks, tuntutan pembelajaran for­mal, dan tukar-menukar serta mengalami kontradiksi ide-ide dengan teman sebaya juga perlu untuk pengembangan penalaran operasi formal. Para remaja yang sampai tahap ini (tidak semua dapat mencapai) telah mencapai tahap penalaran dewasa. PenaIaran hipotetis-deduktif merupakan salah satu karakteristik yang menandai perkembangan berfikir operasi formal, yang muncul menjelang sekitar usia 12 tahun. Sebelum operasi formal, berfikir hakikatnya adalah operasi kongkrit. Perbedaan antara dua tahap berfikir ini ditunjukkan pada Tabel di bawah. Piaget menemukan bahwa penggunaan operasi-operasi formal bergantung kepada keakraban dengan daerah subyek tertentu. ...
Read More


Download as : MsWord 2003 | PDF
1



Checkpagerank.net