RSS

Post Tagged Kurikulum Cbsa

Cara Belajar Siswa Aktif

28 Jul 2011 - CBSA lebih merupakan asas keterlibatan kerja daripada bentuk-bentuk kegiatan belajar yang stereotip; praktik CBSA tidak menunjuk pada bentuk kegiatan belajar tunggal, misalnya: mesti diskusi kelompok. jenis masalah pendidikan di sekolah yang manakah yang dapat atau mungkin dijawab dengan penerapan CBSA secara tepat dan intensif? Jawabannya adalah tidak semua masalah pendidikan di sekolah dapat atau mungkin terjawab dengan penerapan CBSA secara benar. Jika kita mengacu pada pendapat yang mene ...
CBSA (Cara Belajar Siswa Aktif) merupakan upaya untuk lebih meningkatkan mutu belajar siswa dan dengan demikian akan meningkatkan mutu pendidikan di sekolah. CBSA lebih merupakan asas keterlibatan kerja daripada bentuk-bentuk kegiatan belajar yang stereotip; praktik CBSA tidak menunjuk pada bentuk kegiatan belajar tunggal, misalnya: mesti diskusi kelompok. jenis masalah pendidikan di sekolah yang manakah yang dapat atau mungkin dijawab dengan penerapan CBSA secara tepat dan intensif? Jawabannya adalah tidak semua masalah pendidikan di sekolah dapat atau mungkin terjawab dengan penerapan CBSA secara benar. Jika kita mengacu pada pendapat yang menegaskan bahwa masalah pendidikan di sekolah bersumber pada mutu setiap unsur (masukan) yang rendah, pengorganisasian proses pembelajaran yang rancu (tidak efektif dan tidak efisien), dan tolak ukur keberhasilan belajar siswa yang rancu (tarafnya rendah, subjektif, dan tidak konsisten), maka CBSA kiranya dapat dikaitkan dengan upaya pembenahan motivasi belajar siswa, intensitas kegiatan belajar siswa, dan peningkatan efektivitas-efesiensi proses pembelajaran. Jika kiat CBSA kita kaitkan dengan klasifikasi permasalahan pendidikan di sekolah secara makro, misalnya; masalah relevansi (dengan tolok kebutuhan siswa, kebutuhan masyarakat yang membangun, dan kebutuhan untuk perkembangan ilmu serta teknologi), masalah pemerataan (dengan tolok setiap warga negara berhak dan berkesempatan menikmati pendidikan yang layak, jangan sampai terjadi gejala braindrain dan under achievement), ...
Read More

Bentuk-Bentuk CBSA

28 Jul 2011 - kurikulum yang terlalu luas (over loaded) dapat menghambat pelaksanaan CBSA Penunjukan bentuk pembelajaran (sebagai pelaksanaan CBSA) yang terlalu formalistis, yang terlalu mengutamakan bentuk pembelajaran yang utuh, optimal, dan mempribadi bagi siswa. Praktik CBSA hendaknya dapat mendayagunakan segala bentuk pembelajaran (monologis, dialogis, dan pembelajaran berupa = diektis), dapat mendayagunakan segala fasilitas pembelajaran yang ada (dalam banyak hal justru guru bersama siswa membuat sar ... CBSA., dan kelengkapan sarana pembelajaran sangat mempengaruhi keberhasilan pelaksanaan CBSA.; dalam hal yang berhubungan dengan beban belajar yang berlebihan dan cakupan kurikulum yang terlalu luas (over loaded) dapat menghambat pelaksanaan CBSA Penunjukan bentuk pembelajaran (sebagai pelaksanaan CBSA) yang terlalu formalistis, yang terlalu mengutamakan bentuk pembelajaran yang utuh, optimal, dan mempribadi bagi siswa. Praktik CBSA hendaknya dapat mendayagunakan segala bentuk pembelajaran ( ...
Kejelasan konsep CBSA., dan kelengkapan sarana pembelajaran sangat mempengaruhi keberhasilan pelaksanaan CBSA.; dalam hal yang berhubungan dengan beban belajar yang berlebihan dan cakupan kurikulum yang terlalu luas (over loaded) dapat menghambat pelaksanaan CBSA Penunjukan bentuk pembelajaran (sebagai pelaksanaan CBSA) yang terlalu formalistis, yang terlalu mengutamakan bentuk pembelajaran yang utuh, optimal, dan mempribadi bagi siswa. Praktik CBSA hendaknya dapat mendayagunakan segala bentuk pembelajaran (monologis, dialogis, dan pembelajaran berupa = diektis), dapat mendayagunakan segala fasilitas pembelajaran yang ada (dalam banyak hal justru guru bersama siswa membuat sarana pembelajaran yang diperlukan), dapat mengaktualkan semua potensi diri siswa dalam rakitan program (perencanaan) serta pelaksanaan pembelajaran bersistem yang kompak dan produktif. Jadi praktik CBSA menuntut kreativitas guru bersama siswa menuntut keterlibatan kerja banyak pihak yang bertaraf tinggi. Secara garis besar ciri-ciri bentuk pembelajaran CBSA yang berhasil, adalah yang memberi peluang siswa untuk aktif, mendayagunakan segala kemampuannya secara optimal, banyak usaha atau kegiatan yang dilaksanakan oleh siswa (baik perorangan maupun kelompok) secara terarah, dibawah bimbingan guru yang kreatif, dan penuh pengabdian (dedikasi). Sehubungan dengan hal ini, Nana Sudjana dan Daeng Arifin (1988:33, 34) menegaskan bahwa Praktik CBSA yang berhasil berciri. Dari sudut siswa, tampak adanya keinginan yang kuat untuk belajar, kadar kegiatan (partisipasi) belajar yang tinggi, ...
Read More

