RSS

Post Tagged Esai Tentang Perkembangan Bahasa Indonesia Di Masa Depan

Pemilihan Cerpen Dalam Surat Kabar Sebagai Bahan Ajar Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia Di Sekolah Menengah Atas

06 Aug 2011 - perkembangan yang sangat pesat ketika masa penjajahan Jepang. Pada masa itu, segala sesuatu dituntut serba singkat dan cepat. Karena pengaruh suasana, maka dalam mengutarakan perasaannya pengarang juga mengikuti keadaan. Pengarang mengutarakan segala sesuatu secara singkat dan memilih medianya yaitu bentuk cerpen. Sampai 1990-an (bahkan hingga memasuki abad ke-21) jumlah surat kabar dan majalah yang menyediakan rubriknya untuk cerpen semakin bertambah. Jumlah cerpen yang dipublikasikan para pen ... Bahasa dan Sastra Indonesia di SMA. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analitik. Data dalam penelitian ini adalah cerpen dalam surat kabar, guru, dan siswa. Teknik analisis meliputi proses pengorganisasian dan pengurutan data tentang bahan ajar ke dalam pola kategori dan satuan uraian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian responden pada aspek kesesuaian isi cerpen dengan bahan ajar adalah baik sesuai dengan bahan ajar, aspek pemilihan cerpen sebagai bahan ajar adalah ... Indonesia di SMA. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analitik. Data dalam penelitian ini adalah cerpen dalam surat kabar, guru, dan siswa. Teknik analisis meliputi proses pengorganisasian dan pengurutan data tentang bahan ajar ke dalam pola kategori dan satuan uraian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian responden pada aspek kesesuaian isi cerpen dengan bahan ajar adalah baik sesuai dengan bahan ajar, aspek pemilihan cerpen sebagai bahan ajar adalah layak dijadikan ba ... masa penjajahan Jepang. Pada masa itu, segala sesuatu dituntut serba singkat dan cepat. Karena pengaruh suasana, maka dalam mengutarakan perasaannya pengarang juga mengikuti keadaan. Pengarang mengutarakan segala sesuatu secara singkat dan memilih medianya yaitu bentuk cerpen. Sampai 1990-an (bahkan hingga memasuki abad ke-21) jumlah surat kabar dan majalah yang menyediakan rubriknya untuk cerpen semakin bertambah. Jumlah cerpen yang dipublikasikan para pengarang cerpen lewat dua media ini, ten ...
Read More

Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Guru : Kepribadian dan dedikasi

07 Aug 2011 - masalah abstrak, yang hanya dapat dilihat dari penampilan, tindakan, ucapan, cara berpakaian dan dalam menghadapi setiap persoalan. Hal tersebut sesuai dengan pendapat Zakiah Darajat (dalam Djamarah SB, 1994) bahwa kepribadian yang sesungguhnya adalah abstrak, sukar dilihat atau diketahui secara nyata, yang dapat diketahui adalah penampilan atau bekasnya dalam segala segi dan aspek kehidupan misalnya dalam tindakannya, ucapan, caranya bergaul, berpakaian dan dalam menghadapi setiap persoalan at ... depan anak didik, terutama bagi anak didik yang masih kecil dan mereka yang sedang mengalami kegoncangan jiwa. Kepribadian adalah suatu cerminan dari citra seorang guru dan akan mempengaruhi interaksi antara guru dan anak didik. Oleh karena itu kepribadian merupakan faktor yang menentukan tinggi rendahnya martabat guru. Kepribadian guru akan tercermin dalam sikap dan perbuatannya dalam membina dan membimbing anak didik. Semakin baik kepribadian guru, semakin baik dedikasinya dalam menjalanka ...
Guru merupakan ujung tombak keberhasilan pendidikan dan dianggap sebagai orang yang berperanan penting dalam pencapaian tujuan pendidikan yang merupakan percerminan mutu pendidikan. Keberadaan guru dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya tidak lepas dari pengaruh faktor internal maupun faktor eksternal yang membawa dampak pada perubahan kinerja guru. Beberapa faktor yang mempengaruhi kinerja guru yang dapat diungkap tersebut antara lain : Kepribadian dan dedikasi Setiap guru memiliki pribadi masing-masing sesuai ciri-ciri pribadi yang mereka miliki. Ciri-ciri inilah yang membedakan seorang guru dari guru lainnya. Kepribadian sebenarnya adalah suatu masalah abstrak, yang hanya dapat dilihat dari penampilan, tindakan, ucapan, cara berpakaian dan dalam menghadapi setiap persoalan. Hal tersebut sesuai dengan pendapat Zakiah Darajat (dalam Djamarah SB, 1994) bahwa kepribadian yang sesungguhnya adalah abstrak, sukar dilihat atau diketahui secara nyata, yang dapat diketahui adalah penampilan atau bekasnya dalam segala segi dan aspek kehidupan misalnya dalam tindakannya, ucapan, caranya bergaul, berpakaian dan dalam menghadapi setiap persoalan atau masalah, baik yang ringan maupun yang berat. Kepribadian adalah keseluruhan dari individu yang terdiri dari unsur psikis dan fisik, artinya seluruh sikap dan perbuatan seseorang merupakan suatu gambaran dari kepribadian orang itu, dengan kata lain baik tidaknya citra seseorang ditentukan oleh kepribadiannya. Lebih lanjut Zakiah Darajat (dalam Djamarah SB, 1994) mengemukakan bahwa faktor terpenting bagi seorang ...
Read More


Download as : MsWord 2003 | PDF
1



Checkpagerank.net