RSS

Post Tagged Contoh Pembelajaran Behaviorisme

Domain Penilaian dalam Penelitian Teknologi Pendidikan

17 Jul 2011 - pembelajaran dan teknologi pembelajaran itu sendiri. Konsep penilaian dalam konteks ini diartikan sebagai suatu bentuk penelitian untuk memperoleh cara yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh para teknolog pembelajaran dalam membuat keputusan yang komprehensif. Oleh karena itu penilaian pembelajaran diartikan sebagai suatu bentuk disiplin pengkajian dengan orientasi sistematik, beracu pada patokan, dan cenderung positivistik. Penilaian sering dihubungkan dengan orientasi keperilakuan (aliran be ... behaviorisme) dalam desain pembelajaran yang diturunkan dari teori sistem. Teori sistem yang umumnya memberikan rambu-rambu proses desain secara keseluruhan memuat pertimbangan logis. Analisis kebutuhan, evaluasi for­matif dan sumatif serta pengujian yang mengacu kriteria--semuanva dipengaruhi oleh pendekatan sistem. Tumbuhnya desain pembelajaran sebagai suatu proses keperi­lakuan (behaviorist process) mengakibatkan digunakannya tujuan dalam bentuk perilaku. Sebagai kelanjutan logis dari pem ...
Analisis, asesmen, dan penilaian memainkan peranan penting dalam proses desain pembelajaran dan teknologi pembelajaran itu sendiri. Konsep penilaian dalam konteks ini diartikan sebagai suatu bentuk penelitian untuk memperoleh cara yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh para teknolog pembelajaran dalam membuat keputusan yang komprehensif. Oleh karena itu penilaian pembelajaran diartikan sebagai suatu bentuk disiplin pengkajian dengan orientasi sistematik, beracu pada patokan, dan cenderung positivistik. Penilaian sering dihubungkan dengan orientasi keperilakuan (aliran behaviorisme) dalam desain pembelajaran yang diturunkan dari teori sistem. Teori sistem yang umumnya memberikan rambu-rambu proses desain secara keseluruhan memuat pertimbangan logis. Analisis kebutuhan, evaluasi for­matif dan sumatif serta pengujian yang mengacu kriteria--semuanva dipengaruhi oleh pendekatan sistem. Tumbuhnya desain pembelajaran sebagai suatu proses keperi­lakuan (behaviorist process) mengakibatkan digunakannya tujuan dalam bentuk perilaku. Sebagai kelanjutan logis dari pembelajaran yang berorientasikan tujuan, muncullah pengujian vang mengacu kriteria. Kelemahan maupun keunggulan pembelajaran yang berorientasikan tujuan pada umumnnya akan berlanjut dengan digunakannya pengujian beracukan kriteria. Pada dasarnya hampir semua prosedur desain pembelajaran mendorong digunakannya tes beracukan patokan dan bukannya tes yang beracukan norma. Hal yang sama juga terjadi pada analisis kebutuhan dan berbagai bentuk analisa tahap awal lain  yang lazimnya menggunakan pendekatan behavioristik. Desain pembelajaran yang menggunakan hirarki belajar dan analisis tugas, jelas berorientasi pada ...
Read More


Download as : MsWord 2003 | PDF
1



Checkpagerank.net