RSS

Post Tagged Contoh Makalah Perkembangan Motorik Untuk Anak Didik

Aspek Perkembangan Motorik pada Anak

19 Sep 2011 - perkembangan pengendalian gerakan tubuh melalui kegiatan yang terkoordinir antara susunan saraf, otot, otak, dan spinal cord. Jadi, perkembangan motorik merupakan perkembangan kemampuan melakukan/merespon suatu hal, jadi bertambahnya usia bertambah pula kemampuan motoriknya.Untuk mengembangkan kemampuan motoriknya, anak melakukan berbagai aktivitas. Aktivitas tersebut dapat dilakukan secara formal maupun informal, contoh dari aktivitas formal misalnya kegiatan senam di sekolah, dan contoh kegia ... motorik merupakan perkembangan kemampuan melakukan/merespon suatu hal, jadi bertambahnya usia bertambah pula kemampuan motoriknya.Untuk mengembangkan kemampuan motoriknya, anak melakukan berbagai aktivitas. Aktivitas tersebut dapat dilakukan secara formal maupun informal, contoh dari aktivitas formal misalnya kegiatan senam di sekolah, dan contoh kegiatan informalnya yaitu berbagai permainan yang dilakukan anak. Menurut pendapat beberapa ahli mengenai perkembangan motorik antara lain, menuru ... anak melakukan berbagai aktivitas. Aktivitas tersebut dapat dilakukan secara formal maupun informal, contoh dari aktivitas formal misalnya kegiatan senam di sekolah, dan contoh kegiatan informalnya yaitu berbagai permainan yang dilakukan anak. Menurut pendapat beberapa ahli mengenai perkembangan motorik antara lain, menurut Zeller dan Hetser (dalam Haditono, 1991) terlihat bahwa anak sekolah menunjukan cirri badan atas lebih lamban berkembangnya daripada bagian bawah, anggota-anggota badan m ...
Motorik merupakan perkembangan pengendalian gerakan tubuh melalui kegiatan yang terkoordinir antara susunan saraf, otot, otak, dan spinal cord. Jadi, perkembangan motorik merupakan perkembangan kemampuan melakukan/merespon suatu hal, jadi bertambahnya usia bertambah pula kemampuan motoriknya.Untuk mengembangkan kemampuan motoriknya, anak melakukan berbagai aktivitas. Aktivitas tersebut dapat dilakukan secara formal maupun informal, contoh dari aktivitas formal misalnya kegiatan senam di sekolah, dan contoh kegiatan informalnya yaitu berbagai permainan yang dilakukan anak. Menurut pendapat beberapa ahli mengenai perkembangan motorik antara lain, menurut Zeller dan Hetser (dalam Haditono, 1991) terlihat bahwa anak sekolah menunjukan cirri badan atas lebih lamban berkembangnya daripada bagian bawah, anggota-anggota badan masih relative pendek, kepala relative besar, perutnya besar dan ada gigi susu. Pada masa ini, keseimbangan badan anak sudah baik, anak sudah andai berjalan, dapat naik tangga, meloncat dari tanah dengan kedua kakinya bersama-sama berkembang koordinasi antara mata dan tangan (Visio-Motorik) yang dibutuhkan untuk membidik, menyepak, melempar dan menangkap dan sering juga sudah dapat bersepeda. Menurut Hurlock (1995), pada waktu anak berumur 6 tahun atau terkadang sebelum umur 6 tahun, mereka sudah bisa mngandarai sepeda, mengendarai sepeda adalah keterampilan motorik yang paling sulit. Menurut Hurlock (dalam Yusuf, 2001), ketika seorang anak memasuki usia sekolah dasar, makin matang pula perkembangan system ...
Read More


Download as : MsWord 2003 | PDF
1



Checkpagerank.net