RSS

Post Tagged Merancang Aktivitas Pembelajaran Berdasarkan Prinsip Dan Teori Pembelajaran Matematika

Media, Teknologi, dan Pembelajaran

18 May 2011 - aktivitasnya sendiri? Dan apakah struktur penghargaan-adalah kerja sama dibandingkan membantu peningkatan kompetisi? Robert Slavin sudah mengambil posisi sebagai peneliti mengatakan bahwa cooperative learning lebih efektif dan lebih menguntungkan sosial dari pada pembelajaran kompetitif dan pembelajaran individualistik. Approaches to Instruction Pembelajaran merupakan penyusunan informasi dan lingkungan untuk memudahkan pembelajaran. Gagne menjelaskan pembelajaran sebagai, seperangkat pe ... pembelajaran sampai saat ini. Aturan-aturan dari pendidik dan pebelajar telah berubah karena dipengaruhi media dan teknologi yang digunakan di dalam kelas. Perubahan ini sangat esensial, karena sebagai penuntun dalam proses pembelajaran, pendidik (guru) berhak menguji media dan teknologi dalam konteks belajar dan itu berdampak pada hasil belajar siswa. LEARNING Belajar adalah proses pengembangan pengetahuan, ketrampilan-ketrampilan, atau pengembangan tingkah laku sebagai interaksi indi ... berdasarkan psikologi kognitif sedikit tersusun dari pada psikologi behavior. Mereka mengijinkan pebelajar untuk menggunakan strategi kognitifnya sendiri, dan mereka memberikan dorongan untuk berinteraksi antara siswa. Mempelajari tugas-tugas diperlukan untuk  proses penyelesaian masalah, perilaku yang kreatif. Tidak seperti behaviorist, kognitivistik tidak membatasi defenisi pembelajaran pebelajar untuk menampilkan behaviornya.mereka yakin pebelajar belajar banyak dari pada apa yang diekspr ... prinsip dan aturan yang harus dipatuhi dalam penggunaan media pembelajaran. Agar penggunaan media pembelajaran yang seyogyanya memberi kemudahan, justru menjadi penghalang keberhasilan pembelajaran. Akibat ketidaktahuan atau ketidakfahaman guru tentang kaidah dalam penggunaan media pembelajaran. Disamping  rambu-rambu penggunaan media pembelajaran yang harus dipahami, sebagai seorang tenaga profesional, guru juga wajib dan harus mampu memahami berbagai metode pembelajaran. Penguasaan metode ... teori belajar dan desain pembelajaran dengan menciptakan model-model akan bagaimana pebelajar menerima, berproses, dan memanipulasi informasi. Penganut Kognitivis melihat dengan cara yang berbeda akan pola-pola belajar yang telah terbiasa. Contohnya; menciptakan suatu kemampuan yang di sebut dengan memori jangka pendek dan memori jangka panjang. Informasi yang baru disimpan oleh memori jangka pendek, dimana informasi itu dilatih sampai dapat dikatakan siap disimpan dalam memori jangka panjang. ... matematika, belajar bahasa asing, dan membangun kosakata. Media seperti audio kaset dapat digunakan dengan efektif untuk metode ini dalam pengejaan, aritmetika, dan belajar bahasa. Tutorial: Seorang pembimbing dalam bentuk akan orang, software komputer, atau material printer yang spesial menyajikan isi, bersikap suatu pertanyaan atau masalah, meminta respons pebelajar, menganalisis responsnya, menyuplai umpan balik yang pantas, dan menyediakan praktek sampai pebelajar ditentukan mendemonstras ...
Read More

Pengertian Pengukuran, Penilaian, Pengujian, Evaluasi, dan Asesmen

28 May 2011 - berdasarkan membandingkan hasil pengukuran dengan suatu kriteria tertentu (ukuran baik buruk). Putusan itu sesuai atau tidak sesuai dengan kriteria itu. Sedangkan kegiatan mengevaluasi adalah kegiatan mengukur dan menilai itu. Jadi kegiatan pengukuran, penilaian, dan evaluasi itu bersifat hierarkhis, artinya dilakukan secara berurutan:  dimulai dengan pengukuran, dilanjutkan dengan penilaian, dan diakhiri dengan mengevaluasi. Pengukuran menurut Guilford ( 1982) adalah proses penetapan ang ... prinsip utama dalam asesmen portofolio yaitu collect, select, dan reflect. (Zainul, 2001: 47) ...
Pengukuran adalah kegiatan mengukur. Mengukur adalah membandingkan sesuatu dengan satu ukuran. Misalnya mengukur panjang meja dengan satuan panjang yaitu meter, atau mengukur berat badan dengan satuan berat yaitu kilogram. Hasil pengukuran bersifat kuantitatif. Penilaian adalah kegiatan menilai. Menilai adalah mengambil suatu keputusan terhadap sesuatu berdasarkan membandingkan hasil pengukuran dengan suatu kriteria tertentu (ukuran baik buruk). Putusan itu sesuai atau tidak sesuai dengan kriteria itu. Sedangkan kegiatan mengevaluasi adalah kegiatan mengukur dan menilai itu. Jadi kegiatan pengukuran, penilaian, dan evaluasi itu bersifat hierarkhis, artinya dilakukan secara berurutan:  dimulai dengan pengukuran, dilanjutkan dengan penilaian, dan diakhiri dengan mengevaluasi. Pengukuran menurut Guilford ( 1982) adalah proses penetapan angka terhadap suatu gejala menurut aturan tertentu. Pengukuran pendidikan berbasis kompetensi dasar berdasarkan pada klasifikasi observasi unjuk kerja atau kemampuan peserta didik dengan menggunakan suatu standar. Pengukauran dapat  menggunakan tes dan nontes.  Tes adalah seperangkat prtanyaan yang memiliki jawaban benar atau salah, atau suatu pernyataan/permintaan untuk melakukan sesuatu. Nontes berisi pertanyaan atau pernyataan  yang tidak memiliki jawaban benar atau salah. Instrumen nontes bisa berbentuk  kuesioner atau inventori. Kuesioner berisi sejumlah pertanyaan atau pernyataan, peserta didik diminta menjawab atau memberikan pendapat terhadap pernyataan. Inventori merupakan instrumen yang berisi tentang laporan diri  yaitu keadaan peserta didik, misalnya potensi ...
Read More


Download as : MsWord 2003 | PDF
1



Checkpagerank.net