RSS

Post Tagged Contoh Lembar Observasi Wawancara

Pengolahan Dan Penafsiran Hasil Asesmen

26 Jun 2011 - lembar/alat observasi, wawancara, dan angket yang digunakan. Sebagai contoh, observasi terstruktur (Tabel 3.1) menghasilkan data numerik, sedangkan wawancara tak terstruktur (Tabel 3.2) menghasilkan data non-numerik (kata, frasa, kalimat). Tabel 3.1: Contoh lembar observasi terstruktur íKetrampilan mengajarí Petunjuk: Berikan penilaian terhadap ketrampilan mengajar guru yang Anda amati sesuai butir-butir berikut. Berikan nilai 2 apabila Anda ísetujuí dan nilai 1 apabila Anda ít ... observasi, wawancara, dan/atau angket. Data yang diperoleh melaui tes adalah data yang berupa angka atau data numerik (numeric), namun data yang diperoleh melalui obervasi, wawancara, dan angket tergantung bentuk lembar/alat observasi, wawancara, dan angket yang digunakan. Sebagai contoh, observasi terstruktur (Tabel 3.1) menghasilkan data numerik, sedangkan wawancara tak terstruktur (Tabel 3.2) menghasilkan data non-numerik (kata, frasa, kalimat). Tabel 3.1: Contoh lembar observasi t ... wawancara, dan/atau angket. Data yang diperoleh melaui tes adalah data yang berupa angka atau data numerik (numeric), namun data yang diperoleh melalui obervasi, wawancara, dan angket tergantung bentuk lembar/alat observasi, wawancara, dan angket yang digunakan. Sebagai contoh, observasi terstruktur (Tabel 3.1) menghasilkan data numerik, sedangkan wawancara tak terstruktur (Tabel 3.2) menghasilkan data non-numerik (kata, frasa, kalimat). Tabel 3.1: Contoh lembar observasi terstruktur ...
Asesmen, seperti yang disinggung di modul sebelumnya, dibedakan menjadi asesmen hasil dan asesmen proses. Alat ukur yang digunakan dalam asesmen hasil umumnya adalah tes, sedangkan alat ukur untuk asesmen proses adalah observasi, wawancara, dan/atau angket. Data yang diperoleh melaui tes adalah data yang berupa angka atau data numerik (numeric), namun data yang diperoleh melalui obervasi, wawancara, dan angket tergantung bentuk lembar/alat observasi, wawancara, dan angket yang digunakan. Sebagai contoh, observasi terstruktur (Tabel 3.1) menghasilkan data numerik, sedangkan wawancara tak terstruktur (Tabel 3.2) menghasilkan data non-numerik (kata, frasa, kalimat). Tabel 3.1: Contoh lembar observasi terstruktur íKetrampilan mengajarí Petunjuk: Berikan penilaian terhadap ketrampilan mengajar guru yang Anda amati sesuai butir-butir berikut. Berikan nilai 2 apabila Anda ísetujuí dan nilai 1 apabila Anda ítidak setujuí. Butir Pengamatan Ya Tidak 1. Pembukaan pelajaran menarik. 2. Penjelasan tujuan pembelajaran singkat dan jelas. 3. Penjelasan isi pelajaran runtut. 4. Pemberian contoh sesuai isi pelajaran. 6. Penggunaan media sesuai kebutuhan. 7. Pertanyaan kepada siswa bervariasi. 8. Pemberian jawaban pertanyaan siswa memuaskan. Catatan: Lembar observasi di atas dinamakan ískala dua-butirí (two-point scales). Selain itu, masih ada yang menggunakan lima skala atau yang biasa disebut skala Likert (Likert Scales), adjective scales, dan bipolar adjective scales atau semanticdifferential. Tabel 3.2: ...
Read More

Penilaian Data Non-numerik: Hasil Observasi/Wawancara/Angket

26 Jun 2011 - lembar perekam data. Jawaban dari wawancara diperoleh melalui pengajuan sejumlah pertanyaan oleh peneliti dan dituliskan oleh peneliti di dalam lembar perekam. Bila diperlukan, alat perekam suara dapat digunakan sebagai alat tambahan. Sedangkan dalam angket, sejumlah pertanyaan diberikan atau dikirimkan kepada responden untuk diisi dengan jawaban-jawaban yang sesuai dengan pertanyaan yang ada. Meskipun berbeda dalam hal-hal seperti yang diuraikan di atas, observasi, wawancara, dan angket dapat ... observasi diperoleh melalui pengamatan dan dituliskan oleh pengamat atau peneliti di dalam lembar perekam data. Jawaban dari wawancara diperoleh melalui pengajuan sejumlah pertanyaan oleh peneliti dan dituliskan oleh peneliti di dalam lembar perekam. Bila diperlukan, alat perekam suara dapat digunakan sebagai alat tambahan. Sedangkan dalam angket, sejumlah pertanyaan diberikan atau dikirimkan kepada responden untuk diisi dengan jawaban-jawaban yang sesuai dengan pertanyaan yang ada. Meskipun b ... wawancara, dan angket adalah tiga kegiatan pengumpulan data yang berbeda dalam hal bagaimana data diperoleh dan oleh siapa data ditulis. Data atau jawaban dalam observasi diperoleh melalui pengamatan dan dituliskan oleh pengamat atau peneliti di dalam lembar perekam data. Jawaban dari wawancara diperoleh melalui pengajuan sejumlah pertanyaan oleh peneliti dan dituliskan oleh peneliti di dalam lembar perekam. Bila diperlukan, alat perekam suara dapat digunakan sebagai alat tambahan. Sedangkan da ...
Observasi, wawancara, dan angket adalah tiga kegiatan pengumpulan data yang berbeda dalam hal bagaimana data diperoleh dan oleh siapa data ditulis. Data atau jawaban dalam observasi diperoleh melalui pengamatan dan dituliskan oleh pengamat atau peneliti di dalam lembar perekam data. Jawaban dari wawancara diperoleh melalui pengajuan sejumlah pertanyaan oleh peneliti dan dituliskan oleh peneliti di dalam lembar perekam. Bila diperlukan, alat perekam suara dapat digunakan sebagai alat tambahan. Sedangkan dalam angket, sejumlah pertanyaan diberikan atau dikirimkan kepada responden untuk diisi dengan jawaban-jawaban yang sesuai dengan pertanyaan yang ada. Meskipun berbeda dalam hal-hal seperti yang diuraikan di atas, observasi, wawancara, dan angket dapat dilakukan dengan lembar perekam data yang sama dan yang memuat pertanyaan-pertanyaan yang juga sama. Sebagai contoh, lembar pengamatan tak-terstruktur íKegiatan belajar dan mengajarí yang disajikan di awal modul ini (Tabel 3.2) dapat digunakan untuk kepentingan wawancara atau angket dengan memodifikasi petunjuk dan rumusan pertanyaannya. Data yang diperoleh dengan lembar pengamatan/perekam data tak-terstruktur berupa esai yang sangat panjang (non-numerik). Meskipun masing-masing butir pertanyaan telah dibatasi, uraian jawaban (Desktipsi Kejadian dan Penilaian/Komentar) yang diberikan sering kali meluas dan memuat hal-hal yang tidak relevan. Untuk mengolah data non-numerik seperti ini, tahapan-tahapan yang harus dilakukan adalah pengklasifikasian data, pengurangan/pembuangan data, dan penganalisisan ...
Read More


Download as : MsWord 2003 | PDF
1



Checkpagerank.net