RSS

Post Tagged Gambar Kartun Orang Belajar

Karakteristik Gaya Belajar ditinjau dari Preferensi Sensori

03 Aug 2011 - orang belajar dengan ketiga modalitas ini, menurut DePorter & Hernacki (1999) pada tahapan tertentu, kebanyakan orang lebih cenderung pada salah satu diantara ketiganya. Pada realitasnya, banyak siswa yang tidak menyadari bahwa mereka lebih suka pada satu gaya belajar tertentu karena tak ada sesuatu yang eksternal yang mengatakan kepada mereka bahwa gaya belajar mereka berbeda dari orang lain. Menurut DePorter & Hernacki (1999), salah satu cara sederhana yang dapat digunakan untuk meng ... belajar siswa, maka guru akan lebih cepat dan mudah dalam mengambil langkah-langkah penting untuk membantu belajar siswanya. Begitu juga sebaliknya, jika siswa memahami kecenderungan cara belajarnya sendiri, maka siswa akan lebih mudah dan cepat dalam mempelajari suatu materi pelajaran tertentu. Dengan demikian, pemahaman guru tentang karakteristik gaya belajar siswa akan dapat membantu memperkuat hubungan guru dengan siswa. DePorter & Hernacki (1999), menyatakan bahwa pada tahap awal untu ...
Jika guru dapat lebih memahami cara belajar siswa, maka guru akan lebih cepat dan mudah dalam mengambil langkah-langkah penting untuk membantu belajar siswanya. Begitu juga sebaliknya, jika siswa memahami kecenderungan cara belajarnya sendiri, maka siswa akan lebih mudah dan cepat dalam mempelajari suatu materi pelajaran tertentu. Dengan demikian, pemahaman guru tentang karakteristik gaya belajar siswa akan dapat membantu memperkuat hubungan guru dengan siswa. DePorter & Hernacki (1999), menyatakan bahwa pada tahap awal untuk mengenali gaya belajar siswa, salah satu langkah diantara langkah pertama yang sebaiknya dilakukan oleh guru adalah mengenali modalitas belajar siswa sebagai modalitas visual, auditorial, atau kinestetik (V-A-K). Pendekatan yang digunakan untuk mengenali gaya belajar siswa ini biasa disebut dengan pendekatan preferensi sensori. Ditinjau dari pendekatan gaya belajar preferensi sensori, pelajar visual belajar melalui apa yang mereka lihat, pelajar auditorial belajar melalui apa yang mereka dengar, dan pelajar kinestetik belajar lewat gerak dan sentuhan. Walaupun masing-masing orang belajar dengan ketiga modalitas ini, menurut DePorter & Hernacki (1999) pada tahapan tertentu, kebanyakan orang lebih cenderung pada salah satu diantara ketiganya. Pada realitasnya, banyak siswa yang tidak menyadari bahwa mereka lebih suka pada satu gaya belajar tertentu karena tak ada sesuatu yang eksternal yang mengatakan kepada mereka bahwa gaya belajar ...
Read More

Memberi motivasi kepada anak untuk belajar

19 Feb 2012 - orang tua yang proaktif kita harus memperhatikan benar hal – hal yang berkenaan dengan perkembangan belajar sang buah hati. Namun sayang, pada masa usia seperti ini orang tua selalu salah langkah dalam memformat pendidikan anak  sehingga mematikan daya ingin tahu anak dan kreativitas anak. Orangtua cenderung marah ketika dimasa kecil anaknya cerewet banyak bertanya secra terus – menerus berkesinambungan bahkan tidak rasional. Padahal, pada saat itu anak sedang membangun penget ... belajar sebaiknya ditanamkan sejak anak berusia dini. Dalam lima tahun pertama yang disebut  The Golden Years, seorang anak mempunyai potensi yang sangat besar untuk berkembang. Pada usia ini 90% dari fisik otak anak sudah terbentuk. Karena itu, di masa inilah anak-anak seyogyanya mulai diarahkan/diformat semangat belajarnya. Karena saat-saat keemasan ini tidak akan terjadi dua kali. Sebagai orang tua yang proaktif kita harus memperhatikan benar hal – hal yang berkenaan dengan perkem ...
Motivasi merupakan dorongan agar seseorang melakukan suatu tindakan / kegiatan . motivasi belajar sebaiknya ditanamkan sejak anak berusia dini. Dalam lima tahun pertama yang disebut The Golden Years, seorang anak mempunyai potensi yang sangat besar untuk berkembang. Pada usia ini 90% dari fisik otak anak sudah terbentuk. Karena itu, di masa inilah anak-anak seyogyanya mulai diarahkan/diformat semangat belajarnya. Karena saat-saat keemasan ini tidak akan terjadi dua kali. Sebagai orang tua yang proaktif kita harus memperhatikan benar hal – hal yang berkenaan dengan perkembangan belajar sang buah hati. Namun sayang, pada masa usia seperti ini orang tua selalu salah langkah dalam memformat pendidikan anak sehingga mematikan daya ingin tahu anak dan kreativitas anak. Orangtua cenderung marah ketika dimasa kecil anaknya cerewet banyak bertanya secra terus – menerus berkesinambungan bahkan tidak rasional. Padahal, pada saat itu anak sedang membangun pengetahuannya berdasarkan kemampuan otaknya, namun orangtuanya memadamkan rasa ingin tahunya. Atau, orangtua cenderung marah ketika dinding rumahnya penuh coretan atau rumahnya berserakan dengan permainan anaknya. Padahal , saat itu anak sedang membangun kreativitasnya dan mengaktualisasikan interpersonal intelegensinya dalam dunia bermain. Yang terlupakan orangtua bahwa dunia anak adalah dunia bermain . Dengan bermain anak belajar; belajar berinteraksi, belajar berkomunikasi, belajar membangun kemampuan berfikir rasional ...
Read More


Download as : MsWord 2003 | PDF
1



Checkpagerank.net