RSS

Post Tagged Evaluasi Pembelajaran Moral

Konsep Penilaian

28 May 2011 - pembelajaran dapat dilanjutkan. Pada saat pembelajaran berakhir maka dilakukan tes sumatif. Kedua penilaian ini penting karena keputusan diperlukan selama proses, tingkat perkembangan kegiatan, untuk memperbaiki dan memperkuat setelah stabil, untuk menilai manfaat, dan menentukan masa depan kegiatan. Proses perkembangan tanpa penilaian formatif tidak akan lengkap dan tidak efektif. Namun ada dua faktor yang mempengaruhi kegunaan penilaian formatif, yaitu kontrol dan waktu. Bila saran dan perbai ...
Secara umum dikenal konsep penilaian formatif dan sumatif serta penilaian internal dan penilaian eksternal. Penilaian Formatif dan Sumatif Penilaian formatif dilaksanakan selama program berlangsung untuk memberikan informasi berguna kepada pimpinan program untuk perbaikan. Sedangkan penilaian sumatif berlangsung pada akhir program untuk memberikan informasi yang potensial tentang manfaat program. Berdasarkan hasil tes formatif maka perbaikan dilakukan sebelum pembelajaran dapat dilanjutkan. Pada saat pembelajaran berakhir maka dilakukan tes sumatif. Kedua penilaian ini penting karena keputusan diperlukan selama proses, tingkat perkembangan kegiatan, untuk memperbaiki dan memperkuat setelah stabil, untuk menilai manfaat, dan menentukan masa depan kegiatan. Proses perkembangan tanpa penilaian formatif tidak akan lengkap dan tidak efektif. Namun ada dua faktor yang mempengaruhi kegunaan penilaian formatif, yaitu kontrol dan waktu. Bila saran dan perbaikan akan dijalankan supaya dapat berguna, maka penilaian formatif diperlukan sebagai kontrol. Informasi yang diberikan kepada administrator terlambat akan sia-sia. Jadi informasi harus diberikan tepat pada waktunya. Penilaian Internal dan Eksternal Sesuai dengan namanya maka penilaian internal dilakukan oleh penilai dari dalam dan penialain eksternal dilakukan oleh penilai dari luar program. Penilai internal tentu lebih banyak mengetahui tentang programnya daripada penilai eksternal, tetapi sulit untuk dapat objektif 100%. Penilai internal mungkin lebih mengetahui hal-hal secara rinci, namun kurang mengetahui hal-hal ...
Read More

Strategi Dan Contoh Penyusunan Perencanaan Penanaman Serta Pengembangan Moral Anak Taman Kanak-Kanak

21 Sep 2011 - pembelajaran anak usia dini memiliki substansi ruang lingkup kajian sebagai berikut. latihan hidup tertib dan teratur; aturan dalam melatih sosialisasi; menanamkan sikap tenggang rasa dan toleransi; merangsang sikap berani, bangga dan bersyukur, bertanggung jawab; latihan pengendalian emosi, dan melatih anak untuk dapat menjaga diri sendiri. ... Moral Anak Taman Kanak-kanak Program pembentukan perilaku merupakan kegiatan yang dilakukan secara terus menerus dan ada dalam kehidupan sehari-hari anak di Taman Kanak-kanak. Melalui program ini diharapkan anak dapat melakukan kebiasaan-kebiasaan yang baik. Pembentukan perilaku melalui pembiasaan yang dimaksud meliputi pembentukan moral Agama, Pancasila, perasaan/emosi, kemampuan bermasyarakat dan disiplin. Tujuan dari program pembentukan perilaku adalah untuk mempersiapkan anak sedini mungki ...
Materi Inti dan Contoh Penyusunan Perencanaan Penanaman dan Pengembangan Moral Anak Taman Kanak-kanak Program pembentukan perilaku merupakan kegiatan yang dilakukan secara terus menerus dan ada dalam kehidupan sehari-hari anak di Taman Kanak-kanak. Melalui program ini diharapkan anak dapat melakukan kebiasaan-kebiasaan yang baik. Pembentukan perilaku melalui pembiasaan yang dimaksud meliputi pembentukan moral Agama, Pancasila, perasaan/emosi, kemampuan bermasyarakat dan disiplin. Tujuan dari program pembentukan perilaku adalah untuk mempersiapkan anak sedini mungkin dalam mengembangkan sikap dan perilaku yang didasari oleh nilai-nilai moral agama dan Pancasila. Kompetensi dan hasil belajar yang ingin dicapai pada aspek pengembangan moral dan nilai-nilai agama adalah kemampuan melakukan ibadah, mengenal dan percaya akan ciptaan Tuhan dan mencintai sesama. Penyusunan Strategi dalam Pengembangan Moral Anak Taman Kanak-kanak Pengembangan dan pendidikan moral bagi anak Taman Kanak-kanak berdasarkan GBPKB TK, kurikulum berbasis komptensi, dan menu pembelajaran anak usia dini memiliki substansi ruang lingkup kajian sebagai berikut. latihan hidup tertib dan teratur; aturan dalam melatih sosialisasi; menanamkan sikap tenggang rasa dan toleransi; merangsang sikap berani, bangga dan bersyukur, bertanggung jawab; latihan pengendalian emosi, dan melatih anak untuk dapat menjaga diri sendiri. ...
Read More


Download as : MsWord 2003 | PDF
1



Checkpagerank.net