RSS

Post Tagged Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran Pai Di Sekolah

Strategi Pengembangan Pendidikan Karakter pada Konteks Makro

07 Oct 2011 - pelaksanaan, dan evaluasi hasil. Pada tahap perencanaan dikembangkan perangkat karakter yang digali, dikristalisasikan, dan dirumuskan dengan menggunakan berbagai sumber, antara lain pertimbangan: (1) filosofis - Agama, Pancasila, UUD 1945, dan UU N0.20 Tahuin 2003 beserta ketentuan perundang-undangan turunannya;(2) pertimbangan teoritis- teori tentang otak, psikologis, nilai dan moral, pendidikan (pedagogi dan andragogi) dan sosial-kultural; dan (3) pertimbangan empiris berupa pengalaman dan ... evaluasi hasil. Pada tahap perencanaan dikembangkan perangkat karakter yang digali, dikristalisasikan, dan dirumuskan dengan menggunakan berbagai sumber, antara lain pertimbangan: (1) filosofis - Agama, Pancasila, UUD 1945, dan UU N0.20 Tahuin 2003 beserta ketentuan perundang-undangan turunannya;(2) pertimbangan teoritis- teori tentang otak, psikologis, nilai dan moral, pendidikan (pedagogi dan andragogi) dan sosial-kultural; dan (3) pertimbangan empiris berupa pengalaman dan praktek terbaik ... pembelajaran yang bermuara pada pembentukan karakter dalam diri individu peserta didik. Proses ini dilaksanakan melalui proses pembudayaan dan pemberdayaan sebagaimana digariskan sebagai salah satu prinsip penyelenggaraan pendidikan nasional. Proses ini berlangsung dalam tiga pilar pendidikan yakni dalam sekolah, keluarga, dan masyarakat. Dalam masing-masing pilar pendidikan akan ada dua jenis pengalaman belajar (learning experiences) yang dibangun melalui dua pendekatan yakni intervensi dan ha ... sekolah unggulan, pesanren, kelompok kultural dll. Pada tahap implementasi dikembangakan pengalaman belajar (learning experiences) dan proses pembelajaran yang bermuara pada pembentukan karakter dalam diri individu peserta didik. Proses ini dilaksanakan melalui proses pembudayaan dan pemberdayaan sebagaimana digariskan sebagai salah satu prinsip penyelenggaraan pendidikan nasional. Proses ini berlangsung dalam tiga pilar pendidikan yakni dalam sekolah, keluarga, dan masyarakat. Dalam masing-m ...
Read More

Reposisi Tren ICT Dalam Bidang Kajian Teknologi Pendidikan

28 Oct 2011 - pelaksanaan penggunaan teknologi untuk pembelajaran tersebut, TP menggaet dan menggunakan berbagai perangkat paradigma keilmuan yang berkembang dalam ranah disiplin psikologi, sosiologi, ekonomi, budaya, termasuk pendidikan (pedagogy) itu sendiri (lihat Januszewski & Molenda [eds.], 2008: 69-77; Miarso, 2007: 102-121). Sebagai sebuah ranah kajian dan praksis, TP tumbuh dan berkembang seiring dengan munculnya banyak masalah dalam ranah kajian dan praksis TP itu sendiri, antara lain adalah: ke ... evaluasi dan membantu penggunaan media dalam pembelajaran di se­kolah. Adanya pelajaran TIK tersebut kemudian direspon oleh Pemerintah Daerah (Pemda) sebagai pelaksana teknis pendidikan di daerah dengan membuka formasi guru TIK untuk sekolah-sekolah. Hal ini disikapi positif oleh banyak jurusan TP dan yang berkaitan dengan TIK lain (komputer, teknik) untuk mendorong mahasiswa dan alumninya mengisi formasi guru TIK tersebut. Kebijakan guru TIK masing-masing daerah berbeda, mungkin karena ke­t ... Pembelajaran dan Angka Kreditnya, yang agaknya menjadi secercah harapan bagi warga TP untuk turut dapat mengisi formasi guru TIK di sekolah-sekolah, ternyata juga sekadar menjadi peraturan tanpa implementasi berarti. Jika dilihat lebih jauh, Peraturan Menpan tersebut pun tidak akan banyak membantu mahasiswa yang baru lulus, karena memang itu adalah peraturan ten­tang “Jabatan Fungsional” yang tidak akan banyak membuka peluang bagi maha­siswa TP yang baru lulus untuk mendaftar. Misalnya dapat ... sekolah-sekolah, ternyata juga sekadar menjadi peraturan tanpa implementasi berarti. Jika dilihat lebih jauh, Peraturan Menpan tersebut pun tidak akan banyak membantu mahasiswa yang baru lulus, karena memang itu adalah peraturan ten­tang “Jabatan Fungsional” yang tidak akan banyak membuka peluang bagi maha­siswa TP yang baru lulus untuk mendaftar. Misalnya dapat dilihat pada pasal 3 ayat (2) dinyatakan bahwa, “Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Pem­bel­ajaran sebagaimana dimaksud pada a ...
Read More

