RSS

Post Tagged Keunggulan Dan Kelemahan Model Pembelajaran Afektif

Kemampuan Yang Akan Dicapai Dalam Pembelajaran

22 Jul 2011 - pembelajaran adalah tujuan pembelajaran. Ada kesenjangan antara kemampuan pra-belajar dengan kemampuan yang akan dicapai. Kesenjangan tersebut dapat diatasi berkat belajar bahan ajar tertentu. Kondisi kemampuan pra-belajar dan kemampuan yang akan, dicapai atau tujuan pembelajaran tersebut dapat dilakukan dalam bagan sebagai berikut : Dari bagan tersebut diatas dapat diketahui bahwa : Pembelajar melakukan tugas pembelajaran; tugas pembelajaran tersebut dilakukan dengan pengorganisasian pe ... afektif, dan psiko-motoris. Kemampuan yang akan dicapai dalam pembelajaran adalah tujuan pembelajaran. Ada kesenjangan antara kemampuan pra-belajar dengan kemampuan yang akan dicapai. Kesenjangan tersebut dapat diatasi berkat belajar bahan ajar tertentu. Kondisi kemampuan pra-belajar dan kemampuan yang akan, dicapai atau tujuan pembelajaran tersebut dapat dilakukan dalam bagan sebagai berikut : Dari bagan tersebut diatas dapat diketahui bahwa : Pembelajar melakukan tugas pembelajaran; ...
Pebelajar yang akan mengalami perubahan. Bila sebelum belajar kemampuan hanya 25 % misalnya, maka setelah belajar selama lima bulan akan menjadi 100 %. Hasil belajar meningkatkan kemampuan mental. Pada umumnya hasil belajar tersebut meliputi ranah-ranah kognitif, afektif, dan psiko-motoris. Kemampuan yang akan dicapai dalam pembelajaran adalah tujuan pembelajaran. Ada kesenjangan antara kemampuan pra-belajar dengan kemampuan yang akan dicapai. Kesenjangan tersebut dapat diatasi berkat belajar bahan ajar tertentu. Kondisi kemampuan pra-belajar dan kemampuan yang akan, dicapai atau tujuan pembelajaran tersebut dapat dilakukan dalam bagan sebagai berikut : Dari bagan tersebut diatas dapat diketahui bahwa : Pembelajar melakukan tugas pembelajaran; tugas pembelajaran tersebut dilakukan dengan pengorganisasian pebelajar, pengolahan pesan, dan evaluasi belajar. Pebelajar memiliki motivasi belajar dan beremansipasi sepanjang hayat. Pebelajar bersangkutan memiliki kemampuan pra-belajar, kemampuan tersebut berupa kemampuan-kemampuan kognitif, afektif, dan psiko-motoris. Berkat tindak pembelajaran ataupun motivasi instrinsiknya, pebelajar melakukan kegiatan belajar. Dalam kegiatan belajar tersebut pebelajar mengembangkan atau meningkatkan kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotornya menjadi labih baik. Berkat evaluasi belajar dari pembelajar, maka pebelajar digolongkan telah mencapai suatu hasil belajar, wujud hasil belajar tersebut adalah semakin bermutunya kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotor, hasil belajar tersebut dapat digolongkan sebagai : Dampak pembelajaran; dan Dampak pengiring. Pembelajaran tersebut menghasilkan suatu kegiatan belajar. ...
Read More


Download as : MsWord 2003 | PDF
1



Checkpagerank.net