RSS

Post Tagged Format Penilaian Diri

Teknik Asesmen- Penilaian Diri (self assessment)

25 Jun 2011 - format penilaian, dapat berupa pedoman penskoran, daftar tanda cek, atau skala penilaian. Meminta peserta didik untuk melakukan penilaian diri. Guru mengkaji sampel hasil penilaian secara acak, untuk mendorong peserta didik supaya senantiasa melakukan penilaian diri secara cermat dan objektif. Menyampaikan umpan balik kepada peserta didik berdasarkan hasil kajian terhadap sampel hasil penilaian yang diambil secara acak. ... penilaian di mana peserta didik diminta untuk menilai dirinya sendiri berkaitan dengan status, proses dan tingkat pencapaian kompetensi yang dipelajarinya. Teknik penilaian diri dapat digunakan untuk mengukur kompetensi kognitif, afektif dan psikomotor. Penilaian konpetensi kognitif di kelas,† misalnya: peserta didik diminta untuk menilai penguasaan pengetahuan dan keterampilan berpikirnya sebagai hasil belajar dari suatu mata pelajaran tertentu. Penilaian dirinya didasarkan atas kriteria atau ... diri adalah suatu teknik penilaian di mana peserta didik diminta untuk menilai dirinya sendiri berkaitan dengan status, proses dan tingkat pencapaian kompetensi yang dipelajarinya. Teknik penilaian diri dapat digunakan untuk mengukur kompetensi kognitif, afektif dan psikomotor. Penilaian konpetensi kognitif di kelas,† misalnya: peserta didik diminta untuk menilai penguasaan pengetahuan dan keterampilan berpikirnya sebagai hasil belajar dari suatu mata pelajaran tertentu. Penilaian dirinya didas ...
Pengertian Penilaian diri adalah suatu teknik penilaian di mana peserta didik diminta untuk menilai dirinya sendiri berkaitan dengan status, proses dan tingkat pencapaian kompetensi yang dipelajarinya. Teknik penilaian diri dapat digunakan untuk mengukur kompetensi kognitif, afektif dan psikomotor. Penilaian konpetensi kognitif di kelas,† misalnya: peserta didik diminta untuk menilai penguasaan pengetahuan dan keterampilan berpikirnya sebagai hasil belajar dari suatu mata pelajaran tertentu. Penilaian dirinya didasarkan atas kriteria atau acuan yang telah disiapkan. Penilaian kompetensi afektif, misalnya, peserta didik dapat diminta untuk membuat tulisan yang memuat curahan perasaannya terhadap suatu objek tertentu. Selanjutnya, peserta didik diminta untuk melakukan penilaian berdasarkan kriteria atau acuan yang telah disiapkan. Berkaitan dengan penilaian kompetensi psikomotorik,† peserta didik dapat diminta untuk menilai kecakapan atau keterampilan yang telah dikuasainya berdasarkan kriteria atau acuan yang telah disiapkan. Penggunaan teknik ini dapat memberi dampak positif terhadap perkembangan kepribadian seseorang. Keuntungan penggunaan penilaian diri di kelas antara lain: dapat menumbuhkan rasa percaya diri peserta didik, karena mereka diberi kepercayaan untuk menilai dirinya sendiri; peserta didik menyadari kekuatan dan kelemahan dirinya, karena ketika mereka melakukan penilaian, harus melakukan introspeksi terhadap kekuatan dan kelemahan yang dimilikinya; dapat mendorong, membiasakan, dan melatih peserta didik untuk berbuat jujur, karena mereka dituntut untuk jujur ...
Read More