PPG: Sebuah Pengalaman Penyelenggaraan Program Pendidikan Profesi Guru SD Prajabatan di PGSD FIP Unesa

28 Oct 2011 - pelaksanaan pembelajaran di kelas Menghasilkan guru profesional yang memiliki daya guna di masyarakat untuk melakukan pengabdian dan pengembangan diri secara berkelanjutan Menghasilkan guru profesional yang mampu berkomunikasi dan ber­inter­aksi dengan teman sejawat, siswa dan masyarakat. C. Kurikulum Kurikulum Program Pendidikan Profesi Guru SD Prajabatan PGSD FIP UNESA angkatan kedua tahun 2010 ini menggunakan pola non-blok. Bobot SKS untuk PPG SD Prajabatan ini adalah 20 SKS dengans ... evaluasi pembelajaran serta melakukan tindak lanjut terhadap hasil evaluasi tersebut. Menghasilkan guru profesional yang terampil berinovasi dalam merancang pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, melakukan pembimbingan dan pelatihan peserta didik selama pembelajaran. Mencetak guru profesional yang mampu mengembangkan media pem­bel­ajaran inovatif sesuai dengan konsep yang diajarkan dan kondisi kognitif peserta didik. Menghasilkan guru profesional yang mampu melakukan penelitian tin­dak­ ... pembelajaran dengan menggunakan berbagai model dan pendekatan pembelajaran inovatif. Menghasilkan guru profesional yang menguasai substansi materi pem­belajaran di sekolah dasar. Menghasilkan guru yang mampu melakukan evaluasi pembelajaran serta melakukan tindak lanjut terhadap hasil evaluasi tersebut. Menghasilkan guru profesional yang terampil berinovasi dalam merancang pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, melakukan pembimbingan dan pelatihan peserta didik selama pembelajaran. Men ... sekolah dasar. Menghasilkan guru yang mampu melakukan evaluasi pembelajaran serta melakukan tindak lanjut terhadap hasil evaluasi tersebut. Menghasilkan guru profesional yang terampil berinovasi dalam merancang pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, melakukan pembimbingan dan pelatihan peserta didik selama pembelajaran. Mencetak guru profesional yang mampu mengembangkan media pem­bel­ajaran inovatif sesuai dengan konsep yang diajarkan dan kondisi kognitif peserta didik. Menghasilkan g ...
Read More

Pembinaan Karakter Melalui Perpustakaan Kelas, Pajangan, dan Partisipasi Masyarakat di Sekolah Dasar

28 Oct 2011 - pelaksanaannya sehari-hari dibantu oleh siswa. Pelibatan siswa dalam mengelola sudut baca di­pandang penting agar mereka belajar dan tumbuh rasa memiliki. Personalia pengelola sudut baca bisa juga sepenuhnya ditangani siswa. Mereka dipilih secara demokratis oleh warga kelas. Tetapi jika belum terbentuk interaksi yang sehat antarwarga kelas, bisa juga ditunjuk langsung oleh guru. Programnya diarahkan pada penataan lokasi, pengadaan media kebahasaan yang terbarukan, dan kerjasama dengan orang t ... evaluasinya. Dalam hal membantu peserta didik untuk tumbuh menjadi literat, guru kelas dan orang tua siswa sebaik­nya bersama-sama mengusahakan terwujudnya sudut baca untuk memotivasi agar anak-anaknya gemar membaca. Selain itu, orang tua siswa dapat juga berperan sebagai mitra baca yang membantu meningkatkan kemampuan menulis putra-putrinya. Prinsip pembelajaran membaca-menulis terpadu dilandasi oleh lima alasan penting (Cooper, 1993:401), sebagai berikut. Membaca dan menulis sama-sama ... pembelajaran bahasa Indonesia SD/MI, ke­ber­adaan sudut baca dan pajangan memiliki peranan penting. Adanya sudut baca yang kaya akan media kebahasaan diharapkan dapat memupuk kegemaran mem­baca; dan adanya media pajangan diharapkan bisa menjadi ajang kompetisi peserta didik untuk mengkomunikasikan tulisan-tulisan terbaiknya sehingga mereka termotivasi untuk menulis lebih baik lagi. Pembelajaran bahasa Indonesia di SD/MI pada dasarnya merupakan usaha guru untuk membantu peserta didik tumbuh m ... sekolah, juga memiliki peran sentral dalam per­kem­bang­an intelektual, sosial, dan emosional peserta didik. Untuk memenuhi harapan ter­sebut diperlukan suasana belajar yang kondusif. Lingkungan kelas sebagai lingkungan belajar memiliki peranan penting dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif. Keberagaman sumber belajar, keberadaan sudut baca, dan ketersediaan pajangan sebagai media komunikasi, serta pemanfaatannya yang dinamis merupakan ciri keberhasilan penataan ling­kungan kelas ya ...
Read More


Download as : MsWord 2003 | PDF



Checkpagerank.net