RSS

..: Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Surabaya :..

Tata Krama Mahasiswa Dalam Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) Keguruan


  • Kedatangan anda ke sekolah/instansi lain harus dengan sopan dan menjaga nama baik almamater.
  • Selalu diawali konsultasi dengan kepala sekolah/pimpinan, agar mudah komunikasi selanjutnya.
  • Menjaga hubungan kemitraan antara sekolah/instansi dengan Unesa, jangan dipandang sebagai hubungan pribadi.
  • Selalu menjaga hubungan baik dengan semua staf di sekolah/instansi, jangan hanya kepada guru pamong/pendamping semata-mata.
  • Selalu menyapa dan memberi salam kepada semua guru/staf jika bertemu.
  • Kedatangan anda di PPL meskipun telah dianggap sebagai Guru Pemula, namun harus memandang diri anda sebagai tamu yang akan belajar lebih banyak di sekolah.
  • Selalu berpikiran positif tehadap semua orang yang ada, jangan memandang rendah karena kualifikasi akademik, pekerjaan, atau memandang bidang ilmu anda lebih unggul/dipentingkan.
  • Biasakan selalu berkonsultasi dengan teman untuk mengambil tindakan/keputusan, meskipun bersifat pribadi.
  • Biasakan selalu menyapa dengan semua staf di sekolah, senyum ramah dan selalu menganggukkan kepala, baik waktu menyapa atau tidak.
  • Gunakan sapaan terhadap teman PPL degan predikat bapak/ibu, baik di sekolah maupun di masyarakat, karena saat PPL anda sebagai guru pemula.
  • Selalu menunjukan kreatifitas di tempat PPL, agar citra diri dan citra lembaga/almamater ikut menjadi baik.
  • Meskipun di tempat PPL/PKL telah disediakan fasilitas, berusahalah memenuhi sendiri fasilitas yang sama (minum, alat tulis, bahan praktek, dll.).
  • Biasakan membersihkan ruangan setiap selesai kegiatan, baik di kelas maupun di ruang guru.
  • Selalu kembalikan barang yang dipinjam/dipakai pada tempatnya.
  • Jika Kost biasakan lapor kepada RT setempat dan menunjukkan identitas kelembagaan Unesa.
  • Menjaga hubungan baik dengan masyarakat sekitar.
  • Hindari terlibat kebiasaan yang kurang baik dimasyarakat (minuman keras, judi, atau suka hura-hura).
  • Biasakan memeriksa semua kewajiban dan peminjaman sebelum mengakhiri PPL/PKL.
  • Upayakan selalu menjalin komunikasi dengan sekolah mitra, meskipun sudah berakhir PPL, siapa tahu suatu saat anda membutuhkan tempat berkarya.
  • Selalu ijin kepada pamong atau kepala sekolah jika meninggalkan sekolah dalam aturan jam PPL, meskipun jam dan hari PPL yang ditetapkan dianggap terlalu banyak.
  • Jangan membuat rencana/perilaku yang disembunyikan yang menurut anda menyelamatkan kekurangan anda, tetapi bila ketahuan malah fatal, sebaiknya terbuka apapun kesalahan yang diperbuat.
  • Jangan berboncengan sepeda motor di jalan raya yang melebihi kapasitas motor.
  • Selalu gunakan kelengkapan kendaraan, sebagai insan akademik harus mejadi pelopor taat aturan/hukum.
  • Selalu diingat/dicek pesan-pesan/permintaan dari sekolah sejak awal hingga akhir, jika mampu memenuhi permintaan pihak sekolah berikan, jika tidak mampu jujur katakan dan berikan alasannya, karena akan menyulitkan mengambil nilai atau kadang ditagih kepada peserta PPL berikutnya yang dirasa memberatkan.
  • Jangan menciptakan seremonial yang berlebihan dan memberatkan ketika datang atau berpamitan PPL, meskipun kebetulan kelompok PPL anda mampu, karena akan berdampak pada kelompok PPL berikutnya jika tidak bisa membuat acara serupa akan ditagih/dibanding-bandingkan.

Posted 19 Oct 2011 02:28 AM by admin in


Download Attachment :
Nuansa Fiqih Sosial.doc
Doktrin Zionisme Dan Idiologi Pancasila.doc
Bila Kiyai Menjadi Tuhan.doc
Kegiatan Belajar 1.doc
Teknologi_pendidikan8.ppt

Recent Post

  • Hakikat Dan Perkembangan
    Hakikat Dan Perkembangan Motorik Anak Usia Dini - Motorik adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan gerakan-gerakan tubuh. Secara ...
  • Bagaimana Anak Usia
    Bagaimana Anak Usia Dini Belajar - Belajar dapat didefinisikan sebagai perubahan tingkah laku yang terjadi akibat ...
  • Jenis-jenis Asesmen Autentik
    Jenis-jenis Asesmen Autentik - Dalam rangka melaksanakan asesmen autentik yang baik, guru harus memahami ...
  • Asesmen Autentik dan
    Asesmen Autentik dan Belajar Autentik - Asesmen Autentik menicayakan proses belajar yang Autentik pula. Menurut Ormiston ...
  • Asesmen Autentik dan
    Asesmen Autentik dan Tuntutan Kurikulum 2013 - Asesmen autentik memiliki relevansi kuat terhadap pendekatan ilmiah dalam pembelajaran ...
  • Definsi dan Makna
    Definsi dan Makna Asesmen Autentik - Asesmen autentik adalah pengukuran yang bermakna secara signifikan atas hasil ...
  • Landasan Kurikulum 2013
    Landasan Kurikulum 2013 - Kurikulum 2013 dikembangkan berdasarkan ketentuan yuridis yang mewajibkan adanya pengembangan ...
  • Perkembangan Kognitif dan
    Perkembangan Kognitif dan Kemampuan Calistung (Baca-Tulis-Hitung) - NAEYC (National Association for the Education of Young Children) memberikan ...
  • Tahap Perkembangan Kognitif
    Tahap Perkembangan Kognitif anak usia dini (lahir-8 tahun) menurut Piaget - Tahap Sensorimotor (lahir-18 bulan) Pada tahap ini, bayi hanya bergantung ...
  • Tahapan kognitif Anak
    Tahapan kognitif Anak - Kognisi adalah proses dan produk yang terjadi dalam otak sehingga ...
  • Model Pembelajaran Reggio
    Model Pembelajaran Reggio Emilia - Model pembelajaran Reggio Emilia merupakan contoh model ...
  • Model Pembelajaran Montessori
    Model Pembelajaran Montessori - Model pembelajaran Montessori mengacu pada pembelajaran yang dikembangkan Maria Montessori, ...
  • Model pembelajaran Bermain
    Model pembelajaran Bermain Kreatif - Model pembelajaran bermain kreatif mulai dikembangkan pada tahun 1985 di ...
  • Model Pembelajaran High/scope
    Model Pembelajaran High/scope - Pendekatan high scope pada awalnya dikembangkan untuk anak anak luar ...
  • Hakikat Permainan Teka
    Hakikat Permainan Teka Teki - Pada hakikatnya permainan adalah suatu kegiatan yang dilaksanakan oleh individu ...




Checkpagerank.net