Prinsip-Prinsip Desain Pesan

25 Jun 2011 - format yang dapat disimpan dalam ingatan jangka panjang. Bimbingan belajar yang dimaksudkan adalah menyajikan data encoding yang nyata bagi siswa. Bimbingan belajar mempunyai dua fungsi : Berfungsi memberikan stimulasi kepada peringatan kembali prasyarat dan bahan-bahan penunjang lainnya yang diperlukan dari ingatan murid. Dengan istilah yang mudah, keterampilan atau pengetahuan yang sudah dimilikiki harus dapat disajikan kembali dan menjadi bagian dari informasi yang akan dipelajari. Fung ... diri siswa. Feedback untuk siswa berhubungan erat dengan usaha menciptakan hasil belajar baru. Biasanya berlaku keadaan mula-mula siswa menunjukkan pengerjaan yang merefleksikan kemampuan baru yang dipelajari dan kemudian diberieritahu apakah pengerjaan yang dilakukan itu benar atau salah (teori behavioristik). Memilih media pembelajaran Salah satu dari keputusan praktis yang paling penting dalam mendesain pesan pembelajaran adalah pemilihan media. Bentuk pokok pengajaran yang dapat diandalk ...
Untuk dapat menyediakan kondisi kondisi belajar yang mendukung tercapainya tujuan pegajaran yang dihubungkan dengan aspek atau jenis belajar tertentu seperti lima macam jenis belajar yang disebutkan Gagne, maka bahan pengajaran yang berupa pesan-pesan pembelajaran harus diracang dengan sebaik baiknya dengan memperhatikan dan menerapkan prinsip prinsip tertentu yang terdapat dalam pengetahuan tentang pross belajar. Prinsip prinsip proses belajar yang dapat diterapkan dalam mendesain pesan sehingga dapat menyediakan kondisi-kondidi belajar yang diperlukan untuk mencapai tujuan pengajaran yang diinginkan adalah motivasi mengarahkan perhatian, bimbingan untuk menerima dan menyampaikan pesan, mengembangkan retensi dan pemindahan belajar, pengerjaan dan feedback, pemilihan media pembelajaran. Dengan menerangkan prinsip prinsip proses belajar dalam mendesain pesan, akan dapat dijawab dua pertanyaan pokok dalam merancang pesan pembelajaran yaitu : Kemampuan mana yang harus dipelajari oleh siswa. Stimulus eksternal mana yang bagi siswa akan dapat mendukung sebanyak-banyaknya terjadinya proses internal yang diperlukan bagi belajar mereka. Setelah dapat diidentifikasikan hasil belajar yang diinginkan, perancang pesan pembelajaran menetapkan kondisi-kondisi belajar yang diwujudkan dalam serangkaian peristiwa pembelajaran. Berikut akan dibahas prinsip-prinsip dalam proses belajar yang penting untuk proses merancang pesan pembelajaran. Motivasi. Ada dua cara untuk meningkatkan motivasi yaitu motivasi insentif (rangsangan), motivasi tugas dan hasil. Motivasi insentif (rangsangan) Penggunaan motivasi insentif ini adalah dengan ...
Read More

Penilaian Data Non-numerik: Hasil Observasi/Wawancara/Angket

26 Jun 2011 - Penilaian/Komentar) yang diberikan sering kali meluas dan memuat hal-hal yang tidak relevan. Untuk mengolah data non-numerik seperti ini, tahapan-tahapan yang harus dilakukan adalah pengklasifikasian data, pengurangan/pembuangan data, dan penganalisisan data. Pengklasifikasian data adalah upaya untuk menyatukan data yang menyatakan hal-hal yang sama. Pengurangan/pembuangan data adalah upaya untuk memilih data yang sesuai dengan tujuan pengamatan dan menyisihkan data yang tidak relevan.† Dengan ...
Observasi, wawancara, dan angket adalah tiga kegiatan pengumpulan data yang berbeda dalam hal bagaimana data diperoleh dan oleh siapa data ditulis. Data atau jawaban dalam observasi diperoleh melalui pengamatan dan dituliskan oleh pengamat atau peneliti di dalam lembar perekam data. Jawaban dari wawancara diperoleh melalui pengajuan sejumlah pertanyaan oleh peneliti dan dituliskan oleh peneliti di dalam lembar perekam. Bila diperlukan, alat perekam suara dapat digunakan sebagai alat tambahan. Sedangkan dalam angket, sejumlah pertanyaan diberikan atau dikirimkan kepada responden untuk diisi dengan jawaban-jawaban yang sesuai dengan pertanyaan yang ada. Meskipun berbeda dalam hal-hal seperti yang diuraikan di atas, observasi, wawancara, dan angket dapat dilakukan dengan lembar perekam data yang sama dan yang memuat pertanyaan-pertanyaan yang juga sama. Sebagai contoh, lembar pengamatan tak-terstruktur íKegiatan belajar dan mengajarí yang disajikan di awal modul ini (Tabel 3.2) dapat digunakan untuk kepentingan wawancara atau angket dengan memodifikasi petunjuk dan rumusan pertanyaannya. Data yang diperoleh dengan lembar pengamatan/perekam data tak-terstruktur berupa esai yang sangat panjang (non-numerik). Meskipun masing-masing butir pertanyaan telah dibatasi, uraian jawaban (Desktipsi Kejadian dan Penilaian/Komentar) yang diberikan sering kali meluas dan memuat hal-hal yang tidak relevan. Untuk mengolah data non-numerik seperti ini, tahapan-tahapan yang harus dilakukan adalah pengklasifikasian data, pengurangan/pembuangan data, dan penganalisisan ...
Read More

Contoh Instrumen Penilaian

20 Sep 2011 - Format Penilaian Sikap dan Praktek ... penilaian tertulis, tes memilih jawaban benar-salah, isian singkat, dan menjodohkan merupakan alat yang hanya menilai kemampuan berpikir rendah, yaitu kemampuan mengingat (pengetahuan). Tes pilihan ganda dapat digunakan untuk menilai kemampuan mengingat dan memahami. Pilihan ganda mempunyai kelemahan, yaitu peserta didik tidak mengembangkan sendiri jawabannya tetapi cenderung hanya memilih jawaban yang benar dan jika peserta didik tidak mengetahui jawaban yang benar, maka peserta didik akan men ... Diri Penilaian diri (self assessment) adalah suatu teknik penilaian, di mana subjek yang ingin dinilai diminta untuk menilai dirinya sendiri berkaitan dengan, status, proses dan tingkat pencapaian kompetensi yang dipelajarinya dalam mata pelajaran tertentu. Teknik penilaian diri dapat digunakan dalam berbagai aspek penilaian, yang berkaitan dengan kompetensi kognitif, afektif dan psikomotor. Dalam proses pembelajaran di kelas, berkaitan dengan kompetensi kognitif, misalnya: peserta didik ...
Penilaian Tertulis Penilaian secara tertulis dilakukan dengan tes tertulis. Tes Tertulis merupakan tes dimana soal dan jawaban yang diberikan kepada peserta didik dalam bentuk tulisan. Dalam menjawab soal peserta didik tidak selalu merespon dalam bentuk menulis jawaban tetapi dapat juga dalam bentuk yang lain seperti memberi tanda, mewarnai, menggambar dan lain sebagainya. Ada dua bentuk soal tes tertulis, yaitu: Soal dengan memilih jawaban pilihan ganda dua pilihan (benar-salah, ya-tidak) menjodohkan Soal dengan mensuplai-jawaban. isian atau melengkapi jawaban singkat atau pendek soal uraian Dari berbagai alat penilaian tertulis, tes memilih jawaban benar-salah, isian singkat, dan menjodohkan merupakan alat yang hanya menilai kemampuan berpikir rendah, yaitu kemampuan mengingat (pengetahuan). Tes pilihan ganda dapat digunakan untuk menilai kemampuan mengingat dan memahami. Pilihan ganda mempunyai kelemahan, yaitu peserta didik tidak mengembangkan sendiri jawabannya tetapi cenderung hanya memilih jawaban yang benar dan jika peserta didik tidak mengetahui jawaban yang benar, maka peserta didik akan menerka. Hal ini menimbulkan kecenderungan peserta didik tidak belajar untuk memahami pelajaran tetapi menghafalkan soal dan jawabannya. Alat penilaian ini kurang dianjurkan pemakaiannya dalam penilaian kelas karena tidak menggambarkan kemampuan peserta didik yang sesungguhnya. Tes tertulis bentuk uraian adalah alat penilaian yang menuntut peserta didik untuk mengingat, memahami, dan mengorganisasikan gagasannya ...
Read More


Download as : MsWord 2003 | PDF
12



Checkpagerank.net