RSS

Post Tagged Persamaan Dan Perbezaan Teori Pembelajaran Tingkahlaku Dan Realiti

Perilaku dalam Kegiatan Pembelajaran

20 Jul 2011 - persamaan dan perbedaan. Berbagai prinsip belajar tersebut ada prinsip-prinsip yang relatif bersifat universal. Prinsip-prinsip itu berkaitan dengan perhatian dan motivasi, keaktifan, keterlibatan langsung, pengulangan, tantangan, balikan dan penguatan, dan perbedaan individu. Perhatian memiliki peran yang penting dalam kegiatan belajar. Teori belajar pengelolahan informasi mengungkapkan bahwa tanpa adanya perhatian tank mungkin terjadi belajar. Di samping perhatian, motivasi memiliki peranan ... teori tentang perilaku dalam kegiatan pembelajaran tentunya akan lebih tepat jika didasarkan pada teori belajar menurut psikologi behavioristik. Ada pendapat dari penganut paham ini yaitu: tingkah laku pelajar merupakan reaksi terhadap lingkungan mereka pada masa lalu dan masa sekarang. Kita bisa menganalisis kejadian tingkah laku dengan cara mempelajari latar belakang penguatan terhadap tingkah laku tersebut. (Wasty Soemanto, 1990: 117). Sejak seorang bayi lahir otaknya mulai bekerja sebaga ... pembelajaran tentunya akan lebih tepat jika didasarkan pada teori belajar menurut psikologi behavioristik. Ada pendapat dari penganut paham ini yaitu: tingkah laku pelajar merupakan reaksi terhadap lingkungan mereka pada masa lalu dan masa sekarang. Kita bisa menganalisis kejadian tingkah laku dengan cara mempelajari latar belakang penguatan terhadap tingkah laku tersebut. (Wasty Soemanto, 1990: 117). Sejak seorang bayi lahir otaknya mulai bekerja sebagai pengumpul, pencatat dan penyimpanan ...
Ulasan teori tentang perilaku dalam kegiatan pembelajaran tentunya akan lebih tepat jika didasarkan pada teori belajar menurut psikologi behavioristik. Ada pendapat dari penganut paham ini yaitu: tingkah laku pelajar merupakan reaksi terhadap lingkungan mereka pada masa lalu dan masa sekarang. Kita bisa menganalisis kejadian tingkah laku dengan cara mempelajari latar belakang penguatan terhadap tingkah laku tersebut. (Wasty Soemanto, 1990: 117). Sejak seorang bayi lahir otaknya mulai bekerja sebagai pengumpul, pencatat dan penyimpanan data pengalaman hidupnya, dengan kesempurnaan kerja yang makin meningkat secara alami, sesuai dengan pertumbuhan fungsi organ otaknya (Lavinthal, 1983). Pengalaman apa-apa yang pernah menyentuh hidup seseorang manusia direkam dipusat ingatannya dengan cara yang sistematis. Melalui koordinasi pusat asosiasi, rincian memori yang ada pada kulit otak tersebut bisa dihuibungkan satu dengan yang lain setiap saat diperlukan dan untuk kerja otak apa-apa yang mungkin, kecepatan, kecermatan, dan ketepatan kerja otak ditentukan oleh kondisi fisiologi otak itu sendiri (Levinthal, 1983).Disamping itu juga ditentukan oleh kondisi psikhis pikiran individunya dan "pelatihan atau pengalaman kerja" yang dilakukan otak dari waktu kewaktu (gagne, 1977). Pengalaman seseorang siswa dengan sekian banyak guru, mata pelajaran, cara mengajar, cara menilai, suasana belajar, nilai yang diperoleh, interaksi di antara teman dan sebagainya, akan membentuk semacam sistem respon saat. ...
Read More

Teori-teori yang mengawali perkembangan psikologi behavioristik

11 Aug 2011 - teori ini juga dikenal dengan teori conditioning. Tokoh-tokoh psikologi behavioristik mengenai belajar ini antara lain adalah : Pavlov, Watson, Gutrie dan Skinner. Psikologi aliran behavioristik mulai mengalami perkembangan dengan lahimya teori-teori tentang belajar yang dipelopori oleh Thondike, Pavlov, Wabon, dan Ghuyhrie. Mereka masing-masing telah mengadakan penelitian yang menghasilkan penemuan-penemuan yang berharga mengenai hal belajar. Pada mulanya pendidikan dan pengajaran di Ame ...
Belajar menurut psikologi behavioristik adalah suatu kontrol instrumental yang berasal dari lingkungan. Belajar tidaknya seseorang bergantung kepada faktor-faktor kondisional yang diberikan oleh lingkungan. Oleh karena itu, teori ini juga dikenal dengan teori conditioning. Tokoh-tokoh psikologi behavioristik mengenai belajar ini antara lain adalah : Pavlov, Watson, Gutrie dan Skinner. Psikologi aliran behavioristik mulai mengalami perkembangan dengan lahimya teori-teori tentang belajar yang dipelopori oleh Thondike, Pavlov, Wabon, dan Ghuyhrie. Mereka masing-masing telah mengadakan penelitian yang menghasilkan penemuan-penemuan yang berharga mengenai hal belajar. Pada mulanya pendidikan dan pengajaran di Amerika serikat di dominasi oleh pengaruh Thondike (1874-1949). Teori belajar Thondike disebut “connectionism”, karena belajar merupakan proses pembentukan koneksi-koneksi antara stimulus dan respons. Teori ini sering disebut “trial dan error leaming” individu yang belajar melakukan kegiatan melalui proses “trial and error” dalam rangka memilih respon yang tepat bagi stimulus tertentu. Thondike mendasarkan teorinya atas hasil-hasil penelitiannya terhadap tingkah laku berbagai binatang antara lain kucing, tingkah laku anak-anak dan orang dewasa. Objek penelitian dihadapkan kepada situasi baru yang belum dikenal dan membiarkan objek melakukan berbagai pada aktivitas untuk merespon situasi itu. Dalam hal itu, objek mencoba berbagai cara beraksi sehingga menemukan keberhasilan dalam membuat koneksi sesuatu rekasi dengan stimulasinya. Ciri-ciri belajar dengan “trial and error” ...
Read More


Download as : MsWord 2003 | PDF
1



Checkpagerank.net