RSS

Post Tagged Mengapa Manusia Dikatakan Organisma Kompleks

Hakekat Manusia sebagai makhluk budaya

22 Feb 2012 - dikatakan pula sebagai makhluk budaya. Budaya diartikan sebagai pikiran atau akal budi (Pusat Bahasa Diknas, 2001: 169).  Sehingga makhluk budaya dapat diartikan sebagai makhluk yang memiliki pikiran atau akal budi. Aspek yang terkait dengan hakekat manusia sebagai makhluk budaya antara lain adalah unik dan universal. Secara umum, siapapun dan dimanapun manusia berada ia adalah makhluk budaya yang mempunyai akal pikiran. Sehingga dalam lingkup yang lebih luas sebagai bagian dari kumpulan/ ... kompleks melalui proses belajar yang terus menerus. Selain itu manusia dikatakan pula sebagai makhluk budaya. Budaya diartikan sebagai pikiran atau akal budi (Pusat Bahasa Diknas, 2001: 169).  Sehingga makhluk budaya dapat diartikan sebagai makhluk yang memiliki pikiran atau akal budi. Aspek yang terkait dengan hakekat manusia sebagai makhluk budaya antara lain adalah unik dan universal. Secara umum, siapapun dan dimanapun manusia berada ia adalah makhluk budaya yang mempunyai akal pikira ...
Manusia merupakan makhluk ciptaan Tuhan yang tertinggi dan paling beradab dibandingkan dengan ciptaan Tuhan lainnya. Keberadaan manusia tersebut apabila dibandingkan dengan ciptaan Tuhan lainnya, yaitu benda mati, tumbuh-tumbuhan dan juga binatang. Benda mati tidak dapat berbuat apa-apa, kecuali ada dorongan atau tindakan dari ciptaan Tuhan lainnya sebagai makhluk hidup terhadap benda mati itu. Sehingga benda mati ini seringkali dijadikan alat untuk membantu atau menopang kehidupan manusia. Sebagaimana makhluk hidup, tumbuh-tumbuhan juga tumbuh dan berkembang, namun ia tidak dapat berpindah, mempunyai emosi, atau berinteraksi langsung dengan pihak lain yang memberikan suatu aksi atau tindakan pada dirinya. Misalnya tumbuh-tumbuhan tidak dapat: berjalan, berlari, marah ketika ditebang, tertawa ketika disiram atau diberi pupuk, merespon ketika diajak berinteraksi atau berkomunikasi. Demikian pula dengan binatang, yang walaupun ia dapat berpindah-pindah, mempunyai emosi dan dapat berinteraksi maupun berkomunikasi, namun apa yang dilakukannya hanya dalam lingkup dan proses belajar yang terbatas, serta lebih karena adanya dorongan nalurinya saja. Sedangkan manusia mempunyai tingkatan lebih tinggi lagi karena selain mempunyai ciri-ciri sebagaimana makhluk hidup di atas, manusia juga mempunyai akal yang dapat memperhitungkan tindakannya yang kompleks melalui proses belajar yang terus menerus. Selain itu manusia dikatakan pula sebagai makhluk budaya. Budaya diartikan sebagai pikiran atau akal budi (Pusat Bahasa ...
Read More


Download as : MsWord 2003 | PDF
1



Checkpagerank.net