RSS

Post Tagged Makalah Pengolahan Hasil Penilaian

Batas Kelulusan pada Laporan Hasil Belajar

31 May 2011 - penilaian  belajar mungkin akan bertanya peserta didik tertentu lulus atau tidak, maka dalam laporan penilaian perlu dicatumkan  pula lulus tidaknya sesorang itu.  Masalahnya sekarang adalah apa atau berapa  batas lulus tersebut baik untuk tiap individu maupun kelas. Lulus dengan menggunakan kurikulum berbasis kompetensi mempunyai makna bahwa peserta didik telah menguasai semua mata pelajaran minimum memperoleh nilai 75 untuk aspek kognitif dan psikomotor.  Demikian pula nilai angket batas mini ...
Penerima laporan penilaian  belajar mungkin akan bertanya peserta didik tertentu lulus atau tidak, maka dalam laporan penilaian perlu dicatumkan  pula lulus tidaknya sesorang itu.  Masalahnya sekarang adalah apa atau berapa  batas lulus tersebut baik untuk tiap individu maupun kelas. Lulus dengan menggunakan kurikulum berbasis kompetensi mempunyai makna bahwa peserta didik telah menguasai semua mata pelajaran minimum memperoleh nilai 75 untuk aspek kognitif dan psikomotor.  Demikian pula nilai angket batas minimum 75.  Angket tentang minat seseorang tidak memiliki jawaban yang benar atau salah. Seorang peserta didik yang tidak senang pada mata pelajaran tertentu tidak salah, namum guru hendaknya berusaha untuk membangkitkan motivasi untuk senang pada mata pelajaran tersebut. Peserta didik yang senang atau berminat terhadap mata pelajaran dapat diharapkan prestasi belajarnya akan tinggi. Oleh karena itu nilai minat peserta didik harus ditafsirkan dalam bentuk kualitatif, misalnya minatnya tinggi, sedang atau rendah terhadap mata pelajaran tertentu. Penentuan kelulusan harus memperhatikan aspek kognitif dan psikomotor. Sedangkan aspek afektif merupakan informasi tabahan mengenai kondisi peserta didik tentang minat, sikap, kerajinan, atau disiplin. Nilai ketiga aspek itu (kognitif, psikomotor, dan afektif) tak dapat dijumlahkan karena dimensi yang diukur berbeda. Guru, orangtua semua berharap agar setiap peserta didik dapat lulus dengan makna menguasai 75% dari bahan ...
Read More

Pelaporan Hasil Penilaian Kelas

26 Jun 2011 - hasil belajar peserta didik dibuat sebagai pertanggungjawaban lembaga sekolah kepada orangtua/wali peserta didik, komite sekolah, masyarakat, dan instansi terkait lainnya. Laporan tersebut merupakan sarana komunikasi dan kerja sama antara sekolah, orang tua, dan masyarakat yang bermanfaat baik bagi kemajuan belajar peserta didik maupun pengembangan sekolah. Pelaporan hasil belajar hendaknya:  Merinci hasil belajar peserta didik berdasarkan kriteria yang telah ditentukan dan dikaitkan ... penilaian yang bermanfaat bagi pengembangan peserta didik Memberikan informasi yang jelas, komprehensif, dan akurat. Menjamin orangtua mendapatkan informasi secepatnya bilamana anaknya bermasalah dalam belajar Bentuk Laporan Laporan kemajuan belajar peserta didik dapat disajikan dalam data kuantitatif maupun kualitatif. Data kuantitatif disajikan dalam angka (skor), misalnya seorang peserta didik mendapat nilai 6 pada mata pelajaran matematika. Namun, makna nilai tunggal seperti itu ...
Laporan Sebagai Akuntabilitas Publik Laporan kemajuan hasil belajar peserta didik dibuat sebagai pertanggungjawaban lembaga sekolah kepada orangtua/wali peserta didik, komite sekolah, masyarakat, dan instansi terkait lainnya. Laporan tersebut merupakan sarana komunikasi dan kerja sama antara sekolah, orang tua, dan masyarakat yang bermanfaat baik bagi kemajuan belajar peserta didik maupun pengembangan sekolah. Pelaporan hasil belajar hendaknya: Merinci hasil belajar peserta didik berdasarkan kriteria yang telah ditentukan dan dikaitkan dengan penilaian yang bermanfaat bagi pengembangan peserta didik Memberikan informasi yang jelas, komprehensif, dan akurat. Menjamin orangtua mendapatkan informasi secepatnya bilamana anaknya bermasalah dalam belajar Bentuk Laporan Laporan kemajuan belajar peserta didik dapat disajikan dalam data kuantitatif maupun kualitatif. Data kuantitatif disajikan dalam angka (skor), misalnya seorang peserta didik mendapat nilai 6 pada mata pelajaran matematika. Namun, makna nilai tunggal seperti itu kurang dipahami peserta didik maupun orangtua karena terlalu umum. Hal ini membuat orangtua sulit menindaklanjuti apakah anaknya perlu dibantu dalam bidang aritmatika, aljabar, geometri, statistika, atau hal lain. Laporan harus disajikan dalam bentuk yang lebih komunikatif dan komprehensif agar “profil” atau tingkat kemajuan belajar peserta didik mudah terbaca dan dipahami). Dengan demikian orangtua/wali lebih mudah mengidentifikasi kompetensi yang belum dimiliki peserta didik, sehingga  dapat menentukan jenis bantuan yang diperlukan bagi ...
Read More


Download as : MsWord 2003 | PDF
1



Checkpagerank.net