Pelaksanaan Kurikulum Pendidikan di Indonesia

23 Sep 2011 - kurikulum pendidikan nasional telah mengalami perubahan, yaitu pada tahun 1947, 1952, 1964, 1968, 1975, 1984, 1994, 2004 dan 2006. Perubahan tersebut merupakan konsekuensi logis dari terjadinya perubahan sistem politik, sosial budaya, ekonomi, dan iptek dalam masyarakat berbangsa dan bernegara. Sebab, kurikulum sebagai seperangkat rencana pendidikan perlu dikembangkan secara dinamis sesuai dengan tuntutan dan perubahan yang terjadi di masyarakat. Semua kurikulum nasional dirancang berdasarkan la ... CBSA) Ciri-Ciri umum dari Kurikulum CBSA adalah: Berorientasi pada tujuan instruksional Pendekatan pembelajaran adalah berpusat pada anak didik; Pendekatan Cara Belajar Siswa Aktif (CBSA) Pelaksanaan Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa (PSPB) Materi pelajaran menggunakan pendekatan spiral, semakin tinggi tingkat kelas semakin banyak materi pelajaran yang di bebankan pada peserta didik. Menanamkan pengertian terlebih dahulu sebelum diberikan latihan. Konsep-konsep yang dipelajari ...
Dalam perjalanan sejarah sejak tahun 1945, kurikulum pendidikan nasional telah mengalami perubahan, yaitu pada tahun 1947, 1952, 1964, 1968, 1975, 1984, 1994, 2004 dan 2006. Perubahan tersebut merupakan konsekuensi logis dari terjadinya perubahan sistem politik, sosial budaya, ekonomi, dan iptek dalam masyarakat berbangsa dan bernegara. Sebab, kurikulum sebagai seperangkat rencana pendidikan perlu dikembangkan secara dinamis sesuai dengan tuntutan dan perubahan yang terjadi di masyarakat. Semua kurikulum nasional dirancang berdasarkan landasan yang sama, yaitu Pancasila dan UUD 1945, perbedaanya pada penekanan pokok dari tujuan pendidikan serta pendekatan dalam merealisasikannya. Kurikulum Tahun 1947 (Rentjana Pelajaran 1947) Awalnya pada tahun 1947, kurikulum saat itu diberi nama Rentjana Pelajaran 1947. Pada saat itu, kurikulum pendidikan di Indonesia masih dipengaruhi sistem pendidikan kolonial Belanda dan Jepang, sehingga hanya meneruskan yang pernah digunakan sebelumnya. Rentjana Pelajaran 1947 boleh dikatakan sebagai pengganti sistem pendidikan kolonial Belanda. Karena suasana kehidupan berbangsa saat itu masih dalam semangat juang merebut kemerdekaan maka pendidikan sebagai development conformism lebih menekankan pada pembentukan karakter manusia Indonesia yang merdeka dan berdaulat dan sejajar dengan bangsa lain di muka bumi ini. Kurikulum 1952 (Rentjana Pelajaran 1947) Setelah Rentjana Pelajaran 1947, pada tahun 1952 kurikulum di Indonesia mengalami penyempurnaan. Pada tahun 1952 ini diberi nama Rentjana ...
Read More


Download as : MsWord 2003 | PDF
1



Checkpagerank